Tentang Sejarah Diskursi Air Liur Basi

panorama sungai musi dengan unik toilet terapung

Palembang, gesahkita.com–

Aku adalah sejarah menjadi kerinduan bagi jiwa jiwa yang menanti.

Jiwa jiwa yang menempatkan aku pada tempat paling tinggi sesudah nasi.

Aku adalah sejarah sahabat para sufi dan guru tauladan bumi.

Heran…! Kau bungkus tubuh sejarah ku sebagai komoditas seni, lalu dia dicampakan sebagai air seni.

Aku yang merindu masa lalu sebagai sebuah lukisan sejarah,

tak perduli hitam atau putih, namun sangat utuh.

Bagi Ku sejarah itu mengalir dari hulu hulu sungai yang jernih.

Lalu kenapa dia terdampar di meja meja legislasi jadi diskursi,

di ruang ruang diskusi hingga menjadi Air Liur Basi para pemimpi.

 

(asj)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini