TPA Bendi Tak Pantas Kau Disitu..!

Pemandangan sampah di TPA Bendi kerap terbawah angin bahkan menggulung dibawah angin kendaraan yang melintas

Muaradua,gesakita.com–Pemandangan tumpukan sampah yang berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Bendi, Kecamatan Buay Rawan, memprihatinkan selain mengganggu pemandangan, bau tak sedap sudah menjadi langganan bagi pengguna jalan yang melintas disitu yang memang itu satu satu jalan yang menjadi akses warga seputar atau pun bagi pengendara yang sekedar melalui jalan itu.

Terpantau hari ini Kamis pagi tumpukan sampah dibuang hanya berjarak kurang lebih satu meter dari jalan raya provinsi dan bahkan ceceran nya sesekali terseret oleh kendaraan yang melintasi lokasi. Rasa nya kurang elok dipandang, dan tak pantas harus menjadi penampakan yang menjijikan, sebab jalan raya itu satu satunya juga menuju objek wisata tersohor Danau Ranau, kebanggan rakyat Oku Selatan khusunya, bahkan Sumsel secara umum menjadi kebanggaan bahan ceritera akan kemahsyuran keaslian alam eksotisme Danau ini.

Bukankah akan menjadi gunjingan ketika panorama Danau Ranau harus menjadi ironi jalan akse bersampah yang tak terurus? Tak sampai disitu, sebagian warga yang tak jauh dari lokasi TPA mengeluh bau yang ditimbulkan pada saat dilakukanya pembakaran tumpukan sampah itu terkadang hingga volumenya menggunung.

Posisi TPA bendi persis dibahu jalan lintas sesekali tercecer ke badan jalan

Buntut dari situ juga melahirkan persoalan kesehatan yang memang rasa perlu dibuktikan lagi oleh pihak terkait, sebab sebagian warga bercerita ke media ini dan mengeluh bahwa warga Desa Bendi yang kerap gatal-gatal akibat mandi di aliran Sungai Ruos. Bukankah itu juga melenyapkan hak hak warga untuk mendapatkan hak dasar udara yang bersih, air tanpa cemaran sampah dan bahan berbahaya lainnya.

Imroni penggunaan jalan saat itu melintas di depan area TPA dengan polos dan apa adanya mengatakan, ” Bau sekali dan sangat merusak pemandangan tumpukan sampah ini, padahal area ini jalan utama menuju Objek wisata Danau Ranau,”ucap imroni, Kamis 30/01/2020

Saat dikonfirmasi Kepala Bidang Pengelolaan sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gatot.ST menuturkan akan segera mungkin akan mendatangkan alat berat untuk melakukan pengerukan tumpukan sampah itu.

“iya, kita sudah koordinasi dengan PU untuk memakai alat berat guna untuk mengeruk sampah itu, karena armada kita tidak bisa masuk sampai kedalam”, ujarnya.

“Untuk diketahui, imbuhnya, “berdasarkan pertemuan dengan anggota DPRD beberapa waktu lalu telah ditargetkan tahun ini TPA yang baru di Plawi bisa difungsikan ” ujar kabid DLH Oku Selatan ini.

Meskipun demikian, bukan kali ini saja pemandangan tumpukan sampah di TPA Bendi dibahas. Namun persoalan nya seperti tambal sulam, menguap lalu dibicarakan. Entah sampai kapan dan solusi apa yang tepat untuk mengatasi ini? Ayo kita tanya sama rumput bergoyang..! (Henafri)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini