Mau Kuliah Bingung, Disini Nasehat Nya

  • Bagikan

 

PALEMBANG, GESAHKITA COM–Memilh jurusan kuliah laksana memunculkan kembali pertanyaan ketika balita awal belajar berbicaraKarena bayi sering ke dokter cita cita mau jadi dokter yang bersama dokter di klinik tadi siapa ya suster, dsn seterusnya hingga yang buka pagar klinik siapa satpam. Eh salah jadi satpam gak pakai kuliah.

Berkembang umur berkembang jenjang pendidikan, hingga akhir masa SMA atau SMK pada kelas akhir sekarang sebutannya kelas XII, pada titik ini siswa siswi sering bingung mau kuliah dan jurusan apa? Masak iya mau jadi doktet ambil kuliah jurusan ekonomi,! Yang bener aja?

Tetapi tak dipungkiri kuliah nya jurusan hukum ada kerja di bank karrna memang ada bidang hukum nya yang dibutuhkan untuk  mengisi pekerjaan tertentu.

Nah jika alasan cita cita ocehan diatas bisa juga jadi referensi namun fakta nya terkadang tifak demikian, karena proses kuliah itu sendiri berhadapan dengan banyak hal yang tak terduga sebelum nya.

Memang tidak mudah sih,terkadang ada yang sudah punya niat kuat untuk masuk suatu jurusan.

Tapi ternyata, setelah masuk malah menyesal karena merasa salah pilih jurusan.

Nah untuk itu dibawah ini mungkin  dijadikan kaca navigasi sebagai bahan pertimbangan.

Baca Juga :  Lulusan Kuliah Jurusan Prodi Perpustakaan dan Informasi, Bisa Kerja Di Semua Bidang 

1. Passion atau kesukaan

Hal penting dalam menentukan jurusan, dapat diukur dari keinginan kamu sendiri. Kamu pasti mengetahui apa yang kamu sukai dan minati disekolah. Hal tersebut dapat kamu gunakan sebagai kunci awal untuk tahu ke arah mana minat kamu. Misalnya, pelajaran favorit kamu apa? Kamu suka sekali dengan pelajaran IPA dan suka hitungan, kamu bisa lebih mengarah ke jurusan Kedokteran, Sains, Pertanian, Biokimia, Biologi, Matematika dan lain-lain. Kamu lebih suka menghafal dan pelajaran sosial, bisa memilih jurusan Komunikasi, Sosiologi, Kriminologi, dan sebagainya. Dengan mengetahui itu, kamu sudah sedikit menjawab kegalauan tentang jurusan yang kamu inginkan. Jangan sampai kamu memilih jurusan yang ternyatanggak kamu banget!

2. Motivasi Diri

Perhatikan motivasi diri kamu dalam memilih jurusan. Motivasi dapat diartikan bahwa kamu mengetahui tujuan utama setelah kamu masuk jurusan itu. Tanpa adanya motivasi yang jelas, kamu tidak akan nyaman menjalani dunia perkuliahan. Nantinya, malah akan berdampak ke nilai IPK kamu juga. Jadi, usahakan kamu punya motivasi diri mengapa memilih jurusan itu.

3. Potensi

Tidak menyadari potensi diri sendiri bisa membuat kamu kehilangan cara dalam memilih jurusan. Tidak jarang para siswa itu tidak mengetahui kemampuan terpendamnya. Padahal, kemampuan tersebut dapat menjadi prioritas memilih jurusan yang tepat. Gali potensi diri kamu sebisa mungkin ya, Squad! Potensi lebih mengarah ke seni, kamu bisa memilih jurusan sastra, desain, dan sebagainya.

Baca Juga :  Percaya Gak Kuliah Sastra Inggris Bisa Kerja Di Banyak Bidang Loh..!

4. Kepribadian

Setiap anak memiliki kepribadian yang bebeda-beda. Apa sih kaitan kepribadian dengan prioritas memilih jurusan? Ternyata ada kaitannya lho! Dengan mengetahui kepribadian diri kamu sendiri, memilih jurusan akan lebih mudah. Menurut John Holland, kepribadian dapat dikelompokkan menjadi enam. Keenam kelompok kepribadian itu, yaitu: kepribadianrealistic (realistis), thinkers (pemikir),creators (berjiwa seni), helpers(penolong), persuaders (menguasai orang lain), dan organizers(terorganisir). Enam kepribadian tersebut bisa kamu cocokkan dengan tipe jurusan yang akan kamu pilih, sesuai atau tidak. Jika kamu adalah orang yang terorganisir, mungkin kamu bisa memilih jurusan seperti Manajemen.

5. Konsultasi Berdasarkan Pengalaman

Ungkapkan kebingungan kamu dengan mencoba konsultasi dengan guru bimbingan konseling, orang tua, dan kakak kelas. Kamu dapat bertanya tentang pengalaman mereka memilih suatu jurusan sampai dengan prospek pekerjaan setelah lulus. Bertanya langsung secara real akan memudahkan kamu. Menyesuaikan antara fakta pengalaman yang terjadi dengan kemampuan yang kamu miliki. Malu bertanya sesat di jalan lho smart buddies hehe..

Baca Juga :  Tips dan Pertimbangan Memilih Jurusan Kuliah

6. Peluang Masa Depan

Peluang atau tujuan masa depan kamu setelah kuliah juga dapat dijadikan prioritas menentukan jurusan. Peluang masa depan bisa disebut dengan cita-cita. Mungkin pada masa kecil yang paling menjawab pertanyaan apa cita-cita kamu? Jawabannya adalah dokter, pilot, dan sebagainya. Tetapi tidak semudah itu saat kamu beranjak dewasa. Solusinya bisa dengan mencari jurusan yang peluangnya menjanjikan. Nah, jurusan IT saat ini bisa jadi peluang yang menjanjikan lho. Banyak sekali dibangun perusahaan baru berbasis teknologi. Karena itu kamu wajib mengetahui jurusan yang sesuai dengan cita-cita kamu ke depan. Mantapkan hati kamu untuk menyeimbangkan kemampuan dan peluang masa depan ya!

7. Biaya

Dari semua hal di atas, jangan lupa untuk memprioritaskan masalah biaya juga. Bila kemampuan biaya yang orang tua kamu miliki tidak sebanding dengan jurusan yang kamu inginkan. Maka, perkuliahan kamu bisa menjadi kendala nantinya. Meskipun kamu dapat mencari beasiswa, tetapi tidak semua anak bisa mendapatkan beasiswa dengan mudah. Oleh karena itu semaksimal mungkin sesuaikan keinginan kamu dengan biaya orang tua juga ya.

Ingat, asal-asal memilih jurusan malah akan membuat kenyamanan berkuliah hilang. Jangan juga terlalu memaksa, mawasdiri lah banyak banyak.

Baner HUT Kemerdekaan RI Ke-76

HUT Kemerdekaan RI Ke-76

Baner HUT Kemerdekaan RI Ke-76
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan