Jejak Langkah Puan Maharani menjadi ketua DPR RI periode 2019-2024

  • Bagikan
Puan Maharani Ketua DPR RI bersama Wakil Ketua DPR RI
    Puan Maharani Ketua DPR RI bersama Wakil Ketua DPR RI

Jakarta, gesahkita.com–Puan Maharani, Politisi PDIP dipercaya menjadi Ketua DPR perempuan pertama di Indonesia.

Hal ini tak terlepas dari PDIP sebagai partai pemenang peraih suara dan kursi terbanyak Pemilu 2019.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD, posisi Ketua DPR diberikan kepada partai pemenang pemilu. PDIP merupakan partai pemenang Pemilu 2019.

Ketua DPR Sementara Abdul Wahab Dalimunte kepada media menyatakan pemilihan Ketua DPR diberikan kepada perolehan kursi terbanyak, Rabu, 02/10/19

Abdul menyatakan bahwa Ketua DPR RI periode 2019-2024 adalah Puan Maharani dari PDI Perjuangan. Wakil Ketua DPR I adalah M. Aziz Syamsuddin dari Partai Golongan Karya.Wakil Ketua DPR II adalah Sufmi Dasco Ahmad dari Partai Gerindra.

Kemudian Wakil Ketua DPR III adalah Rachmad Gobel dari Partai Nasdem, Wakil Ketua DPR IV adalah Muhaimin Iskandar dari Partai Kebangkitan Bangsa.

Baca Juga :  Bermain Di Kandang Manchester City, Mikel Arteta : Arsenal Akan Ditaklukan Dengan Pola Bersabar

Jejak langkah Perempuan lulusan Jurusan Komunikasi Massa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Indonesia ini, pada internal partai PDIP pernah menjadi pengurus dalam DPP PDIP bidang Politik dan Hubungan Antar Lembaga periode 2010-2015.

Publik mengenal Puan sebagai putri dari Presiden Indonesia ke-5 Megawati Sukarnoputri sekaligus cucu Presiden Indonesia pertama Sukarno.

Puan memulai pengalaman keorganisasian saat masih muda dengan menjadi anggota Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) pada tahun 2006. Kemudian menjadi pengurus PDI Perjuangan.

Puan pertama kali mengikuti pemilu pada 2009. Ia mencalonkan diri sebagai anggota legislatif mewakili PDIP di daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah V yang meliputi Surakarta, Sukoharjo, Klaten dan Boyolali.

Puan terpilih dengan meraih 242.504 suara dan ditempatkan di Komisi IV DPR yang membidangi pertanian, pangan, maritim, dan kehutanan.

Pada pemilu 2014, Puan kembali maju sebagai caleg di dapil yang sama. Ia kembali menang dengan memperoleh 369.927 suara.

Baca Juga :  Karang Taruna OI Belajar Budaya, UMKM dan Pariwisata di Pesawaran Lampung

Puan kemudian ditempatkan di Komisi VI DPR yang membidangi industri, investasi, dan persaingan usaha. Ia kemudian ditunjuk menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) di kabinet kerja Presiden Joko Widodo periode 2014-2019.

Puan menjadi satu-satunya menko yang tidak terkena reshuffle atau pergantian kabinet kerja jelang satu tahun masa pemerintahan Jokowi pada Agustus 2015. Saat itu sejumlah menko diganti yakni Menko Perekonomian, Menko Maritim, dan Menkopolhukam.

Oleh beberapa pihak, hal itu dinilai tak lepas dari keberhasilan Puan mengantarkan Jokowi dan Jusuf Kalla sebagai pemenang dalam Pemilu 2014. Selain itu, Puan pun putri dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Sebelum menjadi Ketua DPR 2019-2024, Puan Maharani menjabat sebagai Menko Bidang Pembangunan Manusia dan KebudayaanSebelum menjadi Ketua DPR 2019-2024, Puan Maharani menjabat sebagai Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Terakhir, Puan mundur dari jabatannya di Kabinet Kerja Jokowi karena meraih posisi di kursi Ketua DPR RI mewakili PDIP untuk masa jabatan 2019-2024. Dia menjadi caleg dengan perolehan suara terbanyak, yakni 404.034 suara.(asj & others)

banner ranau gran fondo

selamat hari santri nasinonal

hari santri nasinonal

Baner HUT Kemerdekaan RI Ke-76

HUT Kemerdekaan RI Ke-76

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan