Meski overload warga Binaan Rutan Kelas 1 Pakjo Dirikan Rumah Tahfiz

  • Bagikan
Rutan Kelas I Pakjo dan Sarul Quran Kerjasama Rumah Tahfiz
Rutan Kelas I Pakjo dan Sarul Quran Kerjasama Rumah Tahfiz

Palembang, gesahkita.com– Rutan atau Rumah Tahanan Kelas l Palembang meresmikan rumah tahfidz khusus warga binaan, Jumat pagi (15/11/2019)

 

Mardan,  Kepala Rutan Kelas l Palembang dalam sambutanya mengatakan, Rumah Tahfidz ini merupakan bentuk kerja sama antara Rutan Pakjo dengan Darul Qu’ran dengan harapan untuk meningkatkan Iman dan takwa warga binaan sekaligus memberikan pengetahuan agama bekal dalam memperbaiki diri”, ucap Mardan

Mardan saat serahkan pin pengajar kepada ustad pengajar tahfiz quran untuk warga binaan pakjo palembang

Lebih lanjut Mardan menambahkan, Saat ini banyak generasi muda yang kurang dalam hal ilmu agama jadi cederung banyak melakukan tindakan kriminal dan negatif yang berakhir masuk ke dalam lembaga pemasyarakatan.

 

 

Untuk itulah, tambahnya, rumah Tahfidz At taubah hadir sebagai program pembinaan agar setelah selesai menjalani masa pembinaan di Rutan Pakjo bisa menjadi pribadi yang lebih baik serta memiliki pengetahuan agama agar terhindar mengulangi kesalahan dan melakukan kegiatan negatif yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain, ujar Mardan

Baca Juga :  H Askolani Ajak Membumikan Al-Qur’an Menuju Banyuasin Bangkit, Adil, dan Sejahtera.

 

Pantuan dari lapangan selama kegiatan juga dimeriahkan dengan berbagai macam kegiatan seperti, Pembacaan ayat suci Al Qur’an, Tauhsiyah, dan musik hadro bahkan juga diisi dengan shalawat bersama

 

Disela – sela sambutannya Mardan juga menyampaikan keluh kesah tentang kapasitas ruangan yang sudah jauh melebihi batas dan meminta pihak perwakilan Kementrian hukum dan Ham untuk meperhatikan hal tersebut

 

” Saat ini rumah tahanan pakjo dihuni oleh 1607 warga binaan yang seharusnya kapasitasnya hanya 450, dengan banyaknya penghuni ini pihak Rutan harus berpikir ekstra demi kenyamanan warga binaan, mulai dari fasilitas air bersih, ruangan warga binaan yang dirasakan tidak nyaman, bahkan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan warga binaan dari total 145 pegawai harus dibagi menjadi 4 shift.

 

Mardan berharap agar pihak Kemenkumham dan pemerintah kota Palembang atau Provinsi agar dapat membantu dalam mencarikan jalan keluar dari masalah ini.

Baca Juga :  Etimology Sedekah Beserta Definisi

 

Terhadap Rumah Tahfiz ini dirinya juga berharap,  Semoga dengan adanya Rumah Tahfidz At Taubah memberikan tambahan ilmu agama yang selama ini mungkin kurang sehingga membawa manfaat dan menjadikan saudara – saudara kita yang sedang menjalani pembinaan, Ucap Mardan (Irfan)

banner ranau gran fondo

selamat hari santri nasinonal

hari santri nasinonal

Baner HUT Kemerdekaan RI Ke-76

HUT Kemerdekaan RI Ke-76

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan