Tradisi Ngidang Aset Wisata Berbobot Budaya Kearifan Leluhur

  • Bagikan
Ada pelajaran sifat baik misalnya ajaran tak boleh rakus siapa yang berhak memulai pembicaraan, bagaimana para orang memberi suapan dan menyuap dsb

 

Tata cara ngidang ada kandungan tradisi miliki pesan yang kaya makna

Palembang, gesahkita.com–Tradisi atau suatu kebiasaan yang baik dimana ada tata cara yang selalu menjadi ciri khas mengandung makna bernilai untuk disampaikan kehidupan masa kini maupun masa akan datang.

Seperti nya penjelajahan pengetahuan dalam mencari pembanding keluhuran budaya yang nanti nya akan terkuak jua lah bahwa nenek moyang kita dahulu sangat perhatian pada nilai nilai terkandung dalam pranata kebiasaan sangat baik yang pernah tumbuh kembang di masyarakat.

Misalnya saja Ngobeng dan Ngidang, budaya khas Palembang Sumatera Selatan yang kembali di hidupkan karena merupakan budaya leluhur warisan nenek moyang kita menyimpan ajaran kearifan edukasi dan tatacara.

Sekretaris Daerah Drs.Ratu Dewa melalui Staf ahli Walikota Bidang Ekonomi, Pendapatan Hukum dan Ham Altur Febriyansah, dalam kegiatan yang bertajuk ngobeng dan ngidang di Musium Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang selasa (26/11)

“Tradisi ngobeng dan ngidang harus dilestarikan dan akan di jadikan agenda tetap wisata budaya Pemerintah Kota Palembang, guna menarik dan meningkatkan wisatawan agar berkunjung ke kota ini”ungkap Altur.

Baca Juga :  Tourism Minister : Before Eid, Labor Intensive Programs Target 6000 Labors
Ada pelajaran sifat
baik misalnya ajaran tak boleh rakus siapa yang berhak memulai pembicaraan, bagaimana para orang memberi suapan dan menyuap dsb

Tradisi makan bersama yang bisa menimbulkan semangat gotong royong , dari mulai tata menghidangkan, makan duduk bersama sehingga terjadi komunikasi antar sesama ketika duduk bersama menikmati hidangan jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang Isnaini Madani yang hadir dalam acara ngobeng dan ngidang mengungkapkan bahwa” tradisi ini tidak dimiliki daerah lain, dan kita sepakat kalau tradisi budaya ini dapat menjadi daya tarik wisata untuk datang ke Palembang” ujarnya.

Isnaini melanjutkan “kita bisa menghidupkan kembali budaya ini melalui keseharian kita , misalnya di musium ini di buat paket wisata untuk pengunjung wisata melalui agen tour.

Alternatif kedua untuk mengenalkan lagi tradisi ini bisa diterapkan dirumah dinas Walikota saat menjamu tamu dari luar tuturnya.

Ditempat yang sama Zanariah Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang mengapresiasi kegiatan ngobeng dan ngidang ini, karena “kami mengenalkan dan mengingatkan kembali kepada warga kota Palembang , khususnya kepada anak muda bahwa kita ada kegiatan bagaimana cara memberikan makan didalam sebuah hajatan ujarnya.

Baca Juga :  Daftar Nama Alamat dan Telepon Hotel Penginapan dan Wisma di Palembang Kamu Butuhkan

Hal ini juga merupakan cara kita bergotong royong dari cara makan dan memberikan makan , karena disini ada nilai edukasi dalam kehidupan sehari- hari
Kabar baik karena Ngobeng dan ngidang ini akan didaftakan di WBTB dan Unisco agar orang lain tidak bisa mengaku kalau ngobeng dan ngidang tradisi mereka pungkasnya.(ifn/ynt)

banner ranau gran fondo

selamat hari santri nasinonal

hari santri nasinonal

Baner HUT Kemerdekaan RI Ke-76

HUT Kemerdekaan RI Ke-76

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan