Antoni  Ditemukan Tak Bernyawa di pinggiran Jalintim  Sumatera Banyuasin

BerandaNewsAntoni  Ditemukan Tak Bernyawa di pinggiran Jalintim  Sumatera Banyuasin

Published:

Banyuasin, localhost/server/gkx– Belum diketahui motifnya, Antoni Saputra (25) sesuai dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP) tercatat sebagai warga Blok Simpang Po Kebun Agung RT/RW. 04/04 Desa Marga Sakti Kecamatan Peninjauan Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan.

Informasi nya ditemukan oleh warga sudah tidak bernyawa ditepi ruas Jalintimsum Banyuasin tepatnya tak jauh dari pertokoan MM Serbu Kelurahan Kayuara Kuning Kecamatan Banyuasin 3 Kabupaten Banyuasin sekitar pukul 23.00 wib (25/12/2019) dengan banyak luka dibagian kepalanya.

Keterangan yang dihimpun dari warga setempat berinisial DW bahwa korban sebelum diketemukan tewas  meninggalkan rumahnya saat dirinya dalam kondisi tertidur dan diduga korban keluar rumahnya ingin membeli makanan, karena saat ditemukan disekitar korban ada sebungkus nasi dan satu unit milik korban.

 

Menurut DW, begitu terbangun dari tidurnya korban sudah tidak ada ditempat, ketika membuka ponselnya ada panggilan masuk dari korban. Mungkin korban tidak ada pulsa, maka DW berusaha menghubunginya, tapi diangkat oleh orang lain dan dirinya ngaku terkejut setelah jawaban dalam yeleponya suara orang lain dan mengatakan bahwa yang punya hape ini telah meninggal dunia di depan MM Serbu.

 

Penasaran DW bergegas mendatangi dilokasi korban ditemukan, kemudian oleh warga setempat korban dilarikan ke Puskesmas Pangkalan Balai, kemudian dirujuk ke RS Banyuasin, namun kondisi korban sudah meninggal dunia.

 

Dikatakan DW, sebenarnya dengan korban ada hubungan dekat dan berpacaran dengan korban sekitar 4 bulan yang lalu dan rencana tanggal (27/12) ini akan menikah dan biasanya korban itu kalau kemana saja selalu pamitan dan malam itu rencana mau menginap dirumah kosan saya.

 

Hingga jenazah korban dibawa pulang oleh keluarganya, DW juga belum mengetahui motif apa yang sebenarnya penyebab meninggalnya calon suaminya itu apakah benar menjadi korban tabrak lari atau ada motif lain.

 

Lebih jauh DW mengatakan, korban itu sehari-harinya kerja di Koperasi Simpan Pinjam yang beralamat di Sukarame Palembang, karena (27/12) itu akan melakukan pernikahanya dengan dirinya, maka korban nginap di tempat kos saya, jelasnya sedih.

 

Sementara hingga berita ini ditayangkan pihak keluarga korban belum ada yang dapat diminta konfirmasinya termasuk dari kepolisian Polres Banyuasin.(Indera irawan)

Berita Terbaru

selamat hari raya idul adha selamat hari raya idul adha selamat hari raya idul adha selamat hari raya idul adha selamat hari raya idul adha selamat hari raya idul adha selamat hari raya idul adha selamat hari raya idul adha selamat hari raya idul adha

Jendela Sastra