News  

Wartawan Dipukul Oknum Brimob Berujung Demo ke Polda

Jakarta, gesahkita.com–Aksi solidatitas puluhan jurnalis Maluku Utara menggelar unjuk rasa di Polda Malut dan Polres Kota Ternate, Senin (30/12/2019).

Aksi tersebut merupakan bentuk sikap solidaritas sesama profesi pekerja pers di Maluku Utara terkait kasus pemukulan yang diduga dilakukan oleh salah satu oknum anggota Brimob Polda Malut terhadap wartawan online Kabar Malut.co.id, Yasim Mujair di Hotel Bela pada, Minggu 29 Desember 2019 kemarin.

“Ini adalah bentuk solidaritas kami sesame pekerja pers,” kata Alfajri A. Rahman wartawan Harian Halmahera saat berorasi di depan Polda Malut.

Dalam aksi tersebut, para jurnalis menuntut agar secepatnya melakukan proses hukum dan proses disiplin sesuai kode etik Polri maupun aturan displin secara internal.

Selain itu juga, para jurnalis pun meminta agar pelaku pemukulan dimutasikan ke luar Maluku Utara. “Jurnalis di Maluku Utara tetap memboikot pemberitaan Polri se Maluku Utara, baik itu Polda maupun Polres dan semua jajarannya hingga Polsek,” lanjut Aji.

Dia pun menyampaikan bahwa sikap tersebut dilakukan sambil menunggu diselesaikannya proses hukum terhadap pelaku.

Meski korban dan sejumlah saksi mulai diperiksa baik penyidik Polres Ternate maupun Propam Polda Malut,. aksi terus dilakukan di Polda dan Polres. Usai menyampaikan tuntutan mereka, para jurnalis yang dengan membawa spanduk dan pamfflet itu kemudian membubarkan diri.

Sementara itu, korban pemukulan Yasim Mujair mengaku akan terus memproses kasus pemukulan dengan harapan ada rasa keadilan sebagai bagian dari hak warga negara dari aksi premanisme yang dilakukan oleh oknum anggota Briomob Polda Malut itu.

Yasim Mujair berharap dengan dilakukan proses hukum maupun proses internal, dapat memberikan aspek jera terhadap pelaku maupun para anggota Polri lainya. Sehingga dikemudian hari tidak terjadi hal-hal seperti itu, karena polisi adalah pelindung dan pengayom masyarakat.

“Saya sebagai korban tetap berharapa kasus ini diproses sesuai dengan perbuatannya, agar ini menjadi contoh bagi yang lain,” katanya.

Terpisah, pada hari yang sama juga Kepala Bidang (Kabig) Humas Polda Maluku Utara, AKBP Adip Rojikan langsung melakukan pertemuan dengan sejumlah wartawan dan pimpinan redaksi yang dilakukan di hotel Corner Ternate.

Dalam pertemuan tersebut, juru bicara Polda Maluku Utara itu menyampaikan permohonan maaf dari Kapolda Malut atas kejadian aksi pemukulan yang dilakukan oknum Brimob itu. “Saya bertemu dengan teman-teman wartawan atas ijin Kapolda, pak Kapolda menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini,” kata AKBP Adip Rojikan.

Adip mengaku, perintah Kapolda melakukan proses hukum termasuk proses internal yang dilakukan Propam Polda terhadap pelaku. Kata dia, Kapolda tidak tidak diam dengan kasus pemukulan, akan tetapi proses tetap berjalan.

“Kapolda telah intruskikan agar proses hukumnya ditangani Polres Ternate, sementara untuk internal telah dilakukan oleh Propam. Pak Kapolda tidak main-main dengan kasus ini, Pak Kapolda tidak meu menutup-nutupi kasus ini, siapa bersalah harus diproses,” katanya.

Soal keinginan jurnalis agar yang bersangkutan juga dimutasikan keluar Maluku Utara, AKBP Adip Rojikan berjanji akan segera menyampaikan ke Kapolda. “Insya Allah saya sampaikan ke Pak Kapolda soal permintaan mutasi terhadap pelaku,” tutup juru bicara Polda Malut. (asj/others)

banner selamat menunaikan ibada puasa

banner selamat menunaikan ibada puasa

banner selamat menunaikan ibada puasa

hari santri nasinonal

Tinggalkan Balasan