Kopdar Bokus Bupati Apresiasi Akan kreativitas Anak muda Oku Selatan

BerandaNewsKopdar Bokus Bupati Apresiasi Akan kreativitas Anak muda Oku Selatan

Published:

 

Bupati Oku Selatan Popo Ali Martopo Saat hadiri Kopdar Bokus dan Nikmati jemur Bareng Bokus puluhan Bonsai berbagai endemik dipamarkan tampak Bupati nikmati suasana disitu

Ragam Jenis Endemik Bonsai Oku Selatan Miliki

Muaradua, localhost/server/gkx–Mendengar kata Bonsai pasti tidak asing di telinga dan terbayang tanaman yang kerdil dan atau sengaja dikerdilkan tetap tumbuh diatas pot nampak sangat bernilai apalagi bagi penggemar dan penyuka akan sanggup merogoh kocek dalam dalam untuk memiliki satu yang ia gemari.

Bonsai bisa juga kita definisikan sebagai tanaman atau pohon yang dikerdilkan di dalam pot dangkal dengan tujuan membuat miniatur dari bentuk asli pohon besar yang sudah tua di alam bebas

Di negari Sakura Jepang, Bonsai adalah nama seni tradisional Jepang dalam pemeliharaan tanaman atau pohon dalam pot dangkal, dan apresiasi penilaian biasanya atas keindahan bentuk dahan, daun, batang, dan akar pohon, serta pot dangkal yang menjadi wadah, atau keseluruhan dan keutuhan bentuk tanaman atau pohon.

Bupati Popo Ali dapat penjelasan dari pemilik Bonsai dan Kadis pertanian akan salah satu endemik yang sempat curi perhatian nya

Di Bumi Serasan Seandanan terdapat sekelompok komunitas anak anak muda miliki kreativitas serupa. Ekpresi penyaluran kegemaran ini tergambar dalam sebuah acara Kopi Darat (Kopdar)
Seeama penggemar Bonsai yang mereka namai Bokus yaitu singkatan dari Bonsai Oku Selatan.

Saat ini Bokus sangat familiar di Oku Sekatan. Dengan usia hampir satu tahun Bokus sudah beranggotakan 95 anggota yang berasal dari latarbelakang yang berbeda beda.

Pose Bareng Sesama komunitas dan ketua komunitas dengan Bupati dan Wakil Bupati Oku Selatan, Kadis pertanian dan rombongan

Dalam Kopdar Bokus, sempat dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Oku Selatan didampingi Kadis Pertanian Oku Selatan Ir. Asep Sudarno M.Si, kadin Perkim Andri Bastian ST,.MM , Kadis Pariwisata Darmawan SE ,kadis Kominfo Firman Bastari SE (15/01)

Di sela sela acara itu, Kadis menuturkan akan apresiasi dari Pak Bupati dsn Pak Wakil Bupati akan kecintaan Bokus pada tanaman selain untuk mencintai lingkungan karena ini Bonsai memiliki nilai dan nilai estetika nya.

“Ujungnya kan bernilai ekonomi tingg dan bisa menularkan ke masyarakat lainnya untuk menambah penghasilan”, katanya.

” Pemerintah dslam hal ini sangat mendukung sekali adanya komunitas Bonsai di Oku Selatan, bentuk kreativitas positif yang digalangkan anak anak muda ini menciptakan pertumbuhan ekonomi baru dan ekonomi kreatif”, tandasnya.

Lanjut nya”sesuai arahan Bupati pemerintah daerah berupaya mendorong agar komunitas ini bisa mempunyai wadah resmi di pusat nantinya,agar mereka bisa mengikuti event event skala nasional,kita kan mempunyai Bonsai produk asli (endemik) tercatat ada tujuh (7) jenis dan salah satu hanya ada di wilayah Oku Selatan yaitu Bonsai Sisir Kuning.

Eh.. awak media ini gak mau ketinggalan coy..ambil moment diam diam juag dia juga penggemar  sisr kuning rupanya..awas kecantol loh ya..

Terkait acara Kopdar Bokus, Erwin selaku ketua komunitas Bokus Oku Selatan mengatakan dengan danya acara kopdar hari ini atau Jemur Bareng bersama rekan rekan pecinta tanaman hias Bonsai se Oku Selatan bertujuan agar bisa memperkenalkan produk asli Bonsai dari kita.

Penggemar dari kalangan perempuan juga sempat seloroh nikmati acara itu

“saya mewakili teman teman berterima kasih atas kunjungan Bapak Bupati bersama Wakil Bupati, para Kepala Dinas dalam acara kopdar bonsai hari ini,”

Adanya acara kopdar hari ini atau jemur bareng komunitas Bonsai bertujuan untuk memperkenalkan dan mempersatukan rekan rekan pecinta tanaman kerdil dalam satu wadah kita namai BOKUS.

“Kedepannya pemerintah daerah bisa membantu komunitas ini untuk bisa menggelar event nasional, sesuai arahan Bupati tadi mendorong Kedepan nya agar komunitas ini mendapat wadah resmi dari pemerintah pusat,”

Upaya kami untuk mengenalkan endemik bonsai yang ada di wilayah Oku Selatan skala nasional dengan demikian nantinya akan berdampak nilai ekonomi bagi kita khususnya masyarakat pembudidayaan bonsai

Daerah kita ini memiliki jenis atau endemik yaitu jenis Bonsai Sisir Kuning ini banyak di daerah kita, Jenis wareng, jenis beringin,jenis ke perak,jenis kaliage,jenis kemuning,jenis lawi dan jenis Loa. (Henafri)

 

Sisir Kuning endemik asli Oku Selatan banyak digemari orang

 

Berita Terbaru

selamat hari raya idul adha selamat hari raya idul adha selamat hari raya idul adha selamat hari raya idul adha selamat hari raya idul adha selamat hari raya idul adha selamat hari raya idul adha selamat hari raya idul adha selamat hari raya idul adha

Jendela Sastra