Tentang Tenaga Honorer, Pemkab Banyuasin Masih Butuh, Ini Kata Askolani..

BerandaNewsTentang Tenaga Honorer, Pemkab Banyuasin Masih Butuh, Ini Kata Askolani..

Published:

 

B

Bupati Banyuasin, H Askolani, SH MH didamping Wakil Bupati Banyuasin H Slamet Soemantono, SH

anyuasin, localhost/server/gkx–Beredar kabar rencana pemerintah akan menghapus tenaga honorer seluruh Indonesia, buntutnya berbuah keresahan pada diri para honorer itu di setiap daerah.

Bupati Banyuasin, H Askolani Jasi memberi kabar baik kepada tenaga honorer Kabupaten yang ia pimpin dan mengungkapkan bahwa keberadaan tenaga honorer masih dibutuhkan untuk membantu kinerja Pemerintah Kabupaten Banyuasin, mengingat Pemkab Banyuasin masih kekurangan ASN baik di OPD teknis, guru dan kesehatan, Kamis, 30/01/2020

H. Askolani.SH.,MH didampingi Wakil H. Slamet.SH juga memaparkan bahwa OPD dilingkup Pemkab Banyuasin, banyak yang tidak punya Staf ASN, maka dari itu masih sangat dibutuhkan tenaga Honorer.

Sementara itu tenaga guru (ASN)sangat terbatas sehingga untuk mengajar di sekolah-sekolah dibantu guru-guru honorer. Sama halnya dengan tenaga kesehatan, rata-rata dilayani oleh perawat dan bidang berstatus tenaga honorer baik berstatus PTT, THL maupun TKS.

“Meskipun sudah ada wacana penghapusan tenaga honorer oleh Pemerintah Pusat, namun Pemkab Banyuasin tetap membutuhkan dan sejauh ini belum ada tenaga honorer yang diberhentikan kecuali mereka yang tidak disiplin, jarang melaksanakan tugas atau melakukan pelanggaran, boleh dibilang yang kerja tidak beres,” tegas nya.

Askolani berpesan agar para tenaga honorer jangan resah, bekerja lah dengan baik, disiplin, patuhi aturan yang sudah ditentukan dan yang paling penting lengkapi kemampuan diri dengan skil seperti komputer, bahasa Inggris, dan keahlian lainnya sehingga menjadi nilai tambah.

“Askolani mengatakan,Tenaga honorer sangat di butuhkan, karena ASN Banyuasin sangat lah masih kekurangan sekitar 4000-5000 ASN.

Sementara itu,H. Slamet Soemantono,wakil bupati banyuasin mengungkapkan Bupati akan segera menugaskan BKPSDM Kabupaten Banyuasin untuk melakukan koordinasi dengan MenPAN RB terkait rencana penghapusan tenaga honorer tersebut agar jelas duduk persoalannya.

“Kita masih butuh orang-orang profesional dan kreatif, seperti kata Pak Bupati tadi, yang kita hapus itu hanya yang bekerja tidak benar. Dalam waktu dekat BKPSDM akan segera berkordinasi dengan Menpan bahwa Banyuasin masih butuh tenaga honorer,”ugkap wakil Bupati.(indera)

Berita Terbaru

selamat hari raya idul adha selamat hari raya idul adha selamat hari raya idul adha selamat hari raya idul adha selamat hari raya idul adha selamat hari raya idul adha selamat hari raya idul adha selamat hari raya idul adha selamat hari raya idul adha

Jendela Sastra