Mengintip Kepekaan Kades Biyuku Terhadap PAUD

  • Bagikan

Banyuasin, gesahkita.com– Mengutip Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Bab 1, Pasal 1, Butir 14 dinyatakan bahwa

”Pendidikan Anak Usia Dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia 6 tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.

Kepekaan Kades Desa Biyuku terhadap dunia pendidikan menggelitik media ini untuk melihat kiprahnya sebagai tokoh pengayom di tengah masyarakat desanya.

Saat di temui di kantor Pemdes Biyuku, Imron Rosadi selaku kepala Desa,”mengatakan atau meminta kepada pengelola PAUD Harapan Bunda agar setiap tahunnya memberikan data laporannya tentang kegiatan belajar mengajar di PAUD Harapan Bunda,”Kamis 06/02/2020


Pemdes Biyuku menghimbau kepada pengurus PAUD Harapan Bunda Desa Biyuku Kecamatan Suak Tapeh Banyuasin, sekiranya agar memberikan data atau laporan tentang kegiatan belajar mengajar dalam satu tahun terakhir, Apalagi para pengelola PAUD tersebut mendapat insentif dari Dana Desa.

Baca Juga :  Kades Biyuku Teruskan Edaran Bupati Ke Masyarakat

Ia pun mengajak dan meminta kiranya kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Banyuasin untuk memberikan himbauan kepada seluruh PAUD yang ada di Kabupaten Banyuasin agar setiap tahunnya para pengelola PAUD memberikan laporan ke Pemerintah desa masing masing.

“kami sangat perduli dan berharap dari Pemdes Biyuku untuk meningkatkan lagi kualitas pendidikan PAUD yang ada di Desa Biyuku untuk itu kami berharap kepada pemerintah pusat Dana Desa bisa menambah insentif guru PAUD dan kepada Pemkab Banyuasin agar lebih diperhatikan lagi setiap PAUD yang ada di Banyuasin”, harap kades imron

Dijelaskan Imron, Pemdes Biyuku telah menganggarkan untuk insetif guru PAUD dan guru TK dari Dana Desa sebesar Rp. 350. 000, 00 per orang.

“Ada tiga orang guru PAUD dan TK,per orangnya mendapat intensif Rp. 350.000, 00 setiap 4 bulan sekali dan dikalikan dalam satu tahun,”ujarnya.

Baca Juga :  Bingung Atasi Pengaruh Buruk? Coba Lakukan Hal Ini..

Kades Imron mengharapkan guru PAUD yang mengajar di dunia anak-anak, harus kreatif dan memiliki inovasi dalam penerapan pembelajaran di PAUD. Guru-Guru PAUD juga harus memiliki kemampuan dalam menyiapkan alat-alat pembelajaran, dari bahan-bahan sekitar.

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), sangat penting. Sebab tumbuh kembang anak di tentukan di usia dini. Terutama di usia 0-4 tahun. Pendidikan usia dini juga menjadi investasi paling fundamental. Ini yang memastikan kualitas hidup keluarga lebih baik di masa depan.

“Usia 4 tahun pertama adalah masa-masa paling menentukan dalam membangun kecerdasan anak,Berangkat dari itu, pihaknya selaku Pemerintah Desa terpanggi untuk ikut membantu meningkatkan pendidikan anak usia dini di Desa Biyuku,”ungkapnya.

Kami selaku aparat Pemerintah Desa Biyuku Kades Imron mengatakan, ingin peningkatan kapasitas pendidik dan pengasuh yang ada di PAUD Harapan Bunda Desa Biyuku. Bahkan PAUD dijadikan sebagai salah satu fokus yang berkualitas di bidang pendidikan anak di usia dini.

Baca Juga :  Dua Metode Utama Menentukan Puasa Ramadan

“Ini merupakan kunci untuk memutus rantai kemiskinan di Desa Biyuku khususnya sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas Sumber daya manusia yang berkualitas, tandas nya. (Indera)

banner ranau gran fondo

selamat hari santri nasinonal

hari santri nasinonal

Baner HUT Kemerdekaan RI Ke-76

HUT Kemerdekaan RI Ke-76

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan