selamat hari raya, idul fitri 2023, idul fitri 1444h banyuasin bangkit,gerakan bersama masyarakat
News  

Melihat Lebih Jauh Naluri Jelajah H Askolani Hingga Cerita Gagal Jadi Marinir

H Askolani bersama Sekda HM Senen Har, Asisten I Kosarudin, Kadishub Antoni Liando, Kadis Kesbangpol Alpian, Stafsus Bupati Bidang Pembangunan Amirul, Staf Khusus Bidang Media Syaifuddin Zuhri dan Kasi Kominfo Diskominfo Andi Wijaya.

Palembang, localhost/server/gkx—Memang tidak ada yang bisa mengukur suratan nasib serta masa depan seseorang bakal sampai dimana 10 hingga 20 tahun mendatang.

Begitu juga ketika melihat puncak keberhasilan seseorang alfa nya kita hanya melihat saat ini saja tanpa membuka lembaran masa lalunya.

Kita juga enggan menghitung dan ambil pelajaran bagaimana gigih nya, jatuh dan bangkit hingga keberhasilan itu harus diperjuangkan.

Titik balik itu berani secara blak blakan diungkap H Askolani yang pernah gagal jadi marinir belasan tahun silam.

“Perlu diketahui, ungkap Askolani “sekitar tahun 2004 saya pernah ikut tes Secaba Angkatan Laut dan lulus hingga dikirim ke Malang sambil menunggu peserta dari Propinsi Lain”.

Tapi nasib belum, empat peserta di pulangkan dan salah satu peserta tersebut adalah dirinya

Penggalan cerita singkat itu disampaikan H Askolani pada gelaran penyerahan Bravet Scuba dari Komandan Pangkalan TNI AL Palembang atas berhasil nya Bupati Banyuasin itu menyelam dan menjelajah dengan kedalaman 6 meter pada Pelatihan selam dasar Pemkab Banyuasin di Kolam Renang Aquatic Jakabaring Sport Center, Selasa (18/2)


Bravet Scuba tersebut disematkan langsung oleh Danlanal Palembang Kolonel Laut Saryanto dan sekaligus menyerahkan sertifikat dan kartu anggota Indonesian Navy diving School.

Selain Bupati Askolani, Bravet Scuba ini juga diberikan kepada Sekda HM Senen Har, Asisten I Kosarudin, Kadishub Antoni Liando, Kadis Kesbangpol Alpian, Stafsus Bupati Bidang Pembangunan Amirul, Staf Khusus Bidang Media Syaifuddin Zuhri dan Kasi Kominfo Diskominfo Andi Wijaya.

Sebelum melakukan penyelamatan dan mengambil Bravet yang dilempar ke dasar kolam Renang Aquatic Jakabaring Sport Center, peserta dilakukan pelatihan di Mako Lanal Palembang terkait teknik dan aturan-aturan selam.

Danlanal Palembang Kolonel Laut Saryanto mengucapkan selamat atas Keberhasilan Bupati H.Askolani dan jajarannya yang telah mengikuti pelatihan selam dasar tersebut.

Danlanal Palembang juga menyebut bahwa ternyata setiap kita memiliki naluri dan tergantung bagaimana ekplorasi itu bisa kita manfaatkan.

“Pak Bupati Askolani memiliki naluri selam yang baik, selain bisa berenang beliau juga cepat memahami teknis yang diajari para pelatih. Hebatnya lagi beliau memiliki fisik yang cukup kuat untuk bertahan didalam air,”katanya.

Danlanal menilai, latihan dasar selam ini cukup bernilai manfaat mengingat sebagian besar wilayah Kabupaten Banyuasin merupakan wilayah perairan.

Bupati Banyuasin H.Askolani mengaku bangga bisa mendapatkan Bravet Scuba dari Danlanal Palembang tersebut, Karena menurut nya untuk mendapatkan ini tidak mudah namun butuh keberanian.

“Jujur kalau renang itu hal biasa, karena saya masih kecil dulu menyemberang sungai musi itu dengan tidak menggunakan pelampung. Tapi kalau menyelam seperti ini hal baru maka saya tadi merasa tertantang dan harus bisa, dan Alhamdulillah berhasil, “seraya tertawa segar.

“Saya pribadi cinta betul dengan Angkatan Laut, saya senang baju putihnya. Jadi walaupun ngak lolos Secaba angkatan laut alhamdulillah hari ini saya terobati dengan mendapat Bravet Scuba Angkatan Laut,”tegasnya.

Askolani berharap sinergisitas Pemkab Banyuasin dengan Lanal Palembang terus terjalin dan terus di tingkatkan. “Kalau Mako Lanal Palembang mau di pindahkan ke Banyuasin kami siapkan lahannya, serius ini Bupati yang ngomong,”tutup Bupati. (indera)

Tinggalkan Balasan