News  

GMMPT Diskusikan 9 Solusi Anti Banjir Palembang

Palembang, gesahkita.com-Gerakan Masyarakat Menolak Palembang Tenggelam (GMMPT) menggelar seminar mengusung tema “9 Solusi Anti Banjir”, Aston Hotel Palembang, Sabtu, (22/02)

Hadir sebagai Pemateri Seminar yakni Dr. Edward Saleh ( Pakar Tata Air dan Lingkungan ), Pakar Tata Ruang, Dr. H. Wijaya ( Pakar Kebijakan Publik) dan Walhi Sumsel serta Sutinah Andaryani.S.IP., M.Si sebagai moderator acara.

Sedangkan para audiens yang sempat hadir antara lain, Masyarakat berdampak banjir, Organisasi Kemahasiswaan/ Mapala, Perwakilan OSIS, Komunitas Pengiat Lingkunga dan Tokoh Masyarakat.


Disamapaikan Dedek Chaniago selaku Ketua Panitia Seminar ini adalah ingin melihat lebih jauh lagi persoalan banjir yang semakin mengancam kehidupan masyarakat Kota Palembang dan sekitar nya.

“Inisiasi ini merupakan hasil diskusi bersama berbagai element masyarakat yang peduli serta mencoba bersama-sama mencarikan solusi terhadap bahaya laten banjir yang setiap saat mengancam kita semua”, paparnya.

“Maka karena menyikapi hal itu lah hari ini kita menggelar Seminar yang mana dihadiri oleh berbagai kalangan yang cukup perduli yakni para aktivis, pengamat kebijakan publik, organisasi kemahasiswaan dan beberapa tokoh masyarakat”, jelas nya.

“ Pemikiran ini berupa rekomendasi, Dedek menambahkan, “akan diberikan kepada Pemerintah Kota Palembang selaku lembaga eksekutif dan DPRD Kota Palembang (Legislatif)”.

Berikut 9 Poin yang menjadi pembahasan seminar Gerakan Masyarakat Menolak Palembang Tenggelam (GMMPT)

1. Dengan makin masifnya laju pembangunan yang menyebabkan air meresap ditanah ingin keluar melaju kesungai musi. Drainase harus diperbaiki dengan yang layak sesuai kapasitas air melaju.


2. Kolam Retensi/Waduk sebagai penampung air sebelum melaju ke anak sungai menuju sungai musi, mesti ditambah dan atau dinormalisasi.
3. Anak sungai yang berfungsi mengaliri air menuju sungai musi wajib dinormalisasi, selalu dibersihkan dan ditambah serta difungsikan lagi sebagaimana dulunya menjadi alat transfortasi.
4. RTH sebagaimana mandat UU wajib 30{d16028d1ae91105ee2af888528e4abba9e896c46ed4da329dd7684c3747e71fa} dari luas wilayah kota, wajib dipenuhi dan jangan dialifungsikan.

5. Adakan dan perbaiki insfratsruktur seperti pompa air dan kotak sampah sesuai dengan kebutuhannya.
6. Kebijakan dan pengawasan yang ketat terhadap orang yang membuang sampah

7. Review dan tinjau ulang izin Ruko,Mall dan sejenisnya yang menyebabkan banjir.
8. Tindak tegas yang kedapatan tidak memiliki izin Lingkungan, RKL dan amdal.
9. Gerakan Menanam pohon.

(rel/GMMPT/NP)

banner selamat menunaikan ibada puasa

banner selamat menunaikan ibada puasa

banner selamat menunaikan ibada puasa

hari santri nasinonal

Tinggalkan Balasan