Hutan Kita Institut Tuntaskan Resolusi Konflik Pulai Gading dan PT. BPP

  • Bagikan

Palembang, gesahkita.com–Penandatangan Perjanjian kerjasama kemitraan kehutanan antara PT. BUMI persada permai dengan gapoktanhut pulau gading.

“Proses mediasi resolusi konflik Desa Pulai Gading dan Bumi Persada Permai dimulai tahun 2015 oleh Hutan kita Institut dan secara Syah penyelesaian konflik antara desa pulai gading dan Bumi Persada Permai pada bulan November 2019 di Hotel Santika”, ujar Direktur Haki Aidil Fitri.

“Dan ini, lanjut Aidil, “telah dituangkan kedalam MOU antara masyarakat Desa Pulai Gading dan PT Bumi Persada Permai sebagai tanda kesepakatan penyelesaian konflik”, jelanya, Selasa, (25/02)

Lebih lanjut, Aidil menuturkan bahwa proses penandatangan NKK hari ini adalah tindak lanjut dari MOU yang telah ditandatangani pada November 2019 kemarin.

“Tanggal 25 Februari 2019 ini seluruh rangkain proses penandatangan NKK yang difasilitasi oleh Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan”, jelasnya.

Kegiatan penandatangan NKK ini dihadiri oleh Muhamad Said pejabat Direktur Penanganan Konflik Tenurial dan Hutan Adat Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Pandji TJahjanto Kepala Dinas Kehutanan Sumsel, Managemen Sinar Mas Forestry, kepala KPH Wilayah Lalan Mendis, Foskoso dan Kelola Sendang ZSL.

Baca Juga :  Penghujung Tahun Polda Sumsel Terus Berantas Jaringan Narkoba

Kerjasama Kemitraan Kehutanan ini dilaksanakan dalam areal konsesi HTI PT. Bumi Persada Permai yang berada di desa pulai gading seluas 1.213 ha dengan rencana kegiatan dibagi menjadi tiga Blok, yaitu : Blok Agrosilvofishery, blok Agroforestry dan blok Tanaman Kehidupan.

Dalam sambutannya Direktur Penanganan konflik Tenurial dan hutan adat KLHK mengatakan bahwa kesepakatan yang tertuang di dalam NKK ini tidak akan berhenti disini saja,

“Bentuk dari kesepakatan adalah adanya ketenangan yang tercipta antara Masyarakat desa pulai gading dalam menggarap lahannya dengan PT. Bumi Persada Permai selaku pemegang konsesi”, ungkapnya.

Sementara itu dalam sambutan Kepala Dinas Kehutan Sumsel menyatakan dengan adanya Kemitraan Kehutanan ini diharapkan akan dapat memakmurkan dan menurunkan tingkat kemiskinan warga yang ada di Desa Pulai Gading.

Penandatangan Perjanjian kerjasama kemitraan kehutanan dilakukan langsung oleh Mardohar P. Aritonang Direktur PT. Bumi Persada Permai sebagai pihak pertama , sedangkan dari pihak kedua adalah Ketua Gapoktanhut Desa Pulai Gading Suyono.

Baca Juga :  Webinar HAKI : Peran Penting Generasi Muda Dalam Pengelolaan Kawasan Hutan yang Berkelanjutan

Penandatanganan NKK juga diketahui oleh Kadishut SumSel Pandji Tjahjanto dan Muhamad Said Direktur Penanganan Konflik Tenurial dan Hutan Adat KLHK, Direktur Hutan Kita Institute Aidil Fitri dan Kepala KPH Wilayah Lalan Mendis Salim Jundan sebagai saksi dalam penandatangan NKK tersebut. (ag)

banner ranau gran fondo

selamat hari santri nasinonal

hari santri nasinonal

Baner HUT Kemerdekaan RI Ke-76

HUT Kemerdekaan RI Ke-76

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan