[tds_menu_login inline="yes" guest_tdicon="td-icon-profile" logout_tdicon="td-icon-log-out" tdc_css="eyJwaG9uZSI6eyJtYXJnaW4tcmlnaHQiOiIyMCIsIm1hcmdpbi1ib3R0b20iOiIwIiwibWFyZ2luLWxlZnQiOiI2IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwaG9uZV9tYXhfd2lkdGgiOjc2N30=" toggle_hide="eyJwaG9uZSI6InllcyJ9" ia_space="eyJwaG9uZSI6IjAifQ==" icon_size="eyJhbGwiOjI0LCJwaG9uZSI6IjIwIn0=" avatar_size="eyJwaG9uZSI6IjIwIn0=" show_menu="yes" menu_offset_top="eyJwaG9uZSI6IjE4In0=" menu_offset_horiz="eyJhbGwiOjgsInBob25lIjoiLTMifQ==" menu_width="eyJwaG9uZSI6IjE4MCJ9" menu_horiz_align="eyJhbGwiOiJjb250ZW50LWhvcml6LWxlZnQiLCJwaG9uZSI6ImNvbnRlbnQtaG9yaXotcmlnaHQifQ==" menu_uh_padd="eyJwaG9uZSI6IjEwcHggMTVweCA4cHgifQ==" menu_gh_padd="eyJwaG9uZSI6IjEwcHggMTVweCA4cHgifQ==" menu_ul_padd="eyJwaG9uZSI6IjhweCAxNXB4In0=" menu_ul_space="eyJwaG9uZSI6IjYifQ==" menu_ulo_padd="eyJwaG9uZSI6IjhweCAxNXB4IDEwcHgifQ==" menu_gc_padd="eyJwaG9uZSI6IjhweCAxNXB4IDEwcHgifQ==" menu_bg="var(--news-hub-black)" menu_shadow_shadow_size="eyJwaG9uZSI6IjAifQ==" menu_arrow_color="rgba(0,0,0,0)" menu_uh_color="var(--news-hub-light-grey)" menu_uh_border_color="var(--news-hub-dark-grey)" menu_ul_link_color="var(--news-hub-white)" menu_ul_link_color_h="var(--news-hub-accent-hover)" menu_ul_sep_color="var(--news-hub-dark-grey)" menu_uf_txt_color="var(--news-hub-white)" menu_uf_txt_color_h="var(--news-hub-accent-hover)" menu_uf_border_color="var(--news-hub-dark-grey)" f_uh_font_size="eyJwaG9uZSI6IjEyIn0=" f_uh_font_line_height="eyJwaG9uZSI6IjEuMyJ9" f_uh_font_family="eyJwaG9uZSI6IjUyMyJ9" f_links_font_size="eyJwaG9uZSI6IjEyIn0=" f_links_font_line_height="eyJwaG9uZSI6IjEuMyJ9" f_links_font_family="eyJwaG9uZSI6IjUyMyJ9" f_uf_font_size="eyJwaG9uZSI6IjEyIn0=" f_uf_font_line_height="eyJwaG9uZSI6IjEuMyJ9" f_uf_font_family="eyJwaG9uZSI6IjUyMyJ9" f_gh_font_family="eyJwaG9uZSI6IjUyMyJ9" f_gh_font_size="eyJwaG9uZSI6IjEyIn0=" f_gh_font_line_height="eyJwaG9uZSI6IjEuMyJ9" f_btn1_font_family="eyJwaG9uZSI6IjUyMyJ9" f_btn1_font_weight="eyJwaG9uZSI6IjcwMCJ9" f_btn1_font_transform="eyJwaG9uZSI6InVwcGVyY2FzZSJ9" f_btn2_font_weight="eyJwaG9uZSI6IjcwMCJ9" f_btn2_font_transform="eyJwaG9uZSI6InVwcGVyY2FzZSJ9" f_btn2_font_family="eyJwaG9uZSI6IjUyMyJ9"]

MS Datangi KPAD Banyuasin Klarifikasi Pemberitaan Anaknya

BerandaNewsMS Datangi KPAD Banyuasin Klarifikasi Pemberitaan Anaknya

Published:

Komisioner KPAD Banyuasin

Banyuasin,localhost/server/gkx- MS (55 Th) mendatangi Kantor KPAD Banyuasin, melapor dan klarifikasi terkait pemberitaan sebelum nya menjadi viral di jagad Maya khusus nya Banyuasin. MP(5,5 Th) jadi bahan Pemberitaan yang sempat viral ini, membuat MS geram, Jum’at ( 13/03)

Kedatangan MS dan anak nya MP,
diterima dengan baik oleh komisioner KPAD Banyuasin dan KP2KIA daerah Banyuasin.

4 Orang komisioner KPAD Banyuasin turut menyambut kedatangan MS yakni Wakil ketua Mulyadi, Bidang Pengaduan Sumantri Danda Kusuma, Bidang Evaluasi dan monitoring Martopo Yusuf, Alamsyah Bidang Pengembangan Jaringan.

“Kami selaku komisioner KPAD Banyuasin, menyambut dengan baik kedatangan bapak MS, melaporkan terkait anak nya yang sempat viral yang berapa waktu lalu, mungkin bagi dia masyarakat awam sangat terganggu dengan pemberitaan yang tanpa konfirmasi dahulu”, ungkap Martopo Yusuf.

Menurut Martopo Yusuf, dia, Ayah si anak MS geram karena anak nya masih kecil sudah menjadi objek pemberitaan.

“kasian dia masih kecil nanti merusak pisikisnya,”ungkap Martopo yusuf menirukan MS.

Sementara itu,Yosi Zaryini dari Perlindungan Perempuan Kekerasan Ibu dan Anak(P2KIA) menjelaskan kepada awak media untuk lebih bijak dalam membuat pemberitaan, coba lah melakukan konfirmasi kebenaran nya sebelum diterbitkan.

“Tolong lah bijak dalam menulis pemberitaan yang akan diterbitkan contoh seperti anak bapak (MS) ini”, kata nya.

Dia menilai, Anak kecil yang tidak tahu apa-apa menjadi objek berita itu akan mempengaruhi pisikis dan jalan pikiran nya.

“Pada hal sebenar nya dia tidak tahu apa yang dia lakukan”, ucap Yosi.

“kita harus melindungi anak-anak jangan sampai merusak pikiran mereka itu saja”, dia perpendapat.

MS (55 Th), selaku orang tua mengungkapkan rasa kecewanya dan merasa terpukul atas pemberitaan terhadap anak nya.

“Saya sangat terpukul dan geram melihat pemberitaan anak nya(MP), takutnya anak saya bisa terpengaruh cara berpikir nya karena dia anak kecil yang tak tahu apa-apa”, ungkapnya.

MS berpendapat dia (anaknya) masih seneng-senangnya bermain, bersenda gurau dengan temen-temennya.

Dia juga berpesan untuk kita semua untuk menjaga anak-anak kita agar selalu mengawasi agar mereka tidak terpengaruh lingkungan.

“Apa lagi dan jangan sampai menjadi objek berita seperti anak saya”, ucapnya.

“Kasihan kan anak-anak kita bisa terpengaruhi pikiran mereka juga fisikisnya”, tutup nya. (Indera)

hari pahlawan hari pahlawan hari pahlawan bantuan hukum grand fondo, danau ranau grand fondo, danau ranau sumpah pemuda, dinas pu sumpah pemuda, bappeda sumpah pemuda, bpkad hut kabupaten pasuruan hari jadi ke 1093 kabupaten pasuruan hari kesaktian pancasila peringatan kesaktian pancasila

Jendela Sastra