Waspada Covid 19, Bupati Banyuasin Stop Perjalanan Keluar Masuk Daerah

  • Bagikan
Bupati dan wakil Bupati Banyuasin

Banyuasin, gesahkita.com--Menindak lanjuti penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) atau Virus Corona yang saat ini tengah mewabah, Bupati Banyuasin H. Askolani,SH., MH di dampingi wakil Bupati H. Slamet, Ketua TP-PKK dr. Sri Fitriyanti, PJ Kadinkes Rini Pratiwi dan Sekda Senen Har, usai melakukan rapat gugus penanganan dan pencegahan virus Corona dan pembentukan Tim penanganan dan antisipasi Corona di Guest House Rumah Dinas Bupati jalan Sekojo kompleks perumahan dinas pemerintah kabupaten Banyuasin kelurahan Mulia Agung Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin.

Orang nomor satu di Bumi Sedulang Setudung ini mengeluarkan perintah dan larangan untuk masyarakat kabupaten Banyuasin agar untuk sementara waktu tidak melakukan salaman tangan dan perjalanan ke luar dan masuk kabupaten Banyuasin, baik dalam rangka dinas maupun pribadi.

Hal ini dilakukan guna mengantisipasi penyebaran virus Corona yang saat ini tengah mewabah.

” Kita tetap beraktifitas seperti biasa, baik sekolah, Pemerintahan maupun masyarakat, namun untuk sekarang ini kita wajib waspada dengan tidak melakukan kontak badan seperti berjabatan tangan, bersentuhan satu sama lain kecuali keluarga sendiri”, ungkap Bupati.

Baca Juga :  Ranjang Kardus 'Anti Sex Bebas' Para Atlet Olimpiade Beredar Di Medsos Dibantah

“Selain itu juga semua masyarakat baik Dinas maupun swasta tidak boleh melakukan perjalanan keluar Banyuasin, yang ingin masukpun tidak boleh, semua ini demi keselamatan kita bersama” imbuhnya Selasa (17/3/2020).

Lanjut Bupati tim yang baru di bentuk ini, nantinya bertugas memantau aktivitas masyarakat, terutama di daerah perbatasan akan di perketat.

” Tim ini terdiri dari semua unsur, Dinas Kesehatan, puskes, dokter, camat, opd, Kepala Desa, lurah dan semua masyarakat, mari kita jaga kesehatan dan waspada, meskipun di daerah kita masih berstatus aman” ajak nya.

Terkait libur sekolah Bupati menegaskan bahwa lebih baik di sekolahkan seperti biasa dari pada di liburkan justru membuka peluang anak-anak rentan tertular virus.

” Kita stop semua keramaian kecuali shalat berjamaah, kalau sekolah justru diliburkan mereka akan liburan yang membuat kita tidak terkontrol, kalau di sekolah itu tanggung jawab sekolah mengontrol dan menerapkan pola hidup sehat kepada anak-anak” terangnya.(roni/indersla)

banner ranau gran fondo

selamat hari santri nasinonal

hari santri nasinonal

Baner HUT Kemerdekaan RI Ke-76

HUT Kemerdekaan RI Ke-76

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan