Sumsel Status Tanggap Darurat, Banyuasin Gencar Sosialisasi Covid 19

  • Whatsapp

Banyuasin, gesahkita.com–Gubernur Sumsel H. Herman Deru menekankan agar Bupati dan Walikota yang ada di Sumsel terus melakukan upaya secara masif dalam penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 di Sumsel.

Hal itu disampaikannya saat menggelar Video Conference bersama Bupati dan Walikota se-Sumsel di ruang Command Centre Setda Provinsi Sumsel, Selasa (24/3) petang.

Bacaan Lainnya

Menurut HD, saat ini sedikitnya ada 189 negara telah terpapar Covid-19. Di Indonesia sendiri, virus asal Cina tersebut telah merambah ke 24 Provinsi di Indonesia, termasuk salah satunya Sumsel. Oleh sebab itu, HD meminta agar 17 kabupaten/kota di Sumsel segera menaikkan statusnya menjadi tanggap darurat serta melakukan upaya pencegahan secara konkrit.

Sanitizer disediakan di Kantor diskominfo

Bupati Banyuasin H. Askolani, SH., MH menyampaikan telah Membentuk Gugus Tugas pada 17 Maret 2020 lalu. Sesuai dengan arahan dari Gubernur Sumsel.

“Alhamdulillah di Kabupaten Banyuasin Belum dan Jangan Sampai terpapar Virus Covid-19. Kami Pemerintah Kabupaten Banyuasin juga telah melakukan Survei harga Pasar mengenai dampak Virus Corona ini hanya Gula dan Jagung saja yang mengalami kenaikan”, jelas askolani Diruang Sembilang Smartcity, (24/03).

Dari Vidio konfrence ini ada beberapa informasi penting yang kiranya dapat mengugah kesadaran bagi masyarakat.

1. Status Provinsi Sumsel dari WASPADA naik menjadi TANGGAP DARURAT

2. Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk satu visi dengan Pemerintah Pusat dalam pencegahan dampak carona ini.

Suasana Konfrensi Pers Bupati Bamuaain

3. Istilah Social Distancing diganti dengan nama JAGA JARAK biar mudah dipahami masyarakat. Dan masyarakat harus disiplin dalam jaga jarak ini dalam upaya pencegahan

4. Lakukan pengecekan Sembako di pasar-pasar. Dan tindakan ekonomi lainnya.

5. PKK, PMI dan Organisasi lainnya harus terlibat untuk mensosialisasikan kepada masyarakat.

Sementara itu Pangdam II Sriwijaya MAYJEN TNI IRWAN, S.I.P., M.Hum menyampaikan:

1. Kodim dan Koramil untuk membantu Pemerintah Kabupaten/Kota dalam pencegahan penyebaran virus covid 19

2. Babinsa bersama unsur muspika untuk turun ke desa-desa melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat akan bahaya virus covid 19 ini.

Kapolda Sumsel Irjen Priyo Widyanto mengatakan:

1. Polri/TNI dan Pemkab untuk Patroli bersama dan membubarkan kegiatan yang tidak produktif seperti nongkrong di pinggir jalan, cafe, organ tuggal, hiburan malam dan lain-lain.

2. Kegiatan kemasyarakat dan keagamaan yang bersifat mengumpulkan massa kiranya untuk tidak dilaksanakan terlebih dahulu. Di Mekkah saja sholat lima waktu tidak dilakukan berjamaah dalam jumlah banyak. Anda mengumpulkan massa, berati anda secara tidak langsung berkontribusi ikut menyebarkan virus carona. Pesta pernikahan tidak boleh dilakukan untuk saat ini, kalau tetap kita bubarkan.

3. LSM, ORMAS dan Mahasiswa jangan melakukan aksi unjuk rasa jika dilakukan akan ditindak tegas, namun turunlah ke jalan masuk kekampung-kampung lakukan sosialisasi terkait bahaya virus carona ini.

4. Media baik Cetak, Elektronik maupun online untuk memberi tempat khusus untuk sosialisasi virus carona ini.

Berangkat dari situ, Dinas Kominfo Sebagai Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Coronavirus Disease 19 (COVID 19) di Kabupaten Banyuasin langsung mengambil langkah cepat dalam melakukan sosialisasi pencegahan penyebaran virus corona.

Dinas Kominfo Banyuasin telah menyediakan sarana cuci tangan dengan sabun dan air bersih guna mengatasi kelangkaan hand sanitizer. Hal ini bermanfaat untuk pegawai sehingga mereka menyadari betapa pentingnya pola hidup sehat dalam pencegahan COVID 19, Selasa (24/03/20).

Mobil Penerangan Diskominfo Banyuasin

Selain itu Senin 23 Maret lalu Dinas Kominfo mulai memberlakukan masuk kantor Satu Pintu dan akan dibuka hanya jam-jam shalat saja.

Kemudian Diskominfo juga telah melakukan sosialisasi menyampaikan imbauan melalui mobil informasi keliling dalam rangka pencegahan penyebaran COVID 19 diwilayah Kabupaten Banyuasin.

Langkah ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Banyuasin untuk tetap waspada, terus menjaga pola hidup bersih dan sehat. Antisipasi melalui penyebaran informasi menggunakan mobil siaran keliling juga gencar dilaksanakan menyasar pusat-pusat keramaian yang ada.

Himbauan akan dilakukan mulai hari Kamis 26/03/2020.

Sementara itu tiap puskesmas se kabupaten Banyuasin membuka posko medical check body temperature dan operasikan mobil puskesmas kampanye kesehatan keliling di wilayah nya masing masing.

Di Medsos dan dunia maya pihak Dinas kominfo juga melakukan koordinasi dan monitoring ke setiap kecamatan dan kelurahan sebagai fungsi Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Coronavirus Disease 19 (COVID 19) di Kabupaten Banyuasin.

seorang Staf Diskominfo sedang sampaikan imbauan terkait Covid 19 melalui toa mobil penerangan

Bentuk dari situ masing masing akun Sosmed Kecamatan, Dinas OPD dan kelurahan serta puskesmas tak hentinya memposting dan update status terkait Covid 19.

Isi Banner Digital Diskominfo Banyuasin

Misalnya saja dalam pointer yang tebar di Sosmed itu berisikan yakni pemahaman akan gejala klinis apa bila seseorang terpapar Covid 19 dalam Banner yang gaya dinamis mudah difahami ditulis gejalah klinisnya:

DEMAM, BATUK PILEK, GANGGUAN PERNAPASAN, SAKIT TENGGOROKAN, LETIH LESU

Dalam Banner itu juga ditulis pencegahan Terhadap Covid 19 pointer nya seperti:

1.CUCI TANGAN PAKAI SABUN,
2. RAJIN BEROLAHRAGA & ISTIRAHAT CUKUP
3. GUNAKAN MASKER BILA BATUK PILEK
4. JANGAN KONSUMSI DAGING YANG TIDAK DIMASAK.
5. KONSUMSI GIZI SEIMBANG BANYAK SAYUR DAN BUAH
6. BILA BATUK DAN PIlEK SEGERAH KE PELAYANAN KESEHATAN
7. JANGAN BERSENTUHAN DENGAn HEWAN

Untuk warga Banyuasin Juga bisa menghubungi Posko Covid 19 Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin Kontak dan alamat juga ditulis pada banner. (indera/apri)

 

Pos terkait

pempek palembang, jual pempek palembang

Tinggalkan Balasan