[tds_menu_login inline="yes" guest_tdicon="td-icon-profile" logout_tdicon="td-icon-log-out" tdc_css="eyJwaG9uZSI6eyJtYXJnaW4tcmlnaHQiOiIyMCIsIm1hcmdpbi1ib3R0b20iOiIwIiwibWFyZ2luLWxlZnQiOiI2IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwaG9uZV9tYXhfd2lkdGgiOjc2N30=" toggle_hide="eyJwaG9uZSI6InllcyJ9" ia_space="eyJwaG9uZSI6IjAifQ==" icon_size="eyJhbGwiOjI0LCJwaG9uZSI6IjIwIn0=" avatar_size="eyJwaG9uZSI6IjIwIn0=" show_menu="yes" menu_offset_top="eyJwaG9uZSI6IjE4In0=" menu_offset_horiz="eyJhbGwiOjgsInBob25lIjoiLTMifQ==" menu_width="eyJwaG9uZSI6IjE4MCJ9" menu_horiz_align="eyJhbGwiOiJjb250ZW50LWhvcml6LWxlZnQiLCJwaG9uZSI6ImNvbnRlbnQtaG9yaXotcmlnaHQifQ==" menu_uh_padd="eyJwaG9uZSI6IjEwcHggMTVweCA4cHgifQ==" menu_gh_padd="eyJwaG9uZSI6IjEwcHggMTVweCA4cHgifQ==" menu_ul_padd="eyJwaG9uZSI6IjhweCAxNXB4In0=" menu_ul_space="eyJwaG9uZSI6IjYifQ==" menu_ulo_padd="eyJwaG9uZSI6IjhweCAxNXB4IDEwcHgifQ==" menu_gc_padd="eyJwaG9uZSI6IjhweCAxNXB4IDEwcHgifQ==" menu_bg="var(--news-hub-black)" menu_shadow_shadow_size="eyJwaG9uZSI6IjAifQ==" menu_arrow_color="rgba(0,0,0,0)" menu_uh_color="var(--news-hub-light-grey)" menu_uh_border_color="var(--news-hub-dark-grey)" menu_ul_link_color="var(--news-hub-white)" menu_ul_link_color_h="var(--news-hub-accent-hover)" menu_ul_sep_color="var(--news-hub-dark-grey)" menu_uf_txt_color="var(--news-hub-white)" menu_uf_txt_color_h="var(--news-hub-accent-hover)" menu_uf_border_color="var(--news-hub-dark-grey)" f_uh_font_size="eyJwaG9uZSI6IjEyIn0=" f_uh_font_line_height="eyJwaG9uZSI6IjEuMyJ9" f_uh_font_family="eyJwaG9uZSI6IjUyMyJ9" f_links_font_size="eyJwaG9uZSI6IjEyIn0=" f_links_font_line_height="eyJwaG9uZSI6IjEuMyJ9" f_links_font_family="eyJwaG9uZSI6IjUyMyJ9" f_uf_font_size="eyJwaG9uZSI6IjEyIn0=" f_uf_font_line_height="eyJwaG9uZSI6IjEuMyJ9" f_uf_font_family="eyJwaG9uZSI6IjUyMyJ9" f_gh_font_family="eyJwaG9uZSI6IjUyMyJ9" f_gh_font_size="eyJwaG9uZSI6IjEyIn0=" f_gh_font_line_height="eyJwaG9uZSI6IjEuMyJ9" f_btn1_font_family="eyJwaG9uZSI6IjUyMyJ9" f_btn1_font_weight="eyJwaG9uZSI6IjcwMCJ9" f_btn1_font_transform="eyJwaG9uZSI6InVwcGVyY2FzZSJ9" f_btn2_font_weight="eyJwaG9uZSI6IjcwMCJ9" f_btn2_font_transform="eyJwaG9uZSI6InVwcGVyY2FzZSJ9" f_btn2_font_family="eyJwaG9uZSI6IjUyMyJ9"]

Situasi “Urgent” Semua Harus Pastikan Bantuan Tepat Sasaran..!

BerandaNewsSituasi "Urgent" Semua Harus Pastikan Bantuan Tepat Sasaran..!

Published:

Bupati Oku Selatan saat berikan keterangan usai Vidkon dengan Kemensos

Usai Vidkon Singkronisasi Data Kemensos Popo Ali Inginkan Bansos Harus Tepat Sasaran

Muaradua, localhost/server/gkx–Bupati Oku Selatan Popo Ali Martopo M.Com melakukan Vidkon dengan kementerian Sosial perihal pembahasan bantuan sosial, acara berlangsung di ruang Vidkon Dinas Kominfo Oku Selatan pada pukul 15’00 wib sampai selesai, Kamis, (17/04)

Didampingi Kepala Dinas Sosial Oku Selatan Drs Endar Suhairi , Kepala Dinas DPMPD Oku Selatan Juproni S.pd, Kepada Dinas Kominfo Firman Bastari S.STP serta seluruh Kepala Bidang

Dikatakan Bupati, Seusai vidkon Kepada sejumlah awak media bahwa Vidkon tersebut membahas tentang bantuan sosial kepada masyarakat terkait dampak Covid-19 baik berupa sembako, PKH dan Bantuan langsung tunai (BLT)

 

Bupati menyampaikan akan keadaan yang saat ini sangat mendesak, hal ini akan mengalami kesulitan jika mau didata secara menyeluruh, “Mengingat saat ini situasi yang urgent (mendesak, red) maka secepat mungkin kita laksanakan bantuan akibat Cvid 19 ini,” terangnya.

Pernyataan itu menyusul ada nya kekhawatiran akan adanya bantuan tak tepat sasaran yang mungkin akan menjadi persoalan kedepannya.

“Rasa nya tak mungkin kita secara keseluruhan mendata untuk itu, lanjutnya,” saya perintahkan agar OPD terkait, Camat , Kepada Desa, Lurah serta RT/RW dapat melaksanakan dengan sebaik-baiknya,” kata Bupati.

Suasana video konferens Bupati Popo Ali Bersama OPD

Disinggung akan validitas dan maksimal data yang ada dirinya menyatakan akan terus mengupayakan, “Baik dari Data Base yang telah ada maupun adanya perubahan yang dilakukan semua ini harus kita upayakan semaksimal mungkin “, ujarnya.

Selain itu terkait akan kemungkinan akan adanya salah sasaran, Popo berkeyakinan ini akan sesuai peruntukannya.

“Nantinya tidak ada tumpang tindih dalam hal ini, saya harap bantuan tersebut tepat sasaran sesuai peruntukannya kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar nya.

“Maka saya menghimbau, sambung nya, “seluruh lapisan agar bersama kita awasi ini dan Kepada awak media pantau akan hal ini jika ada yang ganjil beri informasi kepada saya,” tegas dia.

Hal yang sama di katakan oleh kepala dinas Sosial Oku Selatan Drs Endar Suhairi yang menjelaskan,

Penerima bantuan ini diambil dari data Terpadu Kesejahteraan Sosial (TKS) sebanyak 34.808 Jiwa.

Menurutnya, ada sebanyak 8.286 jiwa penerima PKH dan Sebanyak 8.154 jiwa penerima sembako sementara terdapat 10.369 jiwa penerima BLT.

“Tetdapat sebanyak 9.522 jiwa miskin baru (Misbar) total keseluruhan 44.340 jiwa penerbangan Bansos,”papar Kadinsos Oku Selatan.

“Secara umum data tersebut sudah rampung hanya tinggal Sinkronisasi validasi data “, ia menjelaskan.

Menyoal Kartu Keluarga sejahtera Kadinsos menjelaskan, “untuk penerimaan perluasan sembako target bulan ini segera terealisasi,” terangnya.

“mekanisme nya mereka dapat Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dari Bank dan penerimaan mengambil sembako di warung sembako (Agen) yang telah ditunjuk oleh pihak Bank, “Endar menguraikan.

Sedangkan realisasi BLT Tunai pihaknya masih menunggu dari pusat.

“kita masih menunggu lebih lanjut dari pusat sampai saat ini masih mendata,” by name By address (nama dan alamat yang jelas, red) semoga secepatnya terealisasi “, ungkap Endar (Henafri)

 

hari pahlawan hari pahlawan hari pahlawan bantuan hukum grand fondo, danau ranau grand fondo, danau ranau sumpah pemuda, dinas pu sumpah pemuda, bappeda sumpah pemuda, bpkad hut kabupaten pasuruan hari jadi ke 1093 kabupaten pasuruan hari kesaktian pancasila peringatan kesaktian pancasila

Jendela Sastra