DPRD Kabupaten Pasuruan Pelototi Anggaran 77 Milyar dan Kinerja Satgas Covid 19

  • Bagikan
Gedung DPRD Kabupaten Pasuruan

Pasuruan, gesahkita – Dengan bertambahnya 10 pasien positif yang terpapar covid -19 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan, memanggil gugus tugas covid-19 dan  tidak mau dibilang pembiaran merebaknya virus corona, meski menyetujui pengajuan anggaran penangganan Covid-19 senilai Rp 77 Miliar di Kabupaten Pasuruan, namun wakil rakyat ini tetap mempelototi atau mengawasi kinerja Satgas Covid-19.

Joko Cahyono, salah satu anggota Pansus DPRD Kabupaten Pasuruan, mempertanyakan kinerja penanganan Covid 19 mulai dari perencanaan hingga penanganan. Hal ini ia ungkap disela sela acara musyawarah bersama satgas penanganan Covid 19 di Gedung DPRD Kabupaten Pasuruan, Senin, (13/04)

“Dewan minta pemaparan serta perencanaan penanganan Covid-19 di Kabupaten Pasuruan seperti apa implementasinya,” ujar politisi Nasdem itu..

Joko Cahyono, Anggota Pansus Covid 19 Fraksi Nasdem DPRD Pasuruan

Dirinya mengungkapkan rasa prihatinya akibat berubah nya Kabupaten Pasuruan dari Zona Hijau ke Zona Merah, “Satgas Covid 19 harus segera bergerak cepat menangani wabah ini, Kabupaten Pasuruan harus secepatnya terbebas dari corona virus,”tegas dia.

Baca Juga :  Donald Trump Policy For Foreign Worker Suspended Till End 2020

“Anggaran harus segera disalurkan setiap kelurahan atau desa untuk penanganan penyebaran virus mematikan ini, Hal yang terpenting harus segera terealisasi. Jangan sampai ngendok di atas, masyarakat di bawah sudah panik,” Joko dalam hal ini mendesak atas lambannya penanganan Covid 19 di Kabupaten Seribu Pasantren ini.

Senada dengan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Andri Wahyudi mengatakan, dampak Covid-19 ini sangat komplek sekali baik secara psikologis maupun perekonomian masyarakat.

Dirinya dengan tegas meminta Satgas gugus tugas Covid 19 harus segera bertindak cepat, dan tepat. “Agar masyarakat tidak panik serta tidak ada lagi  jumlah pasien yang terpapar virus corona,” kata dia.

Menurut Andre “Program bantuan terdampak corona seperti sembako harus segera didistribusikan ke bawah,” tandasnya.

Sementara itu ditempat yang sama, Sekda Kabupaten Pasuruan Agus Sutiadji menjelaskan, ada 30 lebih portabel dibagikan. Terkait anggaran Rp 77 miliar, pihaknya tidak akan berpatokan di situ.,'” dia menerangkan.

Baca Juga :  SN Warga Gunung Raya Masih Menunggu Hasil Swab Test

“Artinya, bisa bertambah dengan refocusing tahap dua, apabila penanganan Covid-19 dirasa belum selesai,” dia menambahkan

Dia pun mengurai bahwa, “Saat ini kita siapkan Rp 20 miliar dalam bentuk sembako akan diberikan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19,” jelasnya.

Pada kesempatan ini, Agus juga berpendapat bahwa, percepatan pencairan DD dan ADD juga sangat penting untuk membantu dalam percepatan pemberantasan covid-19.

Menurut, dia hal itu mengacu pada peraturan mentri desa yang baru ini di revesi tahun 2020 tentang penggunaan dana desa di karenakan adanya bencana nasional.

” dana desa 25-30{d16028d1ae91105ee2af888528e4abba9e896c46ed4da329dd7684c3747e71fa} boleh di buat untuk penanganan Parcepatan pemberantasan covid-19,” katanya.

Terkait atas keselamatan serta kesejahtraan tenaga medis dia akan memprioritaskan.

Selain itu soal ketersediaan pangan, Agus mengunkapkan,”cukup sampai bulan Oktober 2020, pihaknya sudah berkoordinasi dengan bulog, pasokan sembako aman dan tercukupi,” pungkasnya. (Pur)

banner ranau gran fondo

selamat hari santri nasinonal

hari santri nasinonal

Baner HUT Kemerdekaan RI Ke-76

HUT Kemerdekaan RI Ke-76

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan