Galian C Diduga Tak Kantongi Ijin Masyarakat Resah

  • Bagikan

Tumpahan Tanah Galian Dibawak Truk Kotori Jalan Warga Resah

BANYUASIN, GESAHKITA.com — Sejumlah titik galian C dalam wilayah Kabupaten Banyuasin terpantau dan diduga tidak mengantongi izin. Terlebih, berkurangnya kewenangan penuh dari pemerintah daerah dalam menertibkan galian C dalam beberapa tahun terakhir.

Dari hasil pantauan di lapangan, setidaknya ada satu titik yang diduga kuat merupakan titik lokasi galian C milik PT Mar yang di duga kuat tidak mengantongi izin, yang berlokasi di wilayah Desa Tanjung Laut, Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin.

“Benar kak, kami tahu persis, titik lokasi galian itu. Selain tidak mengantongi izin, dan ini bisa menyebahkan lakalantas di jalan poros Trans Pulau, karena tumpahan tanah mobil pengangkut tanah tersebut yang membuat jalan poros Trans Pulau Rimau menjadi licin. Apa lagi di musim penghujan saat ini,” kata Tokoh pemuda Banyuasin Periadi, SE pada  media ini, Senin (27/04).

Baca Juga :  Saat Hadiri Sunatan Massal, Doa Askolani Semogah Jadi Generasi Penerus Kabupaten

Kata dia, Ini galian C  PT. Mar membuat pengguna jalan resah dan mohon kepada pemerintah Kabupaten Banyuasin, galian yang tidak mempunyai izin mohon di tertibkan.

“Yang kita dengar itu punya PT MAR. Masalah inipun akan kita sampaikan ke pak Camat Suak Tapeh maupun dewan perwakilan daerah kita,” ujar dia.

Dia sangat menyayangkan jika daerah kecolongan soal Galian C. Sebab, pajak Galian C bisa menjadi tambahan buat PAD. ” Kan kalau jelas ada izinya bisa menambah PAD Banyuasin,” ucap dia seraya menyebut bahwa luas galian ini kurang lebih 2 hektare dan sudah beroperasi selama 1 bulan.

Sementara Kades Tanjung Laut dan Camat Suak Tapeh sampai berita ini di terbitkan saat di mintai konfirmasinya lewat pesan WhatsApp, belum memberikan jawaban. (Indera)

banner ranau gran fondo

selamat hari santri nasinonal

hari santri nasinonal

Baner HUT Kemerdekaan RI Ke-76

HUT Kemerdekaan RI Ke-76

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan