Pihak Berwenang Diminta ‘Pelototi’ Kepentingan Galian C

  • Bagikan
Saat bincang di kantor camat suak tapeh
Saat bincang di kantor camat suak tapeh

Terkait Galian C, Pemkab Diminta Tegas Awasi Pemain Tak Berizin

BANYUASIN, GESAHKITA.com- Para pengusaha galian C yang memiliki Izin penambangan di kawasan Desa Meranti Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin. Mereka mengeluhkan jika petugas terkait masih membiarkan galian tak berizin masih tetap beroperasi. Tak hanya itu mereka juga meminta Pemkab Banyuasin ikut meninjau langsung ke lapangan. Karena hal tersebut dapat mencegah kebocoran dari sektor pajak.

Hal tersebut diungkapkan Periadi, SE selaku pengusaha dari CV Tugau Mandiri saat menemui Camat Suak Tapeh Sashadiman Ralibi, S.Ag., M.Si. kedatangan Periadi, selain untuk melaporkan kepada Camat Suak Tapeh terkait banyaknya Pengusaha Galian C yang tidak berizin, juga menyerahkan copy bukti surat izin usahanya untuk bisa diketahui Camat Suak Tapeh.

Periadi mengatakan babwa usaha galian C yang telah dijalaninya telah berizin, dan dirinya minta agar aparat yang berwenang melakukan penertiban terhadap galian tak berizin yang selama ini masih terus beroperasi. “Mana keadilan buat saya,” ujarnya di hadapan Camat Suak Tapeh Sashadiman Ralibi di dampingi Kasi Trantib Suhendra, Selasa (28/04).

Baca Juga :  Diduga Kesal Tak Puas Pembagian BLT Kantor Desa Dibakar

Dirinya mengaku jika Beban pajaknya bertambah. Sementara galian yang tak berizin masih leluasa beroperasi. “Jika tau seperti ini dulu saya tak perlu mengurus izin, toh sama masih bisa beroperasi,” keluhnya.

Dirinya mengaku dulu mempunyai dua izin galian C. Hanya saja waktu itu dirinya kewalahan untuk menjual hasil usahanya. Pasalnya, harganya kalah murah dengan harga galian yang tidak memiliki ijin. Sementara, bagi pengusaha yang berijin harganya lebih mahal. “Intinya ada persaingan yang tidak sehat antara pengusaha yang berizin dan tidak memiliki izin,” tegasnya.

Sementara Camat Suak Tapeh Sahadiman Ralibi menegaskan jika selama ini PAD dari sektor galian C sudah banyak hilang . Hal ini membuat anjloknya PAD dari sektor galian C. Pihaknya juga meminta jika eksekutif yang membidangi lebih gencar turun kelapangan melakukan peninjaun. Jika terus dibiarkan PAD dari sektor Galian C akan terus jeblok.

Baca Juga :  Wawako Prabumulih Ungkap Istrinya Positif

Dirinya menjelaskan untuk mencapai target PAD dari sektor galian pihaknya akan melakukan koordinasi dan fasilitasi untuk dua ijin yang keluar dari dua intansi Yakni berkoordinasi dengan perizinan dan Satpol PP Banyuasin. Selanjutnya Satpol PP Banyuasin sendiri berkoordininasi dengan DLH. (Indera)

banner ranau gran fondo

selamat hari santri nasinonal

hari santri nasinonal

Baner HUT Kemerdekaan RI Ke-76

HUT Kemerdekaan RI Ke-76

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan