Khofifah Ijinkan Warga Jatim Shalat Ied Bersyarat

  • Bagikan

 


SURABAYA, GESAHKITA com -Pemerintah Jawa Timur yakni Gubernur Khofifah Indar Parawansa, memberikan relaksasi bagi warga Jawa Timur yakni memperbolehkan warga Jatim melaksanakan Salat Idul Fitri atau Ied berjamaah di masjid pada Minggu (24/5) nanti.

Kendati demikian ada beberapa syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi oleh warga ketika menunaikan salat sunat Ied tersebut. Syarat tersebut sesuai protokol kesehatan.

Syarat pertama, jamaah harus menggunakan masker. Kedua, pengaturan saf shalat minimal 2 meter.

Kemudian ketiga, penyelenggara wajib menyediakan air yang mengalir untuk membasuh tangan beserta sabun. Syarat keempat, dilakukan pengecekan suhu badan. Serta syarat kelima khotib dan imam salat mempersingkat khotbah dan bacaan salat.

Ketentuan dan Syarat tersebut diatur melalui surat edaran yang dikeluarkan Sekretariat Daerah Pemprov Jawa Timur tertanggal 14 Mei 2020 dan ditandatangani Sekdaprov Jawa Timur Heru Tjahjono atas nama Gubernur Jawa Timur.

Baca Juga :  Khofifah Tetapkan Lumajang Zona Merah Corona

Dalam Surat Edaran nomor 451/7809/012/2020 itu dijelaskan, ini merupakan relaksasi aturan PSBB merujuk pada Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 28 tahun 2020 tentang Panduan dan Jaifiat Takbir dan Salat Idul Fitri di tengah pandemi Covid-19.(Purwadi)

banner ranau gran fondo

selamat hari santri nasinonal

hari santri nasinonal

Baner HUT Kemerdekaan RI Ke-76

HUT Kemerdekaan RI Ke-76

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan