Ketua TP PKK Berikan Pointer Persoalan Sampah di Oku Selatan

  • Bagikan

Menyoal Sampah di Oku Selatan Sejumlah Catatan Jadi Rekomendasi

MUARADUA, GESAHKITA com–Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan laksanakan rapat dalam rangka mencari solusi terkait dengan penanggulangan kebersihan sampah dibeberapa zona kebersihan kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan.

Rapat yang digelar diruang rapat terbatas Sekda ini dipimpin oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Drs. H. Herman Azedi, SKM., M.M. dalam hal ini mewakili Bupati OKU Selatan Popo Ali M., B.Com. yakni membahas penanggulangan kebersihan sampah dikabupaten OKU Selatan khususnya zona kebersihan diobjek wisata danau ranau Kamis(28/05/2020).

Rapat ini turut dihadiri oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Hermansyah Said, S.IP., Ketua TP-PKK OKU Selatan Isyana Lonetasari Popo Ali, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman, Beserta Para Pejabat atau Staf teknis yang membidangi di setiap OPD, Aktivis Pemuda dari Ranau Raya, Admin Sosmed Potret Ranau, Ranau Info.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
dalam sambutannya menyampaikan laporan bahwa dinas lingkungan hidup dalam melaksanakan kebersihan sudah menyiapkan 204 orang tenaga kebersihan yang dibagi dalam beberapa zona dikabupaten Ogan Komering Ulu Selatan.

Baca Juga :  Permen KLHK Diduga Akal Bulus Loloskan Korporasi Babat Hutan

Terkait dengan permasalahan sampah Dinas Lingkungan Hidup menyampaikan bahwasanya ada pengawas / Koordinator Lapangan yang bertugas mengawasi para tenaga kerja kebersihan ditiap zona khususnya zona ranau raya untuk menjaga kebersihan sampah.

Dalam laporannya juga Kepala Dinas Lingkungan Hidup menjelaskan suasana lebaran idul fitri tingkat sampah semakin meningkat sehingga petugas kebersihan kewalahan yang mengakibatkan tingkat kebersihan tidak optimal.

“Ditambah terbatasnya tenaga kerja dilingkungan objek wisata danau ranau, ” dia menerangkan.

Kadin lingkungan hidup berharap keterlibatan kita semua untuk mengatasi permasalahan sampah terutama kesadaran masyarakat untuk membuang sampah ketempat yang disediakan. karena petugas kebersihan tidak bisa stanby

Sementara itu, Ketua TP-PKK OKU Selatan isyana lonetasari Popo Ali dalam sambutannya menjelaskan bahwa walaupun dalam suasana wabah covid-19 berharap untuk tidak mengurangi semangat dalam menyelesaikan permasalahan kebersihan di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan.

Dia mengajak untuk bersama-sama para peserta rapat disini mencari solusi terbaik terkait dengan penanggulangan kebersihan agar terciptanya kabupaten OKU Selatan yang bersih.

Baca Juga :  Anggota Komisi IV DPR RI Menyoal Anggaran Terlalu Kecil Di KKP

“kendala dari sampah khususnya diranau raya sudah terjadi sejak lama dan harus diselesaikan yang utama adalah kepedulian harus ditanamakan dari diri sendiri terlebih dahulu. terangnya

Dalam pertemuan ini juga, guna mencari solusi persoalan sampah ini, Ketua TP PKK mencatat sebagai pointer mencari solusi dari permasalahan kebersihan sampah diantaranya, 1. kendalanya apa saja ?, 2. bentuk kotak sampah seperti apa saja ? dan 3. solusinya apa saja ?

Asisten II H. Hermansyah Said, S.I.P
dalam sambutannya yang membawahi Dinas lingkungan hidup untuk menindaklanjuti secara berkala dengan melibatkan rekan-rekan dilapangan.

“kedepan kita akan mengekplore lagi terkait dengan pembersihan sampah. dengan mengadakan sosialisasi dan melibatkan instansi terkait terutama camat kepala desa dan masyarakat,” tukasnya

Asisten III juga dalam tanggapannya Belum adanya TPA Utama dan TPA Pembantu khususnya di area ranau ada beberapa penyebabnya didapat dari kiriman dari beberapa sungai yang melewati permukiman penduduk diantaranya sungai yang bersumber dari Provinsi Lampung dan Sungai yang bersumber dari anak sungai ranau yang masuk ke danau sehingga membawa sampah masuk ke obejk wisata danau ranau.

Baca Juga :  Bersama Dinas Pertanian Lantamal IV Kepri Panen Raya Ikan Kerapu Di Kampung Bugis

Asisten III berharap ada perencanaan komperensif yang harus dilakukan dalam penanggulangan sampah.

“terutama sungai dibanding didekat ponton danau ranau yang menyebabkan sampah masuk ke danau, setiap tahun atau setiap event selalu diadakan koordinasi terkait dengan pembersihan danau,” terangnya.

Asisten III juga berharap setiap toko diberikan sosialisasi melalui OPD. “terutama Pasar yang merupakan penyumbang sampah, kemudian sekolah-sekolah untuk sungai memasang jeruji besi untuk menampung sampah agar tidak masuk ke danau serta keterlibatan Pemerintah desa dalam penanganan sampah,” tandasnya.

Rapat pun berekahir dengan mengambil Kesimpulan yakni, penambahan tenaga kerja, penambahan kotak sampah dan pembagian shift bagi tenaga kerja.

Terkait sampah masuki danau ranau maka harus dilaksanakan pengecekan serta disediakannya perencanaan yang komperehensif dalam penanggulangannya.

Sementara efektivitas fungsi pengawasannya bagi beberapa zona dikabupaten OKU Selatan harus ditegakkan.

Pada akhirnya semua sepakat akan dilaksanakan rapat koordinasi lanjutan untuk penanggulangan kebersihan oleh pemerintah daerah. (Henafri)

banner ranau gran fondo

selamat hari santri nasinonal

hari santri nasinonal

Baner HUT Kemerdekaan RI Ke-76

HUT Kemerdekaan RI Ke-76

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan