KORBAN BERJATUHAN REFORMA AGRARIA SANGAT MENDESAK

KRASS Mengundang Press Konferens Atas Penyiraman Air Keras Pada Kiyai Bojek

PALEMBANG, GESAHKITA com-Mengutip yang dikatakan Komedian Bintang Emon atas perkara yang dijatuhkan pada pelaku penyiraman Air Keras Penyidik KPK Novel Baswedan.

Dalam video nya itu sindiran dari youtuber sekaligus komedian kocak itu menyebut, ” Ya yang nama nya Air Keras, tentunya itu dari namanya saja itu Air dibuat untuk pelaku Kekerasan,” ucap Bintang dengan gaya khas dialeknya anak muda Jakarta itu.

Isu hukuman yang terkesan ringan bagi pelaku kekerasan terhadap penyiraman Penyidik KPK,  Novel Baswedan itu dipandang terlalu ringan mematik sinis para netizen masih berlangsung hingga saat ini bahkan sedang pada puncak puncaknya.

Yang terjadi ternyata malah buruk nya penegakan hukum itu ternyata jauh dari membangun kata “Efek Jera”.

” Air Keras” menjadi senjata membungkam para pejuang penegak kebenaran dan keadilan di bumi pertiwi ini, sebab sedang hangat hangat nya maki dan sinis di pusat bisnis dan pemerintahan di Jakarta, Eh..malahan di sudut Kabupaten Oku Timur Sumatera Selatan, kekerasan serupa terjadi menimpah aktivis agraria kembali
mengalami  Penyiraman Air keras. Pada malam 21:30 WIB tepat nya, Jumat, ( 19/06 ).

Erisyadi atau lebih di Kenal dengan nama Kiyai Bojek selama ini adalah salah satu anggota aktif  Serikat Tani Nasional Desa Campang Tiga Ulu Kab OKU Timur yang ikut aktif memperjuangkan Tanah Masyarakat Campang Tiga Ulu yang bersengketa dengan PT LPI.

Jika kejadian yang menimpa Novel Naswedan pada subuh masih sepi dilakukan dengan sembunyi sembunyi, hampir mirip dengan yang dilakukan oleh pelaku yang menyerang Erisyadi dilakukan pada 21.30 WIB malam hari juga dilakukan dengan cara diam diam.

Hal itu diungkap Dedek Chaniago
Selaku Sekjen, Komite Reforma Agraria Sumatera Selatan (KRASS) kepada GESAHKITA com, Senin (22/06)

Pihaknya menganggap itu perbuatan Biadap dan mengutuk keras Serta meminta aparat hukum harus usut tuntas persoalan yang menimpah rekanya itu.

Bagi Dedek itu adalah tindakan main hakim sendiri dan dibaca sebagai upaya membungkam kegiatan dan perjuangan kaum tani yang sedang memperjuangkan hak hak agraria.

Ini yg kami sebut DARURAT AGRARIA DI SUMSEL ITU NYATA

Selanjutnya pada kesempatan ini juga KRASS mengundang  seperti berikut ini,

Asalamuaikum, Wr Wb.
Salam Reforma Agraria.
Komite Reforma Agraria Sumatera Selatan (KRASS) Mengundang kawan2x media dan terbuka untuk umum dalam Konfrensi Pers lewat Zoom Meeting “DARURAT AGRARIA DI SUMSEL ITU NYATA”
pembunuhan, penganiayaan dan penyiraman air keras kepada PETANI yang sedang berjuang menuntut keadilan Hak Atas Tanah.
Pada: Senin (22 Juni 2020)
Pukul : 10.00 – 12.00

Cara masuk ke zoom meeting
1. Dwounloud Aplikasi Zooom Meeting
2. Klik link Zoom Meeting yg sudah di share.
3. Tunggu konfirmasi host.

Dedek Chaniago Dua (Host)
Join Zoom Meeting
https://us04web.zoom.us/j/72331300193?pwd=QXR0ZFRVOWJPcHVkMWRsN0Yyb21aUT09

Meeting ID: 723 3130 0193
Password: 6V5KuD

Sunber : Rilis

Editor : Ali Goik