Destinasi Wisata Palembang Sayang Ditinggalkan

  • Bagikan
Destinasi Wisata Palembang Sayang Ditinggalkan
Destinasi Wisata Palembang Sayang Ditinggalkan, Foto Suasana Punti Kayu Hutan Wisata Palembang

PALEMBANG, GESAHKITA com–Kota majemuk dengan adat istiadat memiliki kekayaan kultur tradisi yang unik ternyata menyimpan tempat yang baik untuk para pelancong yng datng kesini.

Palembang sebagai Ibukota Privinsi Sumatera Selatan memang memiliki proyek-proyek besar, seperti pembangun sirkuit MotoGP dan juga sirkuit Formula One. Selain itu dilihat dari historinya pernah menjadi pusat peradaban terbesar di Asia Tenggara, yakni adanya Kerajaan Sriwijaya. Terlepas dari semua itu di Bumi Sriwijaya ini juga menyimpan tempat wisata di Sumatera Selatan yang mampu menggaet wisatawan asing untuk datang melihatnya. Dan berikut ini tempat wisata di Kota Palembang yang sangat wajib untuk kamu kunjungi.

  1. Al Qur’an Al Akbar

Inilah Al Qur’an raksasa yang diklaim sebagai Al Qur’an terbesar di dunia. Al Qur’an Al Akbar ini ada 30 juz ayar suci yang dipahat di atas kayu tembesu dengan ukuran 1,7 meter x 1,3 meter. Untuk pengerjaan karya seni yang luar biasa ini dilakukan selama 6 tahun, mulai pengerjaan di tahun 2002 dan selesai di tahun 2008 lalu secara resmi dipublikasi pada tahun 2012, yang diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono waktu itu. Kina Al Qur’a Al Akbar menjadi tempat wisata di Sumatera Selatan yang memang khususwisata religi bagi umat muslim. Dan destinasi ini tidak hanya menarik wisatawan domestik saja, tapi juga wisaatawan asing yang banyak berdatangan dari kawasan Arab. Untuk lokasinya sendiri terletak di Kelurahan dan Kecamatan Gandus. 

  1. Amanzi Waterpark

pembuatan Amanzi Waterpark ini sangat menarik dengan nuansa Afrika membuatnya sangat berbeda dengan dua waterpark yang ada di Kota Palembang. Seperti berpetualang di alam liar, seperti Sungai Nile atau Kilimanjaro Tower menjadi waterpark yang sangat unik. Tak heran juga jika waterpark yang terletak di Kompleks Perumahahn Citra Grand Dity ini selalu ramai dikunjungi wisatawan ketika akhir pekan atau pas hari liburan. Selain konsep yang unik tadi, tempat wisata di Sumatera Selatan ini juga memiliki perosotan yang sangat besar dan juga tinggi. Jika kamu suka dengan menguji adrenalin kamu, maka perosotan ini sepertiya cocok buat kamu. Untuk biaya masuknya memang sedikit lebih mahal jika dibandingkan dengan Fantasy Island, harganya mulai dari Rp. 50.000 hingga Rp. 100.000 di hari Minggu.

  1. Arung Jeram Sungai Musi

Di Sungai Musi memang sangat sering diadakan event skala internasional, seperti event International Musi Triboatton. Selain itu bagi penggiat arung jeram atau yang memiliki hobo rafting, juga sering merealisasi hobinya dengan arung jeram di Sungai Musi. Mungkin terlihat begitu tenang tanparintangan, tapi di kawasan tertentu akan meningkatkan adrenalin kamu. Cukup menyenangkan ketika kamu berarung jeram di Sungai Musi, kamu bisa menikmati daerah pedesaan di Kota Palembang, dan juga berbagai destinasi wisata menarik yang ada di pinggiran Sungai Musi. Dan memang hingga kini Sungai Musi tetap menjadi tempat wisata di Sumatera Selatan yang sangat wajib untuk dikunjungi.

 4.Benteng Kuto Besak

Menurut para ahli sejarah Benteng Kuto Besak ini dibangun pada tahun 1780 oleh Sultan Mahmud Badaruddin I dan hingga kini benar-benar masih kokoh berdiri. Bangunan temboknya berdiri setinggi 10 meter ini menjadi pertahanan terakhir yang cukup ampuh ketika itu. Namun karena kalah peperangan pada tahun 1821, akhirnya Belanda merampas Benteng Kuto Besak dan mengasingkan Sultan Mahmud Badaruddin ke Maluku. Kini benteng ini menjadi tempat wisata di Sumatera Selatan yang membuat wisatawan asing saja ingin melihatnya lebih dekat. Hal ini karena Benteng Kuto Besak termasuk sebagai cagar budaya yang dimiliki oleh Kota Palembang.

 

  1. Bundaran Air Mancur Palembang

 

Inilah titik nol Kota Palembang yang menjadi tempat berkumpulnya warga dan juga wisatawan yang mendatangi Kota Palembang. Keindahannya sangat terlihat ketika malam hari, pencahayaan yang cukup terang membuat air mancurnya terlihat begitu artistik. Dan Bundaran Air Mancur Palembang ini menjadi spot selfie yang instagramable banget. Tak akan lengkap wisata kamu ketika berkunjung di Kota Palembang tanpa mampir di tempat wisata di Sumatera Selatan yang satu ini. Malam akan semakin terasa indah dan waktu yang tepat memang bersantai di Bundaran Air Mancur sembari menikmati keindahan Kota Palembang di malam hari.

 6.Danau Opi

Pengin menguji adrenalin kamu dengan mencoba menaiki banana baoat di Kota Palembang?? Datang saja di Danau Opi yang terletak di kompleks perumahan Ogan Permata Indah Jakabaring. Wahana air seperti banana boat adalah salah satu tujuan wisatawan mengunjungi Danau Opi, selain itu ya sudah pasti menikmati panorama Danau Opi yang cukup eksotis yang sangat ekat dengan perkampungan atau perumahan. Tidak hanya banana boat saja, tapi adanya perahu yang siap mengajak kamu berkeliling di Danau Opi dan menikmati indahnya danau. Selain itu bagi para traveler yang hobi memancing, juga banyak spot-spot memancing yang akan memberikan kejutan sensasi sstrike ikan air tawar Danau Opi.

  1. Fantasy Island

Salah satu destinasi wisata yang mampu menyedot banyak wisatawan yang datang dari luar Kota Palembang, salah satunya adalah Fantasy Island. Inilah waterboom yang sangat megah yang berada di Kota Palembang, yang menjadi kebanggan warga Kota Palembang. Tempat wisata di Sumatera Selatan ini memiliki berbagai permainan air yang akan memanjakan setiap wisatawan yang datang. Mulai dari kolam renang anak dan dewasa, perosotsan, waterboom, tsunami river, dan bahkan ada track buat bermain gokart. Dan salah satau yang menjadi favorit wisatawan adalah papan seluncur yang sangat tinggi dan juga panjang. Untuk harga tiketnya tergolong relatif murah yang hanya Rp. 50.000 per orangnya. Untuk lokasinya sendiri terletak di Kelurahan Karya Jaya, dan masih berada di dalam Kecamatan Kertapati. 

  1. Hutan Wisata Punti Kayu

Tempat wisata di Sumatera Selatan ini benar-benar sangat menarik dan seperti semua obyek wisata menjadi satu di Hutan Wisata Punti Kayu. Kamu bisa menikmati berjajarnya hutan pinus, sembari menaiki gajah atau kuda yang disewakan di dalam hutan wisata ini. Atau kamu bisa bersantai di gazebo sembari memberi makanan ringan untuk monyet-monyet yang berkeliaran. Bisa juga kamu menikmati kolam yang cukup luas sambil mengayuh perahu sepeda, atau perahu bebek. Yang terakhir nih kamu bisa selfie di atas jembatan gantung yang juga cukup banyak kera yang mungkin saja mau ikutan selfie. Hutan Wisata Punti Kayu memang sangat lengkap dan juga menjadi destinasi favorit para warga Kota Palembang ketika akhir pekan dan musim liburan.

  1. Jakabaring Sport City

Berawal dari perhelatan pesta olah raga tingkat nasional PON pada tahun 2004 akhirnya Jakabaring Sport City semakin dikembangkan dan pada tahun 2011 menjadi tuan rumah untuk mengadaan event Sea Games. Dan nanti tahun 2018 mendatang akan ada lagi perhelatan Asean Games dan sangat terlihat mulai sekarang udah dilakukannya pembangunan tempat olahraga baru dan juga perbaikan venue-venue yang lama. Mulai dari fasilitas seperti stadion atletik, stadion akuatik, arena ski air, arena sepatu roda, dan tidak ketinggalan Stadion kebanggaan masyarakat Kota Palembang, yakni Stadion Gelora Sriwijaya. Jakarta Sport City ini nantinya tidak hanya sebagai tempat untuk berbagai aktifitas olahraga saja, tapi juga menjadi tempat wisata di Sumatera Selatan yang akan menyedot lebih banyak wisatawan untuk datang.

Baca Juga :  Indonesian Work Permit Regulations

 

  1. Jembatan Ampera

Tak lengkap wisata kamu ketika berada di Kota Palembang tanpa mengunjungi destinasi wisata ikonik Jembatan Ampera. Inilah bangunan kebanggaan masyarakat Kota Palembang yang berdiri di atas urat nadi perekonomian Kota Palembang, yakni Sungai Musi. Ketika berada di Jembatan Ampera maka sangat wajib selfie dan momen paling tepat adalah ketika malam hari. Pancaran lampu terang yang ada di Jembatan Ampera memancarkan siluet nan indah. Sedikit sejarah tentang tempat wisata di Sumatera Selatan ini dibangun oleh harta rampasan tentara Jepang yang telah kalah perang ketika itu. Dan Jembatan Ampera ini dibangun pada tahun 1962 dan memiliki panjang 1.177 km. banyak spot untuk menikmati kemegahan Jembatan Ampera, dan memang kebanyak di pinggir-pinggir jembatan sembari mencicipi kuliner khas Palembang yang banyak dijajakan di pinggiran Sungai Musi.

  1. Kampung Arab Al Munawar

Usia Kampung Arab Al Munawar ini hampir sama tuanya dengan Kampung Kapiten yang berdekatan dengan Jembatan Ampera. Kamu juga bisas menemukan banyak rumah-rumah yang usia ratusan tahun, tapi masih kokoh berdiri. Ada beberapa rumah adat Palembang dan juga ada rumah yang memiliki gaya Eropa atau perpaduan diantara kedua budaya tersebut. Tempat wisata di Sumatera Selatan ini juga bisa menjadi wisata religi bagi umat Islam,karena di Kampung Arab Al Munawar ada Kitab Al-Qur’an yang usianya lebih dari 250 tahun yang ditulis dengan menggunakan tinta emas. Sangat menarik memang kampung ini dan setiap lorong-lorong rumah serasa kamu dibawah di eropa karena bangunan-bangunan yang tua. Sudah pasti instagramable banget kan. Untuk lokasinya sendiri terletak di Kelurahan 13 Ulu dan berada di Kecamatan Seberang Ulu atau di tepian Sungai Musi.

  1. Kampung Kapitan

Inilah salah satu kampung tertua yang ada di Palembang yang usianya kemungkinan hampir 300 tahun. Sedikit cerita tentang Kampung Kapitan ini dulu ada seorang perwira dari Dinasti Ming yang menjabat sebagai seorang Kapitan karena diangkat oleh Belanda ketika itu. Dan tugasnya kalau sekarang hampir seperti Camat tetapi sedikit lebih tinggi dan lebih rendah dari Walikota. Dan jabatan ini selalu turun-temurun hingga ke generasi 12. Kamu juga masih bisa menjumpai sebuah rumah kediaman Kapitan pertama yang hingga kini masih berdiri kokoh, hanya ada perbaikin di beberapa bagian rumah. Selain mengunjungi rumah bersejarah, kamu juga bisa menikmati keindahan panorama Sungai Musi dan juga indahnya Jembatan Ampera. Tempat wisata di Sumatera Selatan ini memang sangat wajib kamu kunjungi karena memang sangat identik dengan Kota Palembang. Untuk secara administratif masuk di Kelurahan 7 Ulu, dan berada di dalam Kecamatan Seberang Ulu 1.

  1. Kantor Wali Kota Palembang

Bangunan yang satu ini memiliki sejarah yang cukup panjang. Mulai dari kantor pemerintahan Belanda hingga diambil alih oleh Jepang dan dijadikan sebagai Kantor Residen Pemerintahan Jepang waktu itu. Dan baru pada tahun 1963 dijadikan sebagai pusat pemerintahan Kota Palembang. Arsitekturalnya sangat unik dengan gaya Eropa dan dulu pada bagian atas gedung digunakan untuk menara air. Maka ada yang menjulukinya sebagai Kantor Ledeng. Bangunan yang bernilai sejarah ini sekarang juga menjadi tempat wisata di Sumatera Selatan, tapi untuk memasukinya juga harus mendapatkan ijin terlebih dahulu. Yang sangat menarik adalah interiornya dan jug ataman hijau di dalam gedung, jadi suasananya benar-benar adem. 

  1. KIF Park atau Kambang Iwak Family Park

Yang sangat menarik di Kambang Iwak Family Park ini adalah tidak adanya biaya masuk ke dalam taman alias gratis. Tak heran juga akhirnya banyak sekali warga yang mengunjungi taman ini, apalagi ketika musim liburan. Cukup lengkap failitasnya yang ada di dalam taman seperti adanya taman bermain anak-anak, jogging track, dan juga danau kecil. Panoramanya juga sangat indah, dan yang pasti sangat adem karena banyak pepohonan yang ada di pinggiran kolam atau danau. Konon dulunya digunakan oleh tentara Belanda sebagai tempat bersantai dan arena hiburan para tentara Belanda. Tempat wisata di Sumatera Selatan ini cukup bersih, dan seperti cocok deh buat tempat selfie kekinian yang ada di Kota Palembang. Ada jembatan yang berwarna merah di atas danau kecil, yang biasanya anak-anak muda pada selfie disana.

  1. Klenteng Chandra Nadi

Tingginya taingkat toleransi yang ada di Kota Palembang sudah terbangun sejak era Kesultanan Palembang Darussalam. Sangat terlihat bahwa Klenteng Chandra Nadia tau Klenteng Soei Goeat Kiong dibangun pada tahun 1773 yang mana ketika itu masa kejayaan Kesultanan Palembang Darussalam. Klenteng Chandra Nadi selain menjadi cagar budaya juga sebagai tempat peribadahan umat Tionghoa. Dan kini juga menjadi tempat wisata di Sumatera Selatan yang cukup membuat kagum wisatawan yang datang, karena usianya yang sudah ratusan tahun hingga kini masih berdiri kokoh. Klenteng ini sangat ramai ketika Imlek, bahkan tidak hanya etnis Tionghoa saja, tapi masyarakat pribumi juga berbaur menjadi satu di Klenteng Chandra Nadi, sebagai bentuk toleransi antar umat beragama.

  1. Kompleks Makam Ratu Bagus Kuning

Menurut kisahnya Ratu Bagus Kuning ini keturunan dari Syaidi Syech Zain Al-Abid Yaman yang masih keturunan Nabi Muahammad dari istri pertma Siti Fatimah. Dan beliau ini ikut melawan kolonial Belanda pada tahun 1658. Ada yang unik di makam ini, yakni adanya banyak monyet baik yang ada di dalam makam atau di luar makam yang berkeliaran di lapangan golf. Konon kisahnya Ratu Bagus Kuning ini mengalahkan Siluman Kera berekor panjang lalu siluman tersebut berjanji akan selalu menemani Ratu Bagus Kuning, sampai saat ini. Tempat wisata di Sumatera Selatan ini memang sebagai wisata ziarah yang biasanya sangat ramai dikunjungi peziarah ketika memasuki bulan ramadhan.

 17. Makam Gede Ing Suro

Inilah makam dari seorang yang mampu merubah Kerajaan di Palembang pada waktu itu menjadi Kerajaan Islam. Dan beliau ini memang sangat disegani, karena beliau menjadi salah satu tokoh berdirinya Kerajaan Kesultanan Palembang Darussalam. Ki Gede Suro adalah seorang putra bangsawan dari Kerajaan Demak yang karena ada kekisruhan di Demak lalu beliau hijrah ke Palembang. Kie Gede Suro wafat pada tahun 1587 dan dimakamkan di atas candi, dan makamnya beliau ini paling panjang sendiri dibandingkan 38 makam lainnya, yang tak lain juga bangsawan Demak. Dan tempat wisata di Sumatera Selatan ini kini selain sebagai wisata ziarah juga telah menjadi warisan dunia dan sekarang lebih dikenal sebagai Taman Purbakal Ki Gede Ing Suro, utnuk lokasinya sendiri terletak di Kelurahan 1 Ilir, Kecamatan Ilir TImur II.

Baca Juga :  Tentang Surat Wasiat

 

  1. Makam Kawah Tengkurep

Arsitektural kompleks makam ini sungguh mencerminkan adanya akulturasi budaya antara Melayu, China, dan India. Makam Kawah Tengkurep ini dibangun pada tahun 1728 yakni pada era Sultan Mahmud Badaruddin I atau Jaya Wikramo dan atas perintah beliau lah makam ini dibangun. Di makam ini kamu bisa berziarah dan juga belajar sejarah Islam dari awal Kesultanan Palembang Darussalam yang berawal dari Sultan Abdurrahman hingga Sultan Mahmud Badaruddin II. Selain menjadi tempat wisaata di Sumatera Selatan, Makam Kawah Tengkurep ini juga termasuk cagar budaya dan begitu bernilai sejarahnya bagi rakyat Palembang. Ketika hari-hari tertentu makam ini begitu ramai dikunjungi para peziarah, salah satunya ketika Hari Raya Idul Fitri akan sangat banyak sekali para peziarah yang mendatangi Makam Kawah Tengkurep. Untuk lokasinya sendiri cukup dekat dengan Sungai Musi atau berada di Kelurahan 3 Ilir yang masih berada di Kecamatan Ilir Timur II. 

  1. Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin II

Sisa-sisa kejayaan masa lalu yang hingga kini masih berdiri kokoh meskipun tetap adanya perbaikan di berbagai sisi. Inilah masjid peninggalan dari Kesultanan Palembang yang dibangun oleh Sultan Mahmud Badaruddin I para tahun 1738 sebagai peletakan batu pertama hingga 1748 untuk peresmiannya. Masjid yang sangat megah dan menjadi masjid terbesar di Provinsi Sumatera Selatan ini dirancang oleh orang Eropa. Arsitekturnya mengambil gaya eropa, china, dan nusantara benar-benar akulturasi budaya yang menghasilkans ebuah karya yang mengagumkan. Selain Jembatan Ampera masjid ini juga menjadi kebanggaan warga Kota Palembang dan menjadi tempat wisata di Sumatera Selatan khususnya wisata religi bagi umat Islam.

  1. Masjid Cheng Ho

Sebenarnya masjid ini dinamakan Masjid Al Islam Muhammad Cheng Ho, namun kebanyakan warga lebih suka menyebutnya sebagai Masjid Cheng Ho. Masjid ini benar-benar menunjukkan toleransi umat beragama yang dituangkan di dalam arsitektural masjid. Perpaduan budaya antara China, Melayu, dan budaya Islam sendiri sangat kental di Masjid Cheng Ho. Konsep dalam pembangunan masjid ini sebagai bentuk penghargaan atas Cheng Ho yang telah menyebarkan agama Islam hingga ke Indonesia dan juga pada orang Tionghoa. Adanya dua menara di kedua sisi masjid dan bertingkat lima memiliki makna yang cukup dalam. Dua menara yang berarti habluminallah dan habluminnas, dan tingkat lima sebagai jumlah sholat yang lima waktu dalam sehari. Tempat wisata di Sumatera Selatan ini juga sebagai wisata religi bagi umat Islam, yang lokasinya berada di Seberang Ulu I.

  1. Monumen Perjuangan Rakyat

Tidak diragukan lagi seperti apa perjuangan rakyat Palembang ketika melawan kolonialime Belanda waktu itu. Bahkan tidak hanya rakyat biasanya saja yang menjadi pejuang, tapi juga Sultan Mahmud Badaruddin juga ikut berjuang meskipun pada akhirnya diasingkan ke Maluku. Oleh karena besarnya perjuangan rakyat Palembang, tak heran jika Monumen Perjuangan Rakyat ini dibangun begitu megahnya dan tetap memiliki nilai seni yang tinggi. Jadi tak lengkap wisata kamu jika tidak mengunjungi tempat wisata di Sumatera Selatan ini. Untuk lokasinya sendiri terletak di Kelurahan 19 Ilir yang berada di dalam wilayah Kecamatan Ilir Barat I.

  1. Museum Balaputra Dewa

Sangat menarik koleksi benda peninggalan jaman dahulu yang ada di dalam Museum Balaputra Dewa. Mulai dari zaman megalith dan memang di Provinsi Sumatera Selatan banyak sekali ditemukan situs-situs megalith. Dan juga ketika era Kerajaan Sriwijaya Berjaya hingga masa kolonial Belanda. Jadi memang sangat menarik tempat wisata di Sumatera Selatan yang satu ini. Beberapa benda peninggalan yang ada di dalamnya, seperti arca pada era Kerajaan Sriwijaya, dan juga benda-benda peninggalan rakyat seperti songket, dan benda-benda di era Kesultanan Palembang. Kemudian di kawasan museum juga ada rumah adat yang berbentuk limas, yang juga sangat menarik untuk kamu lihat. Cukcup murah biaya untuk memasuki Museum Balaputra Dewa ini yang hanya berkisar 5000 hingga 10 ribu. Untuk lokasinya sendiri berada di Jalan Srijaya Negara I Km. 5.5.

  1. Museum Sultan Mahmud Badaruddin II

Koleksinya sedikit berbeda jika dibandingkan dengan koleksi Museum Negeri Balaputra Dewa yang lebih ke benda peninggalan pra sejarah. Sementara untuk Museum Sutan Mahmud Badaruddin II lebih ke benda peninggaalan Kesultan Palembang. Seperti miniature rumah adat khas Palembang, pakaian adat khas Palembang, dan juga berbagai macam koleksi benda peninggalan Kesultaan Palembang. Tapi seperti adanya prasasti batu juga ada di tempat wisata di Sumatera Selatan ini. Museum Sultan Mahmud Badaruddin II yang memiliki arsitektur yang sangat khas rumah limas Palembang ini memiliki dua lantai. Dan di bagian lantai pertama dan bagian depan, berisi seperti prasasti Talang Tuo. Sementara untuk biaya masuknya sangat murah yang hanya Rp. 10.000 saja. Begitu juga dengan lokasinya yang tidak begitu jauh dari pusat Kota Palembang yang hanya 5 km dan dekat dengan Jembatan Ampera.

  1. Museum Tekstil

Tidak hanya benda peninggalan yang ada di dalam museumnya saja yang perlu dijaga, tapi juga bangunan Museum Tekstil sendiri juga tetap harus dijaga karena sebagai cagar budaya. Museum ini dibangun pada tahun 1883, dengan arsitektur yang sangat khas Eropa begitu terlihat megah, dan hingga kini pun masih terlihat begitu kokoh hanya saja masih membutuhkan perawatan yang lebih. Museum yang memiliki meriam di depannya ini memiliki koleksi sekitar 500 barang dan memang mayoritas benda-benda yang berhubungan dengan terkstil. Seperti kain songket, peralatan membuat kain songket dan berbagai koleksi lainnya. Tempat wisata di Sumatera Selatan ini lokasinya tidak begitu jauh dari lokasi wisata Kembang Iwak Family Park.

 25. OPI Waterpark

Lokasinya memang sangat strategis karena dekat dengan Jakabaring Sport City. OPI Waterpark tidak hanya menyediakan kolam untuk anak dan juga dewasa saja, tapi juga tower slide yang cukup tinggi dan meliuk-liuk menjadi pilihan utama wisatawan yang mengunjungi OPI Waterpark. Berbagai fasilitas yang ada di dalam tempat wisata di Sumatera Selatan ini juga sangat lengkap. Mulai dari tempat peribadahan seperti musholla, tempat untuk bilas, dan juga adanya food court yang menyediakan segala kebutuhan bagi wisatawan terutama makanan dan minuman. 

  1. Pulau Kemaro

Inilah salah satu destinasi wisata andalan Kota Palembang, selain sebagai destinasi wisata alam tapi juga wisata religi bagi umat Budha. Karena di Pulau Kemaro ini berdiri Klenteng Hok Cing Bio yang usianya sudah ratusan tahun. Dan juga indahnya Pagoda yang memiliki 9 lantai sangat terlihat jelas dari kejauhan. Tapi ada yang paling menarik, yakni pohon cinta, bagi siapa yang menulisan namanya dan pasangannya konon hubungannya akan abadi. Seperti kisah cinta Tan Bun An seorang Pangeran dari negeri China dengan Siti Fatimah, yang kisahnya tragis tenggelam di Sungai Musi. Karena Tan Bun An mengira guci yang berisi emas itu hanya sayuran sawi yang dari orang tuanya untuk dihadiahkan kepada Raja Sriwijaya sebagai syarat untuk menikahi Siti Fatimah. Dan guci tersebut di buang ke Sungia Musi, tapi setelah tahu isinya emas, Tan Bun An lalu menyelam tapi tidak muncul, begitu juga dengan Siti Fatimah. Untuk mengunjungi tempat wisata di Sumatera Selatan ini kamu harus menyewa perahu motor dari Jembatan Ampera dan membutuhkan waktu setidaknya 45 menit untuk sampai di Pulau Cinta ini. 

  1. Pusat Kerajinan Songket
Baca Juga :  Malam Grand Final Kontes Dangdut HUT Oku Selatan Ke-16, Tampilkan 18 Kontestan

Jika di Jogja memiliki pusat kerajinan bathik di Imogiri, maka Kota Palembang juga memiliki Pusat Kerajinan Songket di Kelurah 30 Ilir, dan berada di Kecamatan Ilir Barat. Menurut sejarah memang kain songket ini sudah ada sejak era Kerajaan Sriwijaya, bahkan di beberapa temuan si situs Sriwiajaya ditemukan benag emas, tapi masih belum ada bukti yang pasti bahwa apakah ada penenun lokal yang menggunakan seperti benang emas. Kain songket memang sangat identik dengan kemewahan karena memang dari dulu kain songket dikenakan hanya oleh para bangsawan Kerajaaan, seperti Kesultanan Palembang. Dan memang harus diakui kualitas kain songket yang paling bagus kualitasnya adalah dari Palembang. Dan kini sentra kerajinan songket sudah menjadi tempat wisata di Indonesia yang membuat decak kagum wisatawan domestik maupun wisatawan asing.

 28.Rumah Mak Bani Montok

Inilah rumah adat berbentuk limas yang ada di uang Rp. 10.000, Rumah Mak Bani Montok namanya. Namun untuk mengunjungi tempat wisata di Sumatera Selatan yang satu ini ada beberapa tata tertib yang harus ditaati untuk setiap pengunjung. Karena memang rumah ini masih disakralkan, jadi diharapkan untuk semua wisatawan juga bisa menjaga kesakralan tersebut. Dan yang tidak diperbolehkan adalah dengan menyentuh barang yang ada di dalam RUmah Mak Bani Montok. Yang juga tak kalah menarik adalah lingkungan di rumah tersebut begitu adem dan juga asri, karena banyaknya pepohonan yang rindang yang tumbuh di sekeliling RUmah Mak Bani Montok. 

  1. Sungai Gerong

 Masih belum begitu banyak traveler yang tahu akan keindahan Sungai gerong, terutama di bagian dermaganya. Mungkin akan terlihat biasa ketika siang hari, tapi ketika sinar matahari mulai redup dan berganti dengan cahaya lampu, itulah saatnya keindahan dermaga Sungai Gerong terlihat. Dermaga ini begitu cantik, dan sepertinya instagramable banget dengan landasan kayu dan juga cahya lampu diujungnya begitu terlihat romantis. Tidak hanya menikmati hembusan angin malam Sungai Gerong saja, tapi pemandangan yang tidak biasa juga akan dihadirkan di hadapanmu, yakni kapal tongkang miliki Pertamina yang lalu lalang. Tempat wisata di Sumatera Selatan ini lokasinya berada di dermaga Sungai Gerong Plaju, yang cukup dekat dengan kilang-kilang minyak milik Pertamina.

 30.Sungai Musi

Destinasi wisata yang luar biasa dengan mengunjungi Sungai Musi atau berkeliling Sungai Musi sembari menikmati pesona Kota Palembang. Sungai Musi memiliki panjang 750 km dan membelah Kota Palembang menjadi dua bagia, yakni Seberang Ilir dan Seberang Ulu. Kamu bisa menikmati berbagai destinasi wisata yang sangat menarik yang ada di pinggiran Sungai Musi, mulai dari Jembatan Ampera, Kilang Minyak Pertamina, hingga Rumah Rakit yang sangat unik. Tak lengkap wisata kamu tanpa mengunjungi tempat wisata di Sumatera Selatan ini, karena sangat identik dengan Kota Palembang, dan telah menjadi urat nadi perekonomian bagi masyarakat Palembang.

  1. Taman Purbakala Bukit Siguntang

Lokasi taman ini berada di perbukitan dengan ketinggian 27 mdpl yang terletak di Kelurahan Bukit Lama, dan masih berada di wilayah Kecamatan Ilir Barat I. ketika kamu berada di Taman Purbakala Bukit SIguntang ini kamu akan menemui berbagai macam peninggalan Kerajaan Sriwijaya. Dan yang paling utama adalah adanya 7 makam Raja-Raja Kerajaan Sriwijaya. Seperti makam Raja Si Gentar Alam, Panglima Bagus Karang, Panglima Bagus Kuning, Panglima Batu Api, Putri Kembang Dadar, Putri Rambut Selako, dan makam Tuan Junjungan. Tempat wisata di Sumatera Selatan ini dulu juga digunaakan sebagai tempat peribadahan umat Budha, jadi memang tidak boleh sembarangan dan harus tetap sopan. 

  1. Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya

 Salah satu destinasi wisata yang wajib kamu kunjungi ketika berada di Kota Palembang adalah Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya. Ketika kamu masuk di taman purbakala ini kamu akan terasa dibawa kembala ke era kejayaan Kerajaan Sriwijaya. Berbagai situs peninggalan juga berada di dalam taman, begitu juga dengan adanya kanal yang menghubungkan dengan Sungai Musi juga ada. Dan memang konsepnya dibuat seperti Kerajaan Sriwijaya di masa lampau. Dan menariknya di taman ini juga ada pulau kecil yang dihubungkan dengan jembatan untuk menuju ke pulau tersebut. Benar-benar sangat menarik memang, tak heran jika menjadi tempat wisata di Sumatera Selatan yang bikin penasaran para traveler yang belum pernah ke Kota Palembang.

33.  Masjid Lawang Kidul

Terletak di Sekitar Sungai Musi memiliki banyak tempat bersejarah yang masih terjaga. Termasuk Masjid Lawang Kidul yang menjadi saksi bisu perkembangan Islam di Palembang. Tempat ibadah ini berusia lebih dari dua abad, dibangun pada tahun 1310 H (1890 M).

  1. Tugu Belido

Berada di tepi Sungai Musi dan menghadap Jembatan Ampera, Tugu Ikan Belido adalah ikon baru untuk Wisata Palembang. Ikan belido sendiri adalah hewan yang hidup di Sungai Musi dan saat ini semakin langka. Sebelum beralih menggunakan tenggiri, ikan belido adalah bahan dasar untuk pembuatan pempek.

 35.Riverside Restaurant

Palembang terkenal dengan Jembatan Ampera-nya. Nah, tempat makan satu ini menawarkan panorama Jembatan Ampera yang gagah dan cantik. Para pengunjung bisa memilih tempat duduk di rooftop untuk bisa menikmati berbagai pemandangan kota. Untuk menu yang ditawarkan di sini ada kuliner khas Palembang, dimsum, cah kangkung, brengkes, menu seafood dan lain-lain.

 36. Rumah Rakit Sungai Musi

Rumah rakit merupakan jenis bangunan tertua di Palembang, bentuknya seperti rakit dan berada di tepian Sungai Musi. Bangunan dengan atap berbentuk menyerupai pelana ini mengapung selayaknya rakit.(*)

Penyunting, irfan

Publisher, Goik

 

 

banner ranau gran fondo

selamat hari santri nasinonal

hari santri nasinonal

Baner HUT Kemerdekaan RI Ke-76

HUT Kemerdekaan RI Ke-76

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan