DPRD Sanjung Kinerja Polres Pasuruan Dalam Penggunaan Anggaran Covid 19

BerandaPolitikDPRD Sanjung Kinerja Polres Pasuruan Dalam Penggunaan Anggaran Covid 19

Published:

PASURUAN, GESAHKITA com–Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan memaparkan penggunaan dana Covid 19 secara rinci dan secara terbuka beserta jajaranya tentang penggunaan anggaran 3,5M yang dikucurkan Pemkab Pasuruan di Gedung Dewan Kabupaten Pasuruan.

Pansus COVID-19 mengatakan sangat mengapresiasi penyusunan laporan penggunaan anggaran penanganan corona oleh Polres Pasuruan, Senin (6/7/2020) siang.

Ditambahkan Pansus untuk Polres Pasuruan diharapkan bisa membantu mencegah sekaligus memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Kabupaten Pasuruan sebab jumlah PDP maupun OTG akhir-akhir ini meningkat drastis.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Rusdi Sutedjo yang juga politisi partai Gerinda mendesak Pansus COVID-19 untuk menyampaikan ke Gugus Tugas COVID-19 tata cara penyampaian dan penyusunan laporan kegiatan yang baik seperti Polres Pasuruan ini.

“Minta tolong Pak Ketua Pansus, disampaikan ke Gugus Tugas agar penyampainnya seperti ini. Jadi kita tidak diberi data gundul, tapi diberi data seperti ini. Apa yang disampaikan pak Kapolres ini sangat baik sekali,” ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan Rudi Hartono, anggota Pansus COVID-19. Dia mengapresiasi pemaparan yang disampaikan secara detail ini. Apa yang menjadi pertanyaan banyak orang sudah terjawab dalam penjelasan ini.

“Kalau bisa OPD jangan menyembunyikan datanya. Contoh seperti laporan Polres Pasuruan ini, Semua data disampaikan secara detail dan gamblang. Selama ini, kami rapat sama Gugus Tugas tidak pernah mendapatkan data lengkap dan rinci seperti ini,” sambung dia.

Sedangkan Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan menjelaskan, semua kegiatan pengggunaan anggaran penanganan COVID-19 sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB).

“Pembelanjaannya dilakukan di depan. Jadi begitu anggaran cair, langsung kami belanjakan seperti beli vitamin, prebiotik, APD seperti masker, hazmat dan sejenisnya,” jelasnya.

Rofiq juga menambahkan, semuanya sudah didistribusikan. Namun, ada 2 perusahaan milik PMA yang ter indikasih membandel tidak mau memberikan ke karyawannya alat-alat tersebut atau menjaga protap kesehatan yang sudah kami paparkan.

“kami sudah distibusikan alat kelengkapan tersebut keperusahaan serta kami tidak bosan-bosan mengingatkanya ke perusahaan,rupanya ia mau bermain-main dengan kepolisian,” ungkapnya.

“saya akan merespon hal ini dengan menyelidiki sepak terjang perusahaan tersebut dalam pencegahan Virus COVID19 pada karyawannya yang notabenenya warga Indonesia,” bebernya.

Bagi dia, nantinya tidak tertutup kemungkinan akan kami jadikan tersangka pemilik perusahaan itu.

” Ini akan jadikan sebagai contoh untuk perusahaan-perusahaan lain yang ada di Kabupaten Pasuruan agar selalu menjaga kesehatan karyawanya di tengah wabah Corona.”tutupnya.(Pur)

Berita Terbaru

hari kesaktian pancasila peringatan kesaktian pancasila selamat hari raya idul adha selamat hari raya idul adha selamat hari raya idul adha selamat hari raya idul adha selamat hari raya idul adha selamat hari raya idul adha

Jendela Sastra