Disbudpar Jatim Mengeluarkan Sop Tempat Wisata

Sinarto, S. Kar MM Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Jawa Timur

SURABAYA, GESAHKITA com–Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Timur (Jatim) sudah tuntaskan Standard Operating Procedure (SOP) khusus untuk wahana wisata jelang penerapan new normal atau kenormalan baru. Tak hanya soal protokol kesehatan COVID-19 saja, dalam SOP dibuat ini yang lebih spesifik bagi pengelola untuk pekerjanya, pedagang dan pengunjung.

Hal itu dilakukan selain memang antisipasi terhadap penyebaran Covid 19 juga harus memunculkan inovasi supaya tatanan baru atau kenormalan baru itu muncul di setiap sektor bisnis kepariwisataan, ungkap Sinarto S Kar, MM selaku Kepala Disbudpar Jatim Sinarta kepada GESAHKITA Jatim.

banner 17 agustus, Dirgahayu Republik Indonesia, Indonesia Merdeka

Dikatakannya bahwa pihaknya sudah menyusun dan secara resmi mengeluarkan surat edaran dan SOP nya sudah mulai diterapkan .

Pengelolah sektor wisata harus mewajibkan para pekerjanya untuk mematuhi antara lain:

A. Mewajibkan pekerja menggunakan masker sejak perjalanan dari/ke rumah, dan selama di tempat kerja, bagi pekerja yang berinteraksi langsung dengan pengunjung wajib
menggunakan face shield dan sarung tangan.

c. Pengaturan jam kerja yang tidak terlalu panjang, untuk menghindari kelelahan.

Baca Juga :  FIFA World Cup U-20 tahun 2021 Studiom Jakabaring Resmi Dipakai

d. Diwajibkan menjaga asupan makanan dengan gizi dan vitamin yang cukup, olah raga teratur dan berjemur, serta menjaga kebersihan lingkungan kerja

e. Pekerja harus memahami dan mengenali gejala awal penyakit terutama Covid 19 dan tindakan yang harus dilakukan saat gejala timbul

f. Menggunakan peralatan pribadi untuk berbagai keperluan seperti sholat, makan, minum, dll

g. Membersihkan diri (mandi, keramas dan ganti baju) setelah pulang dari kerja

Custom yang harus dipakai pekerja dan pengunjung menjadi salah satu SOP disbudpar Jatim 

Bagi pengunjung di tempat wisata wajib mentaati aturan antara lain,

a. Wajib mentaati protocol kesehatan COVID 19 selama di dalam daya tarik wisata (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dengan pengunjung yang lain, tidak berkerumun dan selalu menjaga ketertiban)

b. Segera melapor kepada petugas apabila melihat atau mengalami gejala penyakit terutama Covid 19

c. Wajib menjaga kesehatan dan kebersihan (menjaga etika batuk, tidak bersin maupun membuang ludah sembarangan)

d. Menggunakan peralatan pribadi untuk berbagai keperluan seperti sholat, makan, minum, dll

Baca Juga :  Kuartal II 2020, Produksi Pelabuhan Perikanan Bawean Naik 4%

e. Bersedia menerima sanksi apabila melanggar protocol Kesehatan yang telah ditetapkan

Foto Jatim Park 1 salah satu destinasi wisata Jawa Timur yang harus menerapkan SOP protokol Kesehatan yang dikeluarkan oleh Disbudpar Jatim

Pedagang dan Di Tempat Wisata

a. Wajib mentaati protocol kesehatan COVID 19 selama berjualan (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, memastikan semua produk bersih, higienis dan tertutup)

b. Memasang tirai pembatas di kasir atau memakai face shield dan menerapkan pembayaran tanpa uang tunai (cashless)

c. Pembatasan jumlah pembeli yang makan di tempat sehingga hanya 30% dari total pembeli saat normal atau 1 orang per 1 m2 (1 orang 1 kursi)

d. Jarak pedagang diatur minimal 1,5meter antar pedagang

e. Menerapkan penggunaan peralatan makan sekali pakai (sendok, garpu, pisau, gelas, piring, sedotan, dll)

f. Mengatur pintu masuk dan pintu keluar serta mengatur keluar/masuknya pengunjung

g. Menyediakan tempat cuci tangan dengan air mengalir dan sabun atau hand sanitizer.

h. Mencuci dan menjaga kebersihan peralatan produksi dan peralatan makan, meja dan kursi pembeli, serta lingkungan daya tarik wisata.(*)

Sumber : Disbuspar Jatim
Penyumting : pur
Publiher : mkr

banner idul adha dprd okus
banner idul adha, akbp zulkarnain
banner idul adha, akbp danny
banner idul adha, ronaldo, davinci