Indeks Demokrasi Indonesia (IDI)Sumsel Naik, Kebebasan Sipil Menurun

PALEMBANG, GESAHKITA com – Indeks Demokrasi Indonesia adalah indikator
komposit yang menunjukkan tingkat perkembangan demokrasi di Indonesia. Tingkat capaiannya diukur berdasarkan pelaksanaan dan perkembangan 3 aspek, 11 variabel, dan 28 indikator.

Setidaknya inilah yang dikatakan Endang Tri Wahyuningsih Kepala Badan Pusat Statistik Sumatera Selatan dalam pers rilisnya, Senin (03/08/2020).

” Indeks Demokrasi Sumatera Selatan tahun 2019 mengalami peningkatan sebesar 1,82 Poin atau 78,96 dari skala 0 hingga 100 dibandingkan tahun 2018 yang hanya 77,14, dengan adanya peningkatan ini Indeks Demokrasi Indonesia provinsi Sumatera selatan bisa digolongkan pada tingkat “Sedang”, kata Endang.

Dijelaskan nya ada beberapa metodologi perhitungan untuk mengetahui peningkatan Indeks Demokrasi Indonesia Provinsi sumsel.

” Metodologi penghitungan IDI menggunakan 4 sumber
data yaitu, review surat kabar lokal, review, dokumen seperti Peraturan daerah, Peraturan Gubernur dan yang lain, Bahkan Focus Group Discussion , dan Wawancara Mendalam juga menjadi satu barometer untuk melihat hal tersebut” urai Endang

Bahkan dalam kesempatan ini juga Endang membeberkan beberapa aspek yang menyebabkan perubahan angka Indeks Demokrasi Indonesia di Sumsel.

” Perubahan angka Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Sumsel dari 2018-2019 dipengaruhi oleh tiga aspek
demokrasi yakni, Kebebasan Sipil turun 2,59 poin (dari 83,13 menjadi 80,54), Hak-Hak Politik naik 8,83 poin (dari 73,12 menjadi 81,95), dan (3) Lembaga-
lembaga Demokrasi turun 3,78 poin (dari 76,01 menjadi 72,23)”ungkap Endang (Irfan)

banner selamat menunaikan ibada puasa

banner selamat menunaikan ibada puasa

Tinggalkan Balasan