Trending Behel Gigi Jangan Sampai Gagal Fungsi

  • Whatsapp
drg. Catherine Ambarini
drg. Catherine Ambarini

PALEMBANG, GESAHKITA com – Gigi merupakan organ tubuh yang kecil, namun memiliki banyak peran penting bagi manusia. Selain berperan dalam pengunyahan, gigi juga berperan penting dalam fungsi bicara dan estetika.

Hal itu diungkap Drg. Catherine Ambarini saat dibincangi media ini menyoal merebaknya praktik salon gigi yang menjajahkan jasa pemasangan behel gigi hingga saat ini masih demen dikunjungi pengguna jasa di Kota Pempek ini, Kamis, (27/08)

Drg. Catherine sapaan akrabnya diam diam mengamati bahwa adanya perilaku interaksi antara penyedia jasa dan pengguna jasa bahkan beberapa tahun belakangan dilihat sebagai ajang bisnis cukup menjanjikan.

Ia pun tak membantah bahwa memang Saat ini perawatan estetika di bidang kedokteran gigi banyak digandrungi dan nge-trend di kalangan kaum milenial.

“Ya salah satunya adalah perawatan orthodontik atau biasa disebut behel itu mas,” singkat nya.

“Dalam bidang kedokteran gigi sendir, “sambungnya tujuan perawatan orthodontik sebenarnya untuk memperbaiki susunan gigi yang akan berkembang atau tumbuh secara berjajar sehingga didapatkan susunan gigi yang teratur,” drg. Catherine menerangkan.

Manfaat yang lain dari orthodontik ini, kata drg. Catherine, “sangat baik karena
akan mendapatkan kontak pengunyahan yang baik pula antara rahang atas dan bawah.

“Dengan demikian, tentunya dapat diperoleh juga estetika penampilan perwujudan wajah yang baik pula ,” ia menambahkan.

Kurangnya Pemahaman dan Fungsi Kesehatan terhadap Orthodonti (behel gigi)

Ditanya terkait pemahaman ditengah masyarakat dan milenial saat ini sedang marak nya penggunaan Orthodonti (behel gigi) ini, dirinya tak menampik hal tersebut.

Kendati itu ia pun menyayangkan hal tersebut tidak dibarengi dengan edukasi kesehatan gigi itu sendiri.

“Maka itu sangat disayangkan sebab layak dong kaum milenial dan masyarakat harus mengetahui fungsi sebenarnya dari perawatan orthodonti (behel),” ungkap nya.

Catrhine juga melihat, pesatnya minat penggunaan behel, meski biaya perawatannya cukup tinggi.

Hal itu menurut nya banyaknya oknum nakal yang memanfaatkan situasi tersebut tanpa harus memperhatikan keselamatan, bahkan cenderung melanggar kode kode kesehatan itu sendiri.

“Nah kalau sudah seperti ini Sadar atau tidak, Kaum milenial pun menjadi targetnya, ” kata nya saat ditanya seperti apa dirinya melihat hal tersebut terkait kesehatan dan keselamatan masyarakat selaku konsumen.

Ditambahkan nya bahwa yang ia dapati selama ini, Seringkali tukang behel salon menawarkan pemasangan behel dengan harga murah plus dengan pernak-pernik supaya terlihat menarik.

Mereka calon yang disasar oleh jasa jasa ini yakni mereka ingin tampil beda dan ingin diakui dalam lingkungan sosialnya supaya tidak “ketinggalan zaman”.

Pada akhirnya tergiur untuk memasang behel di tukang behel salon gigi yang notabene kurang memperhatikan dampak baik dan kurang baiknya seperti apa.

“Malah jadi anehnya lagi, sambung dia, ” Behel yang maksud tujuan diciptakan sebagai alat medis, malah dialihfungsikan sebagai alat modis, dianggap sebagai asesoris dan dikreasikan sesuka hati, bukan itu Miris.,” ujar dia lagi.

Kemudian, ia pun berpesan, “Para milenial kudu tau juga ya, bahwa pemasangan alat orthodonti/behel bukan sekedar menempelkan bracket dan kawat pada gigi saja, bukan itu,” ucapnya.

Lebih Lanjut Pesan Pesan Dokter Gigi muda ini simak dibawah ini :

Bahwa ada serangkaian pemeriksaan medis harus dilakukan sebelum memulai perawatan itu loh.

Kawat dan bracket yang digunakan dalam perawatan ortho pun tidak sembarangan. Ilmu orthodontik bukanlah ilmu o(r)thodidak yang bisa dipelajari dalam sehari, mileial jangan dianggap hal ini remeh.

Banyak ilmu yang harus dipelajari, dipahami dan diterapkan oleh dokter gigi dalam pemasangan behel. Tidak semudah menempelkan perangko pada surat. (Mohon maaf)

Tukang behel di salon gigi tidak memiliki pengetahuan tentang ilmu kedokteran gigi dan tidak mempedulikan resiko yang ditimbulkan dari hasil “prakarya”-nya tersebut. Jangan samakan gigi dengan rambut, yang bisa dikuncir, diberi asesoris dan pernak-pernik lucu supaya terlihat unyu.

Bukannya gigi menjadi rapi, namun berbagai masalah muncul seperti gusi menjadi bengkak dan sering berdarah, gigi goyang, kehilangan gigi, infeksi, bahkan yang lebih fatal dapat menimbulkan kanker. Ingin nge-trend boleh-boleh saja, tapi logika juga harus bisa dimainkan. Jika ingin memiliki gigi yang estetik, kunjungilah dokter gigi bukan salon gigi.(*)

Laporan Arjeli Sy Jr

ucapan selamat pelantikan bupati okus dari isyanaucapan selamat pelantikan bupati okus dari eva ucapan selamat pelantikan bupati okus dari natalionucapan selamat pelantikan bupati okus dari rahmatucapan selamat pelantikan bupati okus dari firdaus ucapan selamat pelantikan bupati okus dari linkuli ucapan selamat pelantikan bupati okus pelantikan bupati okus selamat hari press nasional pempek palembang, jual pempek palembang

Tinggalkan Balasan