WANITAKU

  • Bagikan

PALEMBANG, GESAHKITA com

Karya Anto Narasoma

Wanitaku adalah bunga-bunga kamboja
mekar bersama curah hujan yang tersenyum di balik Cintaku

Suatu ketika, wanitaku akan lebur ke dalam waktu
ke dalam akad kematian yang berjajar di pemakaman

lalu kutanyakan; di mana kesetian hidup yang kupersembahkan lewat tulang rusukku?

Wanitaku jasad di dalam sajakku
rumpun diksi dan bahasa kias tentang dia adalah ruang-ruang kelahiran diriku

ibunda hawa, ibuku dan istri tercinta, wanita dalam gelombang sejarah kehidupanku

suatu hari nanti wanitaku hilang nama, hilang rupa
ia gugusan tanah hitam dalam komplek pemakaman becek dan basah.

Palembang, 18 September 1998

selamat hari santri nasinonal

hari santri nasinonal

Baner HUT Kemerdekaan RI Ke-76

HUT Kemerdekaan RI Ke-76

Baca Juga :  Tentang Chairil Anwar dan Kumpulan Puisi 'Deru Campur Debu'
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan