Ketua Akumindo Sumsel Prihatin Melihat Keadaan Pasar Ikan Modern Palembang

Masayu Lela Ketua Akumindo DPD Sumsel

PALEMBANG. GESAHKITA COM– Ketua Asosiasi Kemitraan Usaha Mikro Indonesia komentari sepinya pengunjung pasar ikan modern Palembang. Hal itu ia ungkapkan setelah melakukan kunjungan langsung ke pasar ikan modern yang diresmikan (06/11/2020) lalu.

” Ternyata melihat keadaan hari ini sebenarnya agak miris karena sepi pengunjung,” ujar Masayu Lela Ketua Akumindo DPD Sumatera selatan, Senin (24/11/2020)

Masayu berujar, “Perlunya diperhatikan penyebab sepinya pengunjung yang datang ke pasar karena secara penataan pasar ini baik di dalam dan diluar merupakan wilayah strategis, “ungkapnya

Bahkan dalam kesempatan ini wanita yang akrab di sapa Cek Lela ini mengungkapkan agar segera melakukan audiensi dengan Gubernur dan walikota untuk mencari jalan keluar dari permasalahan ini,

DPD Akumindo Sumsel akan segera melakukan audiensi dengan pemerintah provinsi Sumatera dan kota Palembang membahas permasalahan sepinya pengunjung di pasar ikan modern pertama di pulau Sumatera ini.

Menurutnya harus ada trik trik khusus sehingga geliat ekonomi di pasar ini akan tampak berkembang. Untuk itu, bahwa dalam waktu dekat Akumindo akan mencoba menggandeng pengelola pasar dan pedagang akan menggelar kegiatan bazar dengan tujuan menarik perhatiaan pengunjung.

” Mungkin selain melaksanakan audiensi dengan pemerintah, Akumindo bersama pengelola pasar dan pedagang mencoba membuat satu kegiatan yaitu bazar agar bisa menarik perhatiaan pengunjung”, Ucap Lela

Bukan tanpa sebab Akumindo sebagai organisasi yang menaungi Usaha Mikro di Indonesia turun langsung membantu menyelesaikan masalah ini, salah satu dari keluhan pedagang yang mulai khawatir dengan sepinya pengunjung dan mulai merasakan kerugian.

Informasi dihimpun, mereka para pedagang dikenakan iuran wajib bayar lapak Rp 400. 000 per bulan nya ditambah 300 untuk air dan listrik.

Semntara itu Rizki salah satu pedagang ikan disana harus mengalami kerugian tiap hari dikarenakan sepinya pengunjung

” Pada awal minggu awal dibuka pasar ini cukup ramai pengunjung namun memasuki minggu kedua mulai terasa penurunan pengunjung drastis, kalau mau jujur hampir tiap hari saya hanya 5 kilogram saja, diharapkan pihak pengolala bersama Akumindo mampu bersinergi untuk menyelesaikan permasalahan ini,” tutup Rizki

Seperti diketahui Pasar ikan modern Palembang dibangun di lahan seluas 9.000 meter persegi kawasan Jalan MP Mangkunegara, Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) III.

Pasar tersebut terdapat 200 lebih lapak yang pengelolaannya di bawah manajemen Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Palembang Trading and Logistics (Patralog). Pasar Ikan Modern Palembang dilengkapi berbagai fasilitas, seperti gudang berpendingin (cold storage) untuk tempat penyimpanan ikan, lahan parkir cukup luas, serta instalasi pengolahan air limbah (ipal) dengan kapasitas hingga 50 meter kubik.(irfan)

 

banner selamat menunaikan ibada puasa

banner selamat menunaikan ibada puasa

Tinggalkan Balasan