ALEX NOERDIN SANG PENCETUS SUMSEL “GO INTERNASIONAL”.

  • Bagikan
Suparman Romans Presedium LKKPPD Sumsel
Suparman Romans, Ketua DPW PEKAT Indonesia Bersatu Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)

PALEMBANG, GESAHKITA COM–Suparman Romans Ketua Presidium LKKPPD Sumsel kembali mengemukakan rasa dan pemikirannya dalam bentuk tulisan. Sebelumnya ia mengirim tulisan nya kepada media ini terkait sekilas pandangan nya terhadap Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru yang judul dan isi nya pun bagi sebagian terkesan kontraversial hal itu ia ungkapkan dalam mengawali tulisan kedua nya ini dengan menyebutkan.

“Pembaca, kemarin saya  menulis tentang sosok Herman Deru Gubernur Sumsel saat ini. Dan rasanya kurang lengkap jika saya tidak menulis tentang sosok pendahulu beliau, siapa lagi kalau bukan Pak Alex Noerdin (AN). Pada tulisan saya kemarin saya menggambarkan HD bagaikan karang di tengah gelombang (yang ternyata mendapat respon positif maupun negatif, he he)”

“Kali ini untuk sosok seorang AN, saya mencoba memahami karakter kepemimpinan beliau sebagai gubernur yang telah memimpin Sumsel selama dua periode (2008 – 2018),”sambung Bang  Parman sapaan akrab nya, Minggu, (11/07/2021)

Lebih lanjut disampaikan nya dalam tulisan nya tersebut mengenai apa yang ia sebut, “ Beberapa catatan penting sebagai rekam jejak AN yang seingat saya, antara lain :

“Pertama,  AN adalah gubernur Sumsel pertama yang terpilih sejak pilkada menggunakan sistem pemilihan langsung oleh rakyat, bukan melalui pemilihan di DPRD,”kata Bang Parman.

Pada bagian Kedua tulisnya, “ AN adalah gubernur yang sukses melakukan terobosan dengan mempromosikan Sumsel kepada dunia internasional, melalui berbagai event olahraga, antara lain SEA Games, Islamic Solidarity Games, ASIAN Games, dan lain lain, “kata Suparman Romans.

Bagian ketiga nya, “ AN juga berhasil membangun Jakabaring Sport City (JSC)  menjadi kawasan pusat olahraga terpadu yang bersandar internasional,”lanjut Bang Parman.

Selajutnya yakni bagian keempat kata Bang Parman, “ Di masa kepemimpinan AN menjadi gubernur, Sumsel mendapat kucuran anggaran untuk proyek prestisius, yakni LRT, untuk menunjang kegiatan Asian Games,”tulisnya.

Baca Juga :  Warga Desa Gelebak Dalam Terima BLT DD Sebanyak 138 KPM Untuk Bulan Juni 2021

Dilanjutkannya pada bagian ke lima, “AN juga sukses menarik berbagai investor untuk membangun perekonomian di Sumsel di bidang energy yang cukup signifikan salah satunya  adalah geliat para investor tambang batubara dan migas, “ujar nya dalam tulisan Bang  Parman tersebut

Bang Parman yang saat  ini dikenal Selaku Sekretaris KONI Sumsel itu juga menulis pada bagian Ke enam nya yakni, “Di bidang perdagangan dan jasa, AN juga sukses membangun berbagai fasilitas pusat perdagangan seperti kawasan bisnis Palembang Square, Palembang Icon, RS Siti Fatimah, RS siloam, Sekolah Unggulan milik pemprov dan milik swasta, serta proyek proyek  investasi strategis lainnya,”kata nya.

Bang Parman pun pada bagian ke tujuh juga mengatakan, “Dibidang pendidikan, dan ini salah satu kunci kemenangan AN saat Pilgub thn 2008, yakni program sekolah gratis dan berobat gratis, “ungkap nya.

Kemudian diuraikannya, “Kampanye simpatik yang mampu menarik dukungan masyarakat Sumsel, dan isu yang sangat ampuh ditengah tengah  kebutuhan masyarakat Sumsel yang mendambakan bebas biaya sekolah dan pelayanan kesehatan secara gratis,”terang nya.

Kemudian juga ia menambahkan pada bagian ke delapan nya yakni, ‘’Dimasa kepemimpinan beliau juga  dibangun sebuah masjid akbar , yakni masjid Sriwijaya yg konon akan menjadi masjid terbesar di asia. Sayangnya progres pembangunan masjid ini terhenti krn ada permasalahan hukum,”Kata Suparman Romans seraya menambahakan dengan menulis juga, “Itu beberapa catatan positif dari hasil tangan dingin Gubernur Alex Noerdin,”kata nya.

Namun begitu Suparman Romans yang dikenal dekat  dengan kaum gerakan dan para aktivis Sumsel lintas generasi ini juga mengaku tidak membantah jika apa yang ditulisnya diatas merupakan sederet prestasi yang telah diukir sang Sosok AN ia sebut dalam tulisan nya ini.

Baca Juga :  Pidato Herman Deru Pekan Adat Sumsel 2020, Ajak Menjaga Amanat Leluhur

Lalu dalam tulisan ini juga ia menilai dengan mengemukakan catatan catatan dan kemudian mengatakan, “Lantas apakah semua telah  sempurna? Dalam catatan saya, ada beberapa program dan kebijakan yang belum tuntas bahkan meninggalkan pekerjaan rumah bagi penerusnya, HD,sebutnya.

Sejumlah catatan pun Bang Parman uraikan bersamaan dengan tulisan kedua nya terkait tokoh Sumsel yang beri Judul, “Alex Noerdin Sang Pencetus Sumsel “ Go Internasional” tersebut.

Pada bagian pertama kata Bang Parman dalam tulisan nya, “Pembangunan Mall Pasar Cinde, yang hingga saat ini masih mangkrak, sementara para pedagang yang semula menjadi penghuni pasar cinde tidak bisa lagi berjualan dengan nyaman karena sebagian besar bangunan telah dibongkar. Pembangunan mall pasar cinde juga sempat dipersoalkan oleh kalangan sejarawan dan budayawan serta para aktifis, “kata nya.

Kemudian bagian keduanya, “ Proyek proyek  BOT yang “mengurangi” aset  aset strategis milik Pemprov , seperti alih kelola dan alih fungsi Sport Hall oleh pihak investor, dimana realitanya Sporthall hanya tinggal kenangan bagi penggiat olahraga dan venue tersebut telah menjadi sarana yang eksklusif,”kata Bang Parman.

Selanjutnya dibagian ke tiganya ia tulis, “ Alih fungsi kawasan lapangan tenis kampus menjadi sekolah unggulan swasta, sehingga relatif hanya anak anak kaum borjuis yang punya kesempatan untuk bersekolah disana,”tulis Bang Parman.

Ada lgi bagi ke empat, “Terkatung katung nya, status museum tekstil di kawasan KI, sehingga menjadi terbengkalai,”tambah nya.

Catatan selanjutnya yakni ke lima, Bang Parman mengatakan, “Pembangunan JSC yang berskala internasional pada kenyataannya tidak linear terhadap peningkatan prestasi atlet atlet  Sumsel, dan indikatornya adalah saat PON XIX thn 2016 di Jabar, Sumsel hanya mampu menduduki peringkat ke 21,”ungkapnya lagi.

Baca Juga :  HD Mengaku Puisi Mampu Sasar Semua Kalangan

Summary singkat ia ungkapkan bahwa semua hal diatas hanya sebatas sepengetahuan dirinya.

“Itulah beberapa catatan yang saya ketahui,”timpal Bang Parman.

Meski begitu Suparman Romans berani mengatakan bahwa AN adalah salah satu pemimpin pelopor di Sumsel dalam membawa Sumsel ke Dunia Internasional

“Namun dalam perspektif objektif, saya harus mengakui bahwa AN adalah salah satu pemimpin pelopor di Sumsel, khususnya pelopor dalam membawa Sumsel ke dunia internasional,”kata Suparman Romans.

Menurutnya, AN sangat piawai dalam mengkemas wajah Sumsel sehingga Investor berdatangan ke Daerah ini.

“Beliau mampu untuk mengkemas wajah Sumsel secara piawai, sehingga para investor tergiur utk menanamkan modalnya membangun Sumsel,”kata Bang Parman.

Disebutkanya juga, “Begitu piawainya beliau berpromosi, sehingga dalam sebuah obrolan saya dengan kawan sejawat sempat  kami berkelakar (canda, red), jika diibaratkan sebiji batu kerikil dipegang AN dan dipromosikannya, maka orang yang menyaksikannya akan yakin kalau batu itu adalah intan yang mahal,”kata Bang Parman dalam tulisannya ini.

Pada bagian akhir tulisan nya ini, Suparman Roman mengatakan, “Dan sekarang Pak Alex Noerdin telah diberikan amanah yang lebih besar, yakni sebagai anggota legiskatif di DPR RI. Tentu kita berharap beliau menyimpan catatan catatan penting berupa obsesi dan cita cita beliau yang mungkin ada yang belum tuntas untuk membangun Sumsel selama beliau menjabat sebagai gubernur, tentu saja kali ini dalam kapasitas dan level yang lebih luas,”kata nya.

Pada akhirnya Bang Parman mengungkapkan, “Kami selaku masyarakat Sumsel menaruh harapan tinggi kepada AN dan seluruh legislator dan senator yang mewakili Sumsel, untuk membangun dan mensejahterakan masyarakat Sumsel. Terima kasih pak Alex, karena kerjakerasmu Sumsel sekarang “Go Internasional”, “tutupnya dengan mengucapkan, “Salam Takzim”(*)

Teks : Suparman Romans

Editor : Irfan

selamat hari santri nasinonal

hari santri nasinonal

Baner HUT Kemerdekaan RI Ke-76

HUT Kemerdekaan RI Ke-76

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan