Menu
Gesah Kita Dalam Bingkai Cerita

Kosa Kata “Urgent” Selain “Darurat” Makna Itu Terpaut Konteks

  • Bagikan
A Board Name of Unit in a Hospital to show direction (credited istockphoto)
A Board Name of Unit in a Hospital to show direction (credited istockphoto)

JAKARTA, GESAHKITA COM–Entah semenjak kapan kata Urgent (ejaan, Inggris) masuk menjadi kosa kata bahasa Indonesia yang pasti kata tersebut menjadi sangat sering digunakan baik itu dalam forum percakapan formal  atau pun percakapan biasa sehari hari.

Namun begitu, sebenarnya kosa kata bahasa Indonesia sendiri sudah ada beberapa yang  memiliki kesamaan makna dan maksud dengan kata “urgent” tersebut misal nya 5 (lima) Kosa kata berikut yakni 1) Darurat, 2) Mendesak , 3) penting, 4) buru buru dan 5) Segera.

Namun  belum juga dicek secara rinci lagi, mungkin masih ada lagi kosa kata lain yang memilki arti yang sama dengan ke 5 kosa kata tersebut.

Kata Urgent yang diserap menjadi kosa kata Bahasa Indonesia menjadi  “Urgen” didrop atau dibuang hurup “t” dibelakang nya serta sebagian juga dalam mengucapkan kosa kata tersebut kerab menyebutkan kata “Urgen” dengan Sound atau bunyi “u” bukan seperti “e” pada morphem pertama “Ur-“ yang terkadang masih juga terdengar sebagian orang mengucapkan seperti bahasa aslinya yakni bahasa Inggris,  cuman hal tersebut tidak jadi masalah toh masih juga mereka saling memahami.

Namun ketika menyangkut makna, tentu selalu tak terlepas dari konteks dengan maksud kontektual disini yakni secara konteks nya  diartikan tergantung pada, tempat, siapa berbicara dengan siapa (Profesi) dan juga tujuan.

Perlu rasa nya kita mengingat untuk penempatan kosa kata “urgent yang bisa merepresentasikan ke 5 kosa kata diatas, (Darurat, Mendesak, Penting, buru buru dan Segera) sehingga kita bisa memilah untuk ketepatan akurasi apakah kita  benar benar tepat menggunakan kosa kata tersebut sehingga tidak menjadi salah kaprah.

Rasa nya penulis mengakui secara subjektif tidak memilik kapasitas mana yang baik mana yang benar karena mengingat dinamis sifat kosa kata itu sendiri,  serta terkadang sangat terpaut dengan bagaimana kita memahaminya.

Kemudian, Ke 5 Kosa kata (Darurat, Mendesak, Penting, buru buru dan Segera) secara fungsi dalam tata bahasa Indonesia berada pada kata sifat atau keterangan yakni menerangkan “kata Benda” baik itu benda abstrak maupun kata benda Nyata Atau kongrit yang menjelaskan kualitas atau tingkatan yang menyertai benda yang diterangkan nya dan karena bahasa Indonesia adalah bahasa kita, rasa rasanya semua mengetahui hal itu.

A name board of A Hospital Shows one of situasion of Full Bed facilities (Photo credited bbc)
A name board of A Hospital Shows one of situasion of Full Bed facilities (Photo credited bbc)

Meski begitu, jika diurut atau secara gamblang saja kita mencoba membuat klasifikasi secara sederhana nya kita kelompokan ke lima kosa kata menjadi klasifikasi umum dan mana yang khusus, maka mana kosa kata lebih umum pasti kita bisa memilih dan tak bakal salah dalam menempatkan, sebab kosa kata (Darurat, Mendesak, Penting, buru buru dan Segera) sangat sangat familiar ke kita.

Belum lagi ke 5 kosa kata tersebut jika kita kelompokan kosa kata mana saja yang mewakili kata keterangan waktu, maka tidak semua ke 5 kosa kata tersebut bakal termasuk. Maka ada juga yang bakal tidak terkategori dalam keterangan waktu, dan pasti nya anda mengetahui itu.

Dan betul sekali jawaban anda adalah Kosa kata “penting” dan “darurat” bukan berarti waktu, namun sangat terpaut dengan kecepatan waktu yaitu berakibat waktu.

Kemudian jika kita ditanyakan dari ke 5 kosa kata tersebut yang kerab digunakan dalam memperhalus kalimat imperative atau kalimat perintah untuk menyataka kesantunan dan berkesan educated ya kosa kata “penting” la pada konteks ini,  Misal dalam kalimat, “Untuk saudara saudara ketahui bahwa hal tersebut (…….) untuk dilakukan guna mengatasi kebuntuan ekonomi.

Serta sebagai contoh yang lain, misalnya, sebagai contoh kosa kata Darurat menjadi sangat mudah kita mengartikan sebab istilah tersebut sepertinya sudah lama dipakai di Rumah Sakit dengan mengambil kata Darurat tersebut sebagai istilah atau jargon untuk menamai satu Unit instalasi di Rumah Sakit yaitu Unit Gawat Darurat atau dengan disingkat UGD.

Meski 2 suku kata “ Gawat” dan “Darurat” dalam posisi nya pada frase tersebut menjelaskan kata “Unit” bagi sebagian memaknakan sah sah saja, sebab kenyataan nya ketika pasien ruangan masuk atau dimasukan di UGD, maka yang di masyarakat bahwa masuk ke ruang UGD diartikan hal hal yang bisa dibilang “fifty fifty” walaupun dalam bidang kesehatan sendiri istilah lain nya Intensive Care Unit (ICU).

Meski penggunaan kerab berubah ubah atau memang terkadang pengguna juga salah dalam menempatkan yang komunikasi tetap berjalan toh  antara sesama baik pendengar maupun pembicara terkadang tidak terlalu mempermasalahkan hal itu. Demikian Semoga Bermanfaat.

Editor : Arjeli Sy Jr

  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan