Olimpiade Tokyo Diselenggarakan 2021, Tapi Memakai Frasa Nama “Olimpiade 2020”, Ini Alasan Nya

  • Bagikan
Merchandice Olimpiade Tokyo gunakan Frasa olimpiade atau Olympic 2020 (credited Alamy)
Merchandice Olimpiade Tokyo gunakan Frasa olimpiade atau Olympic 2020 (credited Alamy)

JAKARTA, GESAHKITA COM—Sorotan masyarakat dunia saat ini selain memperhatikan perkembangan  kasus Covid 19 serta kebijakan Negara masing masing dalam menghadapinya, juga menyoroti aktivitas dimana ajang 4 tahunan Olimpiade 2021 sedang berjalan lancar, di Tokyo Jepang.

Namun begitu, bukan hanya di Indonesia saja yang pastinya sedikit menebak nebak mengapa Olimpiade yang berbiaya mahal tersebut harus memakai frasa nama, “ Olimpiade 2020”.

Sederhana jawaban nya karena Covid 19, dan perhelatan tersebut ditunda alasan kesehatan yang semestinya di tahun 2020 lalu.

Meski begitu yang lebih penting lagi, yakni ternyata soal biaya yang sudah dihabiskan sebab dipersiapkan pihak penyelenggara sudah jauh jauh hari, tak lama setelah Negara Matahri terbit Tersebut dipilih sebagai tuan rumah.

Yahoo Sport melansir yakni dari sumber panitia penyelenggara Tokyo bahwa produksi merchandise “Tokyo 2020” telah dimulai sebelum Olimpiade ditunda karena pandemi COVID-19. Dengan demikian, produk-produk ini akan dianggap tidak berguna jika penyelenggara mengubah nama.

Baca Juga :  Restrukturisasi Pimpinan, Sunda Ariani Jabat Rektor UBD

Dijelaskannya bahwa, tahun lalu di bulan Maret, obor, medali, barang merek lainnya, dan barang dagangan sudah dibuat menggunakan nama ‘Tokyo 2020’ dan perubahan nama akan berarti biaya tambahan.

Bagian pemasar alat alat olahraga Michael Lynch menjelaskan bahwa kekayaan intelektual adalah “aset utama” bagi IOC, jadi perubahan apa pun tidak perlu dan mahal.

“Aset utama yang dijual IOC dan Komite Penyelenggara Tokyo adalah kekayaan intelektualnya dan ekuitas merek terkait yang terkait dengan merek, logo, penunjukan, simbol, dll.,” kata Lynch kepada Yahoo Sports.

“Semua IP Olimpiade itu bermerek 2020, termasuk IOC dan (komite penyelenggara) kreatif, sponsor kreatif, iklan kreatif, promosi kreatif, barang dagangan berlisensi, tiket, papan nama di tempat, acara, apa saja, semua akan memasuki pasar. Ini akan menjadi biaya yang sangat besar dan tidak perlu untuk mengubah semua IP Olimpiade ini.”kata nya.

Baca Juga :  Wajah Baru Menjadi kepala desa Kecamatan Tiga Dihaji
Merchandice Olimpiade Tokyo gunakan Frasa olimpiade atau Olympic 2020 (credited Sightseeing Express)
Merchandice Olimpiade Tokyo gunakan Frasa olimpiade atau Olympic 2020 (credited Sightseeing Express)

Dia juga menambahkan, mengapa IOC dengan cepat mengumumkan  nama akan tetap “Tokyo 2020” terlepas dari kapan diadakan. Dipastikan nama tersebut akan tetap ada pada 24 Maret 2020, pada tahap awal pandemi COVID-19.

Menurutnya, disepakati juga bahwa Olimpiade akan tetap menggunakan nama Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020.

Mempertimbangkan kerugian lain yang dihadapi IOC dan Olimpiade karena para penggemar tidak dapat hadir di Olimpiade, mempertahankan nama adalah langkah yang bijaksana. Meskipun demikian, sementara logo dan merchandise akan bertulis 2020, meski begitu banyak penggemar dan penggemar Olimpiade akan menyebut Olimpiade sebagai Olimpiade 2021.(ari/indera)

banner ranau gran fondo

selamat hari santri nasinonal

hari santri nasinonal

Baner HUT Kemerdekaan RI Ke-76

HUT Kemerdekaan RI Ke-76

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan