BANYUASIN, GESAHKITA.COM — Akses menelpon dan jaringan internet masih dikeluhkan. Masyarakat berharap kepada Pemerintah dan Kepala Desa agar dapat mendirikan tower Telekomunikasi di beberapa Desa dalam wilayah kecamatan Selat Penuguan dan Pulau Rimau.
Hal ini diungkapkan San warga masyarakat Desa Penuguan kecamatan Selat Penuguan, Dirinya mengatakan saat ini dunia sudah menggunakan serba berbasis online pakai handphone android, namun di Desa ini kami kesulitan untuk mendapatkan jaringan internet. Kadang susah untuk mendapatkan informasi ataupun membuat laporan pekerjaan yang berhubungan dengan akses jaringan internet tersebut.“Kami di sini mas sudah puluhan tahun, sangat susah sekali dalam mengakses yang namanya jaringan internet, mau telpon saja susah, apalagi untuk akses jaringan 4G,”ungkap dia sedih.
“Saya berharap , kepada Pemerintah Kabupaten Banyuasin melalui Dinas Kominfo dapat membantu masyarakat agar dengan lebih mudah menikmati akses internet di Desa,”timpalnya.
Senada disampaikan oleh Ardy warga masyarakat Dana Mulya kecamatan Pulau Rimau. Ia mengaku memang susah sekali mengakses jaringan signal internet di Desa nya, pasalnya memang di Desa nya ini tidak ada tiang tower telekomunikasi sama sekali,”Tidak ada tiang tower Telkom, gimana mau akses jaringan internet, telepon saja susah sekali,”kata dia.
“Di sini yang saya tau Desa yang susah mendapatkan signal internet, Desa Dana Mulya, Desa Sumber Rizki dan Desa Nunggal Sari Kecamatan Pulau Rimau serta Desa tetangga yaitu Desa Penuguan kecamatan Selat Penuguan,”jelas dia kepada Media ini.
Sementara, Kepala Desa Penuguan Samsu Alam, saat dikonfirmasi dirinya membenarkan kalau di Desanya belum ada tiang tower telekomunikasi saat ini. Dan ia mengakui itu sangat membutuhkan tiang tower signal telekomunikasi agar memudahkan akses internet di Desa nya.
“Memang benar apa yang menjadi keluhan masyarakat Desa nya itu terkait sulitnya signal telekomunikasi. Pernah masyarakat mengeluhkan hal itu kepada saya, namun saya baru menjabat kepala Desa, nanti bagaimana caranya saya berkoordinasi dulu,”sampai dia kepada Media GesahKita.com, Kamis (10/03/2022).
Kades Samsu Alam juga mengakui dari pihaknya, Pemerintah Desa Penuguan juga kesulitan diserba berbasis online ini untuk mendapatkan informasi ataupun membuat laporan dari Kecamatan,” kadang informasi group kecamatan itu sendiri sudah lewat tanggal, baru bisa baca itupun kalau kita keluar Desa ataupun sengaja pergi berdiri diatas tanggul baru ada signal sedikit.”pungkasnya (ind









