Ridwan Saiman : HUT Ke 1339 Kota Palembang Harus Lebih Menonjolkan Kebudayaan Lokal Yang Religius

Bahkan Ridwan Saiman salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Palembang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS)
Ridwan Saiman, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Palembang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS)

PALEMBANG, GESAHKITA COM—- Menyambut hari ulang tahun (HUT) kota Palembang ke 1339 yang lebih tepatnya jatuh pada setiap 17 Juni, menimbulkan beragam harapan untuk masyarakat di masa depan yang lebih baik

Bahkan Ridwan Saiman salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Palembang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS), juga menyampaikan harapannya dalam untuk kota Palembang, Kamis (16/06/2022)

Dalam perbincangannya Ridwan Saiman mengatakan bahwa Palembang salah satu tertua di Indonesia dan tentu saja memiliki ciri khas kebudayaan dan sejarah panjang, yang menjadi ciri khas masyarakatnya.

” Di usianya yang ke 1339 tahun tentu saja Palembang menjadi salah satu kota tertua di Indonesia, dan pastinya kota ini memiliki ciri khas kebudayaan dan sejarah panjang, yang menjadi ciri khas masyarakatnya*, kata Ridwan

Dikesempatan ini Ridwan menjelaskan sedikit tentang betapa besarnya sejarah yang terukir di catatan sejarah mengenai kota ini, sebagai pusat perdagangan dan agama di zaman kerajaan Sriwijaya, diteruskan dengan berdirinya kesultanan Palembang Darussalam.

” Dari catatan sejarah yang tertulis bahwa saat masih menjadi berada di dalam kekuasaan kerajaan Sriwijaya kota ini sudah menjadi pusat perdagangan dan pusat pembelajaran agama yang pada masa itu, mengartikan bahwa kota ini sudah memiliki peradaban yang maju dibandingkan daerah lainnya, seiringnya waktu setelah runtuhnya kerajaan Sriwijaya, dan berdirinya kesultanan Palembang Darussalam ternyata kota ini juga berhasil menghasilkan kebudayaan yang lebih religius”, ungkap Ridwan

Disini pun Ridwan menceritakan sedikit kegelisahannya terhadap pergeseran kebudayaan yang saat ini mulai meninggalkan kebudayaan asli dan lebih menyukai kebudayaan asing yang pastinya kurang sesuai di masyarakat.

” Di usia kota Palembang yang ke 1339 Tahun, tentu saja ada sedikit kekhawtiran terhadap pergeseran kebudayaan asli yang saat ini mulai ditinggalkan oleh generasi penerus, karena lebih menyukai kebudayaan asing yang pastinya kurang sesuai di masyarakat*, urainya

Berdasarkan kekhawatiran inilah Ridwan meminta semua pihak termasuk pemerintah kota Palembang agar lebih bijaksana memperhatikan kebudayaan Palembang yang dikenal religius.

” Mungkin saja saat ini permasalahan kebudayaan asli ini belum begitu berdampak dalam kehidupan masyarakat saat ini, namun seharusnya semua pihak termasuk kota Palembang agar lebih bijaksana memperhatikan kebudayaan asli Palembang yang dikenal religius,” pintanya

Diakhir perbincangannya Ridwan Saiman meminta kepada pemerintah kota agar lebih menonjolkan kebudayaan asli Palembang yang lebih religius, dengan berbagai cara termasuk ke dalam pendidikan sekolah.

” Diharapkan pemerintah kota agar lebih menonjolkan kebudayaan asli Palembang yang lebih religius dengan berbagai cara termasuk kembali ke dunia pendidikan sekolah”, tutup Ridwan (Irfan)

banner selamat menunaikan ibada puasa

banner selamat menunaikan ibada puasa

banner selamat menunaikan ibada puasa

hari santri nasinonal

Tinggalkan Balasan