Vietnam mengincar kehadiran China yang meluas di Kamboja

BerandaWorldAsiaVietnam mengincar kehadiran China yang meluas di Kamboja

Published:

DILI, GESAHKITA COM—Pada Juni 2022, beberapa laporan media mengumumkan bahwa China membuka pangkalan militer di pangkalan angkatan laut Ream Kamboja yang terletak di ujung selatan Kamboja dekat dengan perairan Laut China Selatan yang diperebutkan.

Kamboja telah menggunakan dana China untuk memodernisasi dan memperluas pangkalan angkatan laut Ream. Laporan tersebut mengklaim bahwa kesepakatan rahasia telah ditandatangani antara Kamboja dan China, memberikan Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China (PLAN) akses eksklusif ke bagian dari Ream begitu tulis Loro Horta, Dili di laman Asia Forum org.

Menurut dia, Baik Kamboja maupun China membantah laporan tersebut. Menteri Pertahanan Kamboja Tea Banh mengatakan bahwa konstitusi negara itu melarang keras menampung pasukan asing di wilayahnya. Waktu akan memberi tahu apakah Cina akan mendirikan pangkalan seperti itu di Kamboja.

Lanjutnya, Pertanyaan yang lebih menarik adalah implikasi strategis potensial dari pangkalan Cina di Kamboja selatan. Wakil Menteri Luar Negeri AS Wendy Sherman menegaskan kembali keprihatinan AS atas ‘pembangunan fasilitas tersebut’. Sementara Amerika Serikat belum merinci ancaman yang mungkin ditimbulkan oleh pangkalan angkatan laut China di Ream, sebagian besar analis berpendapat bahwa hal itu akan meningkatkan kemampuan PLAN untuk beroperasi di perairan yang disengketakan di Laut China Selatan.

Tetapi pangkalan di Ream tidak akan secara signifikan meningkatkan kemampuan angkatan laut dan angkatan udara China untuk beroperasi di Laut China Selatan. Kapal dan pesawat angkatan laut China yang ditempatkan di Hainan dan China selatan berada dalam jangkauan semua pulau yang diklaim oleh China di kepulauan Paracel dan Spratly. Pesawat China telah terbang dalam jumlah besar hingga ke selatan Malaysia. Pada Juni 2021, Malaysia melaporkan bahwa 16 pesawat China yang terbang dalam formasi telah melanggar wilayah udaranya.

Dari situs itu juga disebutkan bahwa Untuk kapal angkatan laut China yang beroperasi dari Hainan dan China selatan, pangkalan di Ream bahkan kurang penting. China telah membangun setidaknya 20 pulau buatan di Laut China Selatan — banyak di antaranya dengan infrastruktur yang jauh lebih canggih daripada pangkalan Ream.

Pada Maret 2022, Komandan Indo-Pasifik AS Laksamana John C Aquilino mengatakan bahwa China telah sepenuhnya melakukan militerisasi setidaknya tiga pulau di Laut China Selatan. Dia mengklaim China telah mengerahkan rudal anti-kapal, rudal pertahanan udara, jet tempur, laser dan peralatan anti-jamming di pulau-pulau ini. Pulau-pulau militer ini berada dalam jangkauan pelindung pesawat dan rudal pertahanan udara yang berbasis di Cina selatan.

Tetapi sementara Ream tidak vital bagi kekuatan China di Laut China Selatan, ia memiliki kepentingan strategis bagi Vietnam. Pantai timur Vietnam menghadap pulau Hainan di China tempat armada selatan PLAN bermarkas. China dapat memblokade pantai timur Vietnam dengan cepat, termasuk pangkalan angkatan laut utamanya di Teluk Cam Ranh.

Karena Kamboja berbagi perbatasan darat dan laut dengan Vietnam, kehadiran angkatan laut China di Ream – kurang dari 100 mil dari pantai selatan Vietnam – akan berguna bagi China. Sebuah pangkalan China akan memungkinkan China untuk memblokade pantai Vietnam selatan dalam hitungan jam. Kombinasi kekuatan angkatan laut China di Hainan dan Ream akan secara efektif menutup Vietnam dari laut. Tentara Vietnam bertempur dengan baik selama invasi China tahun 1979  menimbulkan banyak korban di Tentara Pembebasan Rakyat tetapi dalam konflik di Laut China Selatan, angkatan laut dan angkatan udara Vietnam tidak akan menandingi China.

Vietnam telah berusaha selama beberapa dekade untuk menahan pengaruh Cina di Kamboja dan Laos. Tetapi kekuatan ekonomi China yang luar biasa telah membuat upaya ini menjadi sulit. Di utara, Vietnam berbagi perbatasan darat dengan Cina dan di barat, dengan Laos dan Kamboja. Laos dan Kamboja sangat bergantung pada China untuk perdagangan dan investasi dan telah menjadi sekutu diplomatik dekat Beijing.

Daripada hanya berfokus pada Kamboja, Amerika Serikat harus mencari cara untuk mendukung Vietnam secara lebih aktif. Ada desas- desus selama bertahun-tahun bahwa beberapa elit Vietnam sedang mempertimbangkan untuk mengizinkan angkatan laut AS kembali ke pangkalan era Perang Vietnam lamanya di Cam Ranh Bay. Kapal angkatan laut AS telah mengunjungi pangkalan itu dalam beberapa tahun terakhir.

Warisan Perang Vietnam mempersulit negara angkuh seperti Vietnam untuk mengizinkan pangkalan AS didirikan di wilayahnya. Tetapi jika China membuka pangkalan angkatan laut di Ream, ini mungkin berubah.

Loro Horta adalah seorang diplomat dan sarjana dari Timor-Leste. Ia pernah menjabat sebagai duta besar Timor-Leste untuk Kuba dan penasihat di kedutaan Timor-Leste di Beijing.

ASIA FORUM ORG

Berita Terbaru

selamat hari raya idul adha selamat hari raya idul adha selamat hari raya idul adha selamat hari raya idul adha selamat hari raya idul adha selamat hari raya idul adha selamat hari raya idul adha selamat hari raya idul adha selamat hari raya idul adha

Jendela Sastra