[tds_menu_login inline="yes" guest_tdicon="td-icon-profile" logout_tdicon="td-icon-log-out" tdc_css="eyJwaG9uZSI6eyJtYXJnaW4tcmlnaHQiOiIyMCIsIm1hcmdpbi1ib3R0b20iOiIwIiwibWFyZ2luLWxlZnQiOiI2IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwaG9uZV9tYXhfd2lkdGgiOjc2N30=" toggle_hide="eyJwaG9uZSI6InllcyJ9" ia_space="eyJwaG9uZSI6IjAifQ==" icon_size="eyJhbGwiOjI0LCJwaG9uZSI6IjIwIn0=" avatar_size="eyJwaG9uZSI6IjIwIn0=" show_menu="yes" menu_offset_top="eyJwaG9uZSI6IjE4In0=" menu_offset_horiz="eyJhbGwiOjgsInBob25lIjoiLTMifQ==" menu_width="eyJwaG9uZSI6IjE4MCJ9" menu_horiz_align="eyJhbGwiOiJjb250ZW50LWhvcml6LWxlZnQiLCJwaG9uZSI6ImNvbnRlbnQtaG9yaXotcmlnaHQifQ==" menu_uh_padd="eyJwaG9uZSI6IjEwcHggMTVweCA4cHgifQ==" menu_gh_padd="eyJwaG9uZSI6IjEwcHggMTVweCA4cHgifQ==" menu_ul_padd="eyJwaG9uZSI6IjhweCAxNXB4In0=" menu_ul_space="eyJwaG9uZSI6IjYifQ==" menu_ulo_padd="eyJwaG9uZSI6IjhweCAxNXB4IDEwcHgifQ==" menu_gc_padd="eyJwaG9uZSI6IjhweCAxNXB4IDEwcHgifQ==" menu_bg="var(--news-hub-black)" menu_shadow_shadow_size="eyJwaG9uZSI6IjAifQ==" menu_arrow_color="rgba(0,0,0,0)" menu_uh_color="var(--news-hub-light-grey)" menu_uh_border_color="var(--news-hub-dark-grey)" menu_ul_link_color="var(--news-hub-white)" menu_ul_link_color_h="var(--news-hub-accent-hover)" menu_ul_sep_color="var(--news-hub-dark-grey)" menu_uf_txt_color="var(--news-hub-white)" menu_uf_txt_color_h="var(--news-hub-accent-hover)" menu_uf_border_color="var(--news-hub-dark-grey)" f_uh_font_size="eyJwaG9uZSI6IjEyIn0=" f_uh_font_line_height="eyJwaG9uZSI6IjEuMyJ9" f_uh_font_family="eyJwaG9uZSI6IjUyMyJ9" f_links_font_size="eyJwaG9uZSI6IjEyIn0=" f_links_font_line_height="eyJwaG9uZSI6IjEuMyJ9" f_links_font_family="eyJwaG9uZSI6IjUyMyJ9" f_uf_font_size="eyJwaG9uZSI6IjEyIn0=" f_uf_font_line_height="eyJwaG9uZSI6IjEuMyJ9" f_uf_font_family="eyJwaG9uZSI6IjUyMyJ9" f_gh_font_family="eyJwaG9uZSI6IjUyMyJ9" f_gh_font_size="eyJwaG9uZSI6IjEyIn0=" f_gh_font_line_height="eyJwaG9uZSI6IjEuMyJ9" f_btn1_font_family="eyJwaG9uZSI6IjUyMyJ9" f_btn1_font_weight="eyJwaG9uZSI6IjcwMCJ9" f_btn1_font_transform="eyJwaG9uZSI6InVwcGVyY2FzZSJ9" f_btn2_font_weight="eyJwaG9uZSI6IjcwMCJ9" f_btn2_font_transform="eyJwaG9uZSI6InVwcGVyY2FzZSJ9" f_btn2_font_family="eyJwaG9uZSI6IjUyMyJ9"]

Kode rahasia Kaisar Charles V retak setelah lima abad

BerandaNewsKode rahasia Kaisar Charles V retak setelah lima abad

Published:

JAKARTA, GESAHKITA COM—-Butuh waktu enam bulan bagi tim dari laboratorium penelitian Loria untuk memecahkan kode surat itu. Butuh waktu enam bulan bagi tim dari laboratorium penelitian Loria untuk memecahkan kode surat itu.

Sebuah tim peneliti telah memecahkan kode berusia lima abad yang mengungkap rencana Prancis yang dikabarkan untuk membunuh Kaisar Romawi Suci dan Raja Spanyol Charles V.

Charles adalah salah satu orang paling berkuasa di abad ke-16, memimpin sebuah kerajaan besar yang menguasai sebagian besar Eropa Barat dan Amerika selama masa pemerintahan lebih dari 40 tahun.

Butuh waktu enam bulan bagi tim dari laboratorium penelitian Loria di Prancis timur untuk menguraikan surat yang ditulis pada tahun 1547 oleh kaisar kepada duta besarnya di Prancis.

Periode penuh gejolak menyaksikan serangkaian perang dan ketegangan antara Spanyol dan Prancis, yang pada saat itu diperintah oleh Francis I, penguasa Renaisans yang membawa Leonardo da Vinci dari Italia.

Surat dari Charles V kepada Jean de Saint-Mauris telah terlupakan selama berabad-abad dalam koleksi perpustakaan Stanislas di Nancy.

Cecile Pierrot, seorang kriptografer dari Loria, pertama kali mendengar keberadaannya saat makan malam pada tahun 2019, dan setelah banyak pencarian dapat melihatnya pada tahun 2021.

Bertanda tangan Charles V, itu sekaligus misterius dan sama sekali tidak bisa dipahami, katanya kepada wartawan pada hari Rabu.

‘Snapshot strategi’

Dalam kerja keras yang didukung oleh komputer, Pierrot menemukan “keluarga yang berbeda” dari sekitar 120 simbol yang digunakan oleh Charles V.

Ikan haring merah: kaisar menggunakan simbol yang tidak berarti apa-apa untuk menyesatkan musuh-musuhnya
Ikan haring merah: kaisar menggunakan simbol yang tidak berarti apa-apa untuk menyesatkan musuh-musuhnya.

“Seluruh kata dienkripsi dengan satu simbol” dan kaisar mengganti vokal setelah konsonan dengan tanda, katanya, sebuah inspirasi yang mungkin berasal dari bahasa Arab.

Dalam kendala lain, dia juga menggunakan simbol-simbol yang tidak berarti apa-apa untuk menyesatkan musuh mana pun yang mencoba menguraikan pesan tersebut.

Terobosan datang pada bulan Juni, ketika Pierrot berhasil menemukan frasa dalam surat tersebut, dan tim tersebut kemudian memecahkan kode tersebut dengan bantuan sejarawan Camille Desenclos.

“Itu adalah pekerjaan yang melelahkan dan panjang, tetapi benar-benar ada terobosan yang terjadi dalam satu hari, di mana tiba-tiba kami memiliki hipotesis yang tepat,” katanya.

Surat lain dari Jean de Saint-Mauris, di mana penerima telah mencoret-coret bentuk kode transkripsi di pinggirnya, juga membantu.

Lebih banyak penemuan yang akan datang

Desenclos mengatakan “jarang sebagai sejarawan yang berhasil membaca surat yang belum pernah dibaca oleh siapa pun selama lima abad.”

Peneliti Cecile Pierrot (kiri) dan Camille Desenclos sekarang berharap untuk membuat penemuan lain.

Ini “mengkonfirmasi keadaan yang agak terdegradasi” pada tahun 1547 dalam hubungan antara Francis I dan Charles V, yang telah menandatangani perjanjian damai tiga tahun sebelumnya, katanya.

Namun hubungan keduanya masih tegang, dengan berbagai upaya untuk saling melemahkan, ujarnya.

Sedemikian rupa sehingga satu bongkahan informasi yang terungkap adalah desas-desus tentang rencana pembunuhan terhadap Charles V yang dikatakan sedang berkembang di Prancis, kata Desenclos.

Dia berkata “tidak banyak yang diketahui” tentang plot itu tetapi itu menggarisbawahi “ketakutan” raja.

Para peneliti sekarang berharap untuk mengidentifikasi surat-surat lain antara kaisar dan duta besarnya “untuk mendapatkan gambaran tentang strategi Charles V di Eropa”, katanya.

“Sepertinya kita akan membuat lebih banyak penemuan di tahun-tahun mendatang,” kata sejarawan itu.

hari pahlawan hari pahlawan hari pahlawan bantuan hukum grand fondo, danau ranau grand fondo, danau ranau sumpah pemuda, dinas pu sumpah pemuda, bappeda sumpah pemuda, bpkad hut kabupaten pasuruan hari jadi ke 1093 kabupaten pasuruan hari kesaktian pancasila peringatan kesaktian pancasila

Jendela Sastra