100 Tahun Nahdatul Ulama, Muhammad Arfani Mengatakan NU Adalah Bagian Dari Kehidupan Bangsa Indonesia

Banner Satu Abad NU
Banner Satu Abad NU

PALEMBANG, GESAHKITA COM– Nahdatul Ulama merupakan salah satu organisasi umat Islam di Indonesia yang didirikan pada 31 Januari 1926 di Surabaya oleh 3 orang tokoh Islam pada saat itu, diantaranya Hadratussyeikh Hasyim Asy’ari, Abdul Wahab Hasbullah dan Bisri Syansuri

Organisasi Islam terbesar di dunia saat ini diperkirakan memiliki 120 juta anggota yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.

Tujuan dari berdirinya organisasi membawa visi Maju dalam Presentasi Santun dalam Pekerti. Terwujudnya generasi muslim Ahlussunnah Wal Jama’ah, cerdas, berkarakter, mandiri dan berakhlaqul karimah. Misi Nahdlatul Ulama’ : Membentuk pribadi muslim Ahlussunnah Wal Jama’ah yang beriman dan bertaqwa.

NU yang berdiri takkala kita sebagai bangsa masih berada dalam penjajahan kolonial Belanda bisa dianggap sebagai bentuk perlawanan kepada para penjajah pada saat itu melalui pendidikan.

Peran besar NU di dalam sejarah perjalanan perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan menjadikan organisasi ini memiliki akar rumput yang begitu kuat hingga saat ini, dan pastinya menjadi sendi – sendi kehidupan bangsa Indonesia.

NU yang saat ini menjadi organisasi Islam terbesar di dunia, mewariskan pemikiran – pemikiran tidak hanya menyoal tentang agama tetapi juga pemikiran tentang kebangsaan.

Hal ini dibuktikan banyaknya kader NU yang saat ini terjun ke dunia politik melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan membawa visi dan misi NU.

Seperti yang diungkapkan Muhammad Arfani anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) kota Palembang, dirinya mengatakan bahwa NU bukan sekedar sebuah organisasi keagamaan saja, karena NU merupakan bagian yang sangat penting bagi bangsa Indonesia.

Muhammad Arfani Anggota DPRD Kota Palembang Fraksi PKB
Muhammad Arfani Anggota DPRD Kota Palembang Fraksi PKB

” Jika berbicara tentang Nahdlatul Ulama yang saat ini berusia 100 tahun dan menjelma sebagai organisasi Islam terbesar di dunia tentu saja tidak bisa dianggap remeh, karena sejak berdirinya NU sudah mengukir begitu banyak kontribusi bagi bangsa Indonesia”, kata Muhammad Arfani ,Senin (06/02/2023)

Dilanjutkannya, Setelah mengukir begitu banyak kontribusi dan prestasi bagi berdirinya negara Indonesia dapat dipastikan NU merupakan bagian yang sangat penting bagi kehidupan bangsa Indonesia.

”  Setelah begitu banyak mengukir serta memberikan kontribusi yang begitu besar bagi Indonesia, tentu NU tidak bisa dianggap sebagai organisasi saja saat ini NU merupakan bagian dari kehidupan yang selalu menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)”, ungkap Arfani

Fani sapaan akrab salah satu anggota DPRD kota Palembang termuda, menyadari betul bahwa NU selalu menjadi penyeimbang dan penyumbang pemikiran serta gerakan terbesar untuk menyeimbangkan di saat Indonesia berada ancaman

” Harus kita akui bersama bahwa melalui pergerakannya dan pemikirannya, NU selalu menjadi penolong disaat Indonesia berada didalam sebuah ancaman baik perpecahan ataupun perselisihan”, tegas Arfani

Didalam kesempatan ini Arfani juga menyanjung salah satu tokoh NU modern yang tak lain almarhum Abdrruhaman Wahid atau lebih dikenal Gusdur, karena banyak pemikiran – pemikiran beliau saat ini membawa pengaruh besar terhadap kemajuan dan perdamaian bangsa Indonesia.

” Tentu saja selain para tokoh pendiri dan NU saat ini, ada salah satu yang menjadi idola bagi pribadi yang tidak lain adalah almarhum Abrruhman Wahid (Gusdur), mungkin pada saat beliau menjabat sebagai Presiden banyak pemikirannya yang dianggap diluar nalar dan tak mungkin diterapkan namun saat ini banyak hal yang terbantahkan justru pemikiran – pemikiran beliau menjadi salah satu dasar kemajuan kehidupan bangsa Indonesia”, ujarnya

Selain menyampaikan doanya untuk Hari Lahir (Harla) NU yang ke 100, Arfani juga mengungkapkan bahwa dirinya akan tetap meneruskan visi dan misi serta prinsip berpolitik NU untuk menciptakan masa depan Indonesia yang lebih baik lagi.

” Semoga di usianya yang ke 100 NU tetap menjadi pondasi kuat dalam menjaga keutuhan umat dan NKRI  , dan pastinya sebagai orang NU secara pribadi dalam menjalankan tugas sebagai perwakilan rakyat akan meneruskan perjuangan melalui visi dan misi serta prinsip berpolitik NU melalui PKB demi menciptakan masa depan Indonesia yang lebih baik lagi kedepannya”, tutup Muhammad Arfani (Irfan)

Tinggalkan Balasan