Kabar Baik Bagi Masyarakat Lampung Barat, Solar dan Pertalite Mendapat Tambahan Kuota

Foto Dok Humas Pemkab Lambar
Foto Dok Humas Pemkab Lambar

LAMPUNGBARAT, GESAHKITA COM—Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Lampung Barat (Lambar), pasalnya ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar dan Partalite mendapat kouta penambahan.

Hal tersebut disampaikan Kabag Sumber Daya Alam (SDA) Sri Wiyatmi saat menghadiri kegiatan rutin mingguan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lambar Coffe Morning atau yang lebih dikenal dengan Ngupi Bebakhong, Senin 06/02/2023 di Aula Kagungan Setdakab.

Seperti diketahui, BBM menjadi salah satu komoditas yang penting dalam kehidupan masyarakat sehari-hari, merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat Desa maupun Kota baik sebagai rumah tangga maupun sebagai pengusaha.

Dikatakan Sri Wiyatmi berdasarkan hasil rapat koordinasi pada minggu lalu kuota BBM di Lambar mendapat penambahan.

Foto Dok Humas Pemkab Lambar
Foto Dok Humas Pemkab Lambar

Untuk kouta BBM jenis Solar di tahun 2022 lalu sebanyak 8. 545 Kilo Liter sedangkan di tahun 2023 10.104 Kl.

Kemudian, jenis Partalite di tahun 2022 sebanyak 15.718 dan 2023 berjumlah 18. 837 Kl.

“Untuk penambahan kuota BBM tersebut pak berlaku dari tanggal 1 Januari 2023 lalu,” Terang Sri Wiyatmi saat menghadiri kegiatan yang dipimpin langsung oleh Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Drs. Adi Utama didampingi Asisten bidang Administrasi umum Ismet Inoni.

Sementara, Adi Utama menanggapi hal tersebut menyampaikan rasa syukur atas penambahan kuota BBM jenis Solar dan Partalite.

Dirinya berharap dengan ditambahnya kuota khususnya di wilayah Lambar kedepannya tidak ada pembatasan lagi terhadap jumlah pengisian BBM.

“Dalam beberapa waktu lalu solar di Lambar mengalami kelangkaan, sehingga SPBU memberi batasan terhadap jumlah pengisian BBM, semoga dengan bertambahnya kuota maka kedepannya tidak ada pembatasan lagi,” Harap Adi Utama.

Sebab menurut Adi Utama, BBM merupakan salah satu kebutuhan bagi para pelaku usaha yang menggunakan transportasi.

“Hal itu juga akan berdampak kepada para pengusaha, baik pedagang pasar lokal maupun pedagang luar kota,” Pungkasnya.(ril/arip)

Tinggalkan Balasan