Palembang,Gesahkita.com – Polemik Cabang Olahraga (Cabor) angkat besi di Porprov XV Sumatera Selatan memicu kekhawatiran akan adanya eksploitasi atlet anak-anak demi ambisi pribadi oknum tertentu.

Hal ini dikatakan M. Sanusi bahwa permasalahan ini berakar dari pelanggaran regulasi pertandingan yang mengatur sistem perhitungan medali.

- Advertisement -

” Jelas apa yang terjadi Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan (Porprov) ke XV terutama Cabor angkat besi merupakan suatu pembodohan publik terutama bagi yang kurang memahami olahraga ini”, kata M Sanusi, Sabtu (27/10/2025)

Dilanjutkannya, bahwa tindakan tersebut menunjukkan adanya ambisi berlebihan dari oknum Technical Delegate (TD) yang diduga didukung oleh ketua cabor terkait.

Dalam pengamatannya (Sanusi) mengatakan kondisi ini diperparah oleh oknum – oknum yang mencoba menekan pihak KONI untuk mengakui peraturan yang menyimpang.

” Oknum-oknum ini bahkan mendesak KONI Sumsel agar mengakui aturan menyimpang yang mereka buat sendiri, dengan ancaman akan melaporkan persoalan tersebut ke KONI Pusat dan PB PABSI, seolah berpikir semua penggiat olahraga prestasi akan tutup mata dengan permainan kotor seperti ini” beber Sanusi

Namun, dibalik itu semua Sanusi mengakui kecerdasan dan ketegasan pihak KONI berhasil menjaga marwah serta nilai – nilai sportifitas di Porprov XV

” Tentunya dibalik semua yang terjadi, kami sebagai penggiat olahraga mengakui kecerdasan serta ketegasan pihak KONI, karena berhasil menjaga marwah serta nilai – nilai sportivitas di Porprov XV ditengah tekanan oknum – oknum kecurangan “, tegas M Sanusi

Menutup perbincangannya, M.Sanusi menyarankan agar mencoret dari perhitungan medali Porprov XV

” Agar hal seperti ini tidak kembali terulang, kami menyarankan agar mencoret dari perhitungan medali Proprov XV dan tidak diikutsertakan pada pelaksanaan Porprov selanjutnya jika masih ditemukan pelanggaran”, tandas M Sanusi (Irfan)