Pasuruan, GESAHKITA – Sebanyak 100 tukang becak dari berbagai wilayah di Kabupaten Pasuruan resmi menerima bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto. Penyerahan bantuan ini menjadi angin segar bagi para pengayuh becak, khususnya mereka yang telah memasuki usia senja.

Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis oleh Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan, bersama Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, di Kantor Bupati Pasuruan pada Selasa (16/12/2025).

- Advertisement -

Selain membawa pulang unit becak listrik, para penerima juga mendapatkan paket bantuan sembako dari Bupati Rusdi Sutejo sebagai bentuk dukungan tambahan bagi keluarga mereka.

Harapan Baru bagi Pengayuh Lansia

Program ini secara khusus menyasar para tukang becak lansia yang berusia di atas 55 tahun. Salah satu penerima asal Kecamatan Bangil, Mustakim (64), tak kuasa membendung rasa syukurnya. Baginya, teknologi listrik ini adalah semangat baru untuk terus mencari nafkah tanpa harus menguras tenaga fisik secara berlebihan.

“Matur nuwun Pak Prabowo. Matur nuwun Mas Rusdi. Alhamdulillah pokoknya, tidak bisa berkata-kata saya,” ungkap Mustakim dengan haru.

Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan menyampaikan salam dari Presiden Prabowo agar bantuan ini menjadi pemacu semangat bagi para pejuang keluarga. “Bantuan ini menjadi bentuk kepercayaan diri dan semangat mencari penghasilan yang halal bagi para tukang becak lansia sebagai tulang punggung keluarga,” jelas Firman.

Selain itu, Firman juga menjelaskan bahwa bantuan ini akan terus berlanjut. Saat ini, distribusi difokuskan di Pulau Jawa (Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jawa Tengah) karena keterbatasan kapasitas produksi. Ke depan, bantuan serupa akan menyasar wilayah lain di Indonesia seiring dengan kesiapan produksi massal.

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo (Mas Rusdi), yang sempat menjajal langsung unit tersebut, memberikan apresiasi atas kualitas becak listrik nasional ini. Menurutnya, becak ini jauh lebih nyaman, empuk, dan ramah lingkungan dibandingkan dengan becak motor (bentor).

“Saya harap para penerima bisa merawat bantuan ini dengan baik. Ini sangat memudahkan karena tidak perlu mengayuh manual lagi. Kalau baterai habis, tinggal dicolok ke listrik rumah,” ujar Mas Rusdi.

Menutup kegiatan, Bupati Pasuruan mendoakan agar para penerima mendapatkan kelancaran dalam menjemput rezeki. “Selamat bekerja bagi para penerima. Mudah-mudahan lancar semuanya,” pungkasnya.