Palembang, GESAHKITA – Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jaya Wikramo atau Masjid Agung Palembang menggelar kegiatan zikir dan doa bersama pada malam pergantian tahun, Rabu (31/12/2025).
Acara ini bertujuan untuk memanjatkan doa bagi para korban bencana alam yang melanda wilayah Sumatra, termasuk Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.
Pemandu Zikir Masjid Agung Palembang, Andi Syarifuddin, mengajak masyarakat untuk menjadikan zikir sebagai sarana refleksi diri atau muhasabah.
Melalui kegiatan ini, ia berharap warga dapat mengevaluasi hal-hal yang telah dilakukan serta membangun semangat untuk memperbaiki diri di masa depan.
“Kita patut bersyukur atas keistimewaan Kota Palembang. Mari kita bergotong royong dan saling tolong-menolong merawat kota tercinta melalui kegiatan zikir ini,” ujar Andi dalam sambutannya. Ia juga menekankan pentingnya kontribusi setiap individu agar bermanfaat bagi sesama.

Pihak Masjid Agung sengaja mengemas acara ini untuk menarik lebih banyak jemaah agar mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan ibadah.
Pengelola ingin menyibukkan masyarakat dengan berzikir daripada sekadar merayakan malam tahun baru secara hura-hura.
Ratusan jemaah menunjukkan antusiasme tinggi dengan mengikuti rangkaian zikir secara tertib sesaat setelah melaksanakan salat Isya berjemaah.
Selain mendoakan keselamatan warga di berbagai provinsi terdampak bencana, jemaah juga memanjatkan doa khusus untuk kesejahteraan masyarakat di Kota Palembang.






