GESAHKITA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat lonjakan mobilitas masyarakat yang signifikan selama periode angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Hingga Kamis, 1 Januari 2026 pukul 08.00 WIB, total penjualan tiket kereta api telah menembus angka 3.873.241 tiket.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa antusiasme masyarakat terlihat dari tingkat keterisian tempat duduk yang sangat tinggi. Berikut rincian penjualannya:
-
KA Jarak Jauh: Terjual 3.181.654 tiket, mencapai 115,2 persen dari kapasitas yang disediakan.
-
KA Lokal: Terjual 691.587 tiket, setara dengan 92,8 persen dari total kapasitas.
Tingkat okupansi jarak jauh yang melebihi 100 persen terjadi karena pola perjalanan dinamis, di mana satu tempat duduk dapat digunakan oleh lebih dari satu penumpang secara bergantian di stasiun-stasiun antara. Secara kumulatif, KAI telah melayani 3.206.898 pelanggan pada periode 18-31 Desember 2025.
KAI juga memberikan stimulus berupa diskon tarif sebesar 30 persen untuk kereta ekonomi komersial yang berlaku hingga 10 Januari 2026.
Program ini menyediakan total 1.509.080 tempat duduk. Hingga saat ini, tiket promo tersebut telah ludes terjual sebanyak 1.366.134 tiket atau sekitar 91 persen dari kuota program.
Khusus pada tanggal 1 Januari 2026, sebanyak 190.348 pelanggan telah membeli tiket untuk wilayah Jawa dan Sumatra.
Angka ini diprediksi akan terus bertambah hingga akhir hari seiring dengan masih berlangsungnya penjualan tiket.






