Banyuwangi, GESAHKITA – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menunjukkan komitmen penuh dalam menyukseskan Koperasi Merah Putih (KMP), salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Pemkab Banyuwangi secara resmi memfasilitasi penggunaan lahan aset daerah untuk mempercepat pembangunan kantor-kantor koperasi tersebut.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menegaskan bahwa pemanfaatan aset daerah ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat akar rumput.

- Advertisement -

“Aset Pemkab bisa digunakan untuk kantor KMP demi percepatan program ekonomi kerakyatan. Ini merupakan bentuk dukungan nyata kami terhadap program prioritas Presiden,” ujar Ipuk, Jumat (2/1/2026).

Salah satu langkah nyata adalah groundbreaking pembangunan kantor KMP di Kelurahan Karangrejo yang dilakukan Ipuk bersama Dandim 0825 Banyuwangi pada akhir Desember 2025 lalu.

Ipuk menambahkan bahwa saat ini sejumlah desa mulai mengajukan permohonan serupa untuk menggunakan aset pemkab.

Dandim 0825 Banyuwangi, Letkol (Arm) Triyadi Indrawijaya, mengapresiasi dukungan cepat dari pemerintah daerah. Hingga saat ini, pihak Kodim bersama Pemkab telah memfasilitasi pembangunan di 82 titik.

“Dukungan pemkab dan desa sangat membantu, terutama terkait ketersediaan lahan. Kami menargetkan pembangunan enam kantor KMP baru selesai pada akhir Januari 2026,” kata Dandim.

Proses pembangunan kantor KMP mengusung konsep pemberdayaan masyarakat lokal melalui:

  • Padat Karya: Melibatkan warga sekitar dalam proses pembangunan fisik.

  • Ekonomi Lokal: Membeli material bahan baku dari toko bangunan di lingkungan sekitar lokasi pembangunan.

  • Karya Bakti: Sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat untuk menghidupkan kemandirian ekonomi desa.

Program ini menyediakan infrastruktur koperasi sekaligus memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga selama pembangunan.