Arus Balik Tahun Baru, 324 Ribu Kendaraan Kembali ke Jabotabek, Puncak Diprediksi Besok

Arus Balik Tahun Baru

GESAHKITA – PT Jasa Marga Tbk (JSMR) mencatat sebanyak 324.208 kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek pada periode Hari H hingga H+1 libur Tahun Baru 2026.

Data tersebut terakumulasi sejak Kamis (1/1/2026) pukul 06.00 WIB hingga Sabtu (3/1/2026) pukul 06.00 WIB.

- Advertisement -

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menjelaskan bahwa volume kendaraan kumulatif ini berasal dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa, GT Ciawi, GT Cikampek Utama, dan GT Kalihurip Utama. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 16,24% dibandingkan kondisi lalu lintas normal.

Arah timur menjadi penyumbang arus terbesar menuju Jabotabek:

  • Arah Timur (Trans Jawa & Bandung): Mencapai 147.817 kendaraan (45,59% dari total volume), meningkat 30,91% dari lalu lintas normal.

  • Arah Barat (Merak): Sebanyak 90.590 kendaraan (27,94% dari total volume), justru turun 8,28% dari kondisi normal.

  • Arah Selatan (Puncak): Sebanyak 85.801 kendaraan (26,46% dari total volume), naik 27,62% dari normal.

Selama 16 hari periode Natal dan Tahun Baru (18 Desember 2025 – 3 Januari 2026), Jasa Marga mencatat total 2.638.186 kendaraan meninggalkan Jabotabek. Jumlah tersebut naik 11,49% dari normal dan mencakup 90,5% dari total proyeksi kendaraan. Sementara itu, sebanyak 2.472.184 kendaraan telah kembali ke Jabotabek dalam periode yang sama.

Langkah Antisipasi Puncak Arus Balik

Rivan memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada Minggu, 4 Januari 2026. Jasa Marga telah menyiapkan langkah antisipatif melalui koordinasi intensif dengan Kepolisian untuk melakukan rekayasa lalu lintas serta optimalisasi layanan operasional di titik rawan kepadatan.

Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk:

  1. Merencanakan perjalanan dengan matang dan memantau kondisi lalu lintas real-time via aplikasi Travoy.

  2. Memastikan kondisi fisik pengendara dan kendaraan dalam keadaan prima.

  3. Menjamin kecukupan saldo uang elektronik dan bahan bakar (BBM).

  4. Memanfaatkan waktu istirahat di rest area dan mematuhi arahan petugas di lapangan.