Bondowoso, GESAHKITA – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur memperkuat ekonomi daerah berbasis kekayaan intelektual dengan meresmikan peluncuran Indikasi Geografis (IG) Beras Sintanur Lembah Raung Bondowoso. Produk unggulan ini hadir di pasar dengan merek dagang Sintanur Wangi.

Momentum ini semakin istimewa karena pemerintah langsung melepas (flag off) pengiriman puluhan ton beras Sintanur menuju Kabupaten Kepulauan Sangihe serta jaringan minimarket waralaba di seluruh Jawa Timur.

- Advertisement -

Pengiriman perdana ini menandai masuknya produk petani lokal ke jalur distribusi modern berskala nasional.

Kepala Kanwil Kemenkum Jatim, Haris Sukamto, menegaskan bahwa sertifikat IG bukan sekadar dokumen administratif. “Indikasi Geografis melindungi reputasi, kualitas, dan kekhasan wilayah Lembah Raung agar pihak lain tidak menyalahgunakannya,” tegas Haris di Pabrik Beras PT Samudera Indo Pangan, Bondowoso, Senin (29/12/2025).

Haris menjelaskan tiga manfaat utama perlindungan IG:

  1. Memperkuat Daya Tawar Petani: Menempatkan posisi petani secara lebih adil dalam rantai pasok.

  2. Meningkatkan Kepercayaan Pasar: Memberikan kepastian mutu bagi konsumen nasional maupun internasional.

  3. Branding Daerah: Membangun fondasi ekonomi Bondowoso berbasis keaslian dan konsistensi kualitas.

Karakteristik Khas Sintanur Wangi

Beras Sintanur dari Lembah Raung memiliki karakteristik unik yang membedakannya dengan beras dari wilayah lain. Kondisi agroklimat spesifik di lereng Gunung Raung menghasilkan beras dengan:

  • Aroma: Wangi khas yang alami.

  • Tekstur: Sangat pulen saat dimasak.

  • Nutrisi: Kandungan nutrisi tinggi yang dipengaruhi oleh kesuburan tanah vulkanik.

Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi erat antara petani sebagai penjaga tradisi budidaya, Pemerintah Kabupaten Bondowoso sebagai regulator, dan pihak industri sebagai penggerak pasar.

Bupati Bondowoso, H. Abdul Hamid Wahid, berharap pengakuan internasional ini mampu mendongkrak kesejahteraan petani lokal. “Kami ingin memperkuat posisi Bondowoso sebagai sentra beras unggulan nasional yang memiliki daya saing tinggi,” ujarnya.