Palembang Perluas Layanan Kesehatan, 5 Puskesmas Kini Miliki Rawat Inap dan Fasilitas Ramah Disabilitas

Palembang Perluas Layanan Kesehatan

Palembang, GESAHKITA – Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, meresmikan layanan rawat inap dan fasilitas ramah disabilitas di lima puskesmas pada Selasa (6/1/2026). Peresmian yang berlangsung di Puskesmas Basuki Rahmat ini memperkuat komitmen pemerintah kota dalam menghadirkan layanan kesehatan primer yang inklusif dan mudah diakses.

Kelima puskesmas yang kini resmi melayani rawat inap meliputi:

- Advertisement -
  1. Puskesmas Basuki Rahmat

  2. Puskesmas Alang-Alang Lebar

  3. Puskesmas Sei Selincah

  4. Puskesmas Sematang Borang

  5. Puskesmas Sukarame

Mendekatkan Layanan Medis ke Masyarakat

Wali Kota Ratu Dewa menegaskan bahwa penambahan fasilitas rawat inap merupakan langkah strategis untuk memangkas birokrasi rujukan yang tidak perlu.

“Peluncuran Puskesmas Rawat Inap ini adalah bentuk komitmen nyata Pemerintah Kota Palembang. Dengan adanya layanan rawat inap di puskesmas, masyarakat bisa mendapatkan penanganan medis lanjutan tanpa harus selalu dirujuk ke rumah sakit, sehingga pelayanan menjadi lebih efektif dan efisien,” ujar Ratu Dewa.

Langkah ini juga menjawab tantangan nasional, di mana baru sekitar 41 persen puskesmas di Indonesia yang memiliki layanan rawat inap.

Selain itu, Pemkot Palembang menyerahkan 10 unit ambulans 24 jam untuk mempercepat respons medis, sekaligus memperluas jangkauan rawat inap puskesmas.

Puskesmas Basuki Rahmat kini resmi menjadi puskesmas ramah disabilitas, mengikuti jejak Puskesmas Sosial. Ratu Dewa menyebut hal ini sebagai wujud keadilan layanan bagi seluruh warga tanpa kecuali.

Kepala Dinas Kesehatan Palembang, dr. Fenty Aprina, menjelaskan bahwa program ini merupakan prioritas utama pemerintah daerah. Ia menargetkan setiap kecamatan di Palembang minimal memiliki satu puskesmas rawat inap.

“Pemkot Palembang juga terus meningkatkan fasilitas ramah disabilitas. Termasuk puskesmas yang menjangkau permukiman padat hingga gang-gang sempit, namun tetap dilengkapi peralatan medis yang memadai dan ramah lingkungan,” pungkasnya.