IHSG Kembali Cetak Rekor All Time High, Tembus Level 8.944 di Akhir Perdagangan

IHSG Kembali Cetak Rekor

GESAHKITA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren positif pada penutupan perdagangan Rabu (7/1/2026).

Indeks menguat tipis 0,13% (11,20 poin) ke level 8.944,81, yang menjadi rekor harga penutupan tertinggi sepanjang masa (all time high).

- Advertisement -

Aktivitas pasar hari ini berlangsung ramai dengan nilai transaksi mencapai Rp36,89 triliun dan volume 70,57 miliar saham.

Kapitalisasi pasar kini menyentuh angka fantastis Rp16.351 triliun. Tercatat sebanyak 344 saham menguat, sementara 362 saham terkoreksi, dan 104 saham stagnan.

Saham sektor komoditas mendominasi aktivitas transaksi hari ini:

  • BUMI: Mencatatkan nilai transaksi Rp2,83 triliun.

  • ANTM: Mencatatkan nilai transaksi Rp2,29 triliun.

Di pasar negosiasi, investor melakukan transaksi besar pada saham perbankan:

  • BMRI: Transaksi senilai Rp386,3 miliar dengan harga rata-rata Rp4.846/saham.

  • BBRI: Transaksi senilai Rp360,2 miliar dengan harga rata-rata Rp3.686/saham.

Sementara itu, sektor energi memimpin penguatan mayoritas sektor hari ini, sedangkan sektor teknologi mengalami koreksi terdalam.

  • Top Movers (Pendorong): DSSA, ANTM, AMMN, ASII, dan KPIG.

  • Laggards (Pemberat): BRMS, COIN, BRPT, BMRI, dan CUAN.

Sentimen Global: Sidang Maduro hingga Perjanjian Dagang RI-AS

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melaporkan bahwa perjanjian dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat telah memasuki tahap akhir. Hal ini disampaikan Airlangga usai rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Senin (5/1). Rapat tersebut fokus membahas penyelesaian kesepakatan dagang dan stabilitas ekonomi terkini.

Mantan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, muncul untuk pertama kalinya di pengadilan federal AS di Manhattan, Senin (5/1). Pasca ditangkap dalam operasi militer AS di Caracas, Maduro menyatakan tidak bersalah atas semua dakwaan, termasuk tuduhan perdagangan narkoba internasional. Sidang lanjutan dijadwalkan pada 17 Maret mendatang.

Optimisme Wall Street akan menambah tenaga IHSG di tengah pergerakan pasar yang beragam. Pasar kini memantau nilai tukar Rupiah agar segera menguat setelah melemah tiga hari beruntun.