Surabaya, GESAHKITA – Provinsi Jawa Timur resmi menjadi wilayah dengan jumlah Sekolah Rakyat (SR) terbanyak di Indonesia. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengonfirmasi bahwa saat ini sebanyak 26 unit SR telah beroperasi penuh di wilayahnya.
“Alhamdulillah, dari total 166 SR seluruh Indonesia, Jawa Timur menduduki posisi pertama dengan 26 SR. Ini jadi bukti komitmen kesungguhan Jawa Timur mendukung program prioritas Presiden Prabowo,” kata Khofifah dalam keterangan diterima di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (13/1/2026).
Hingga saat ini, 26 Sekolah Rakyat di Jawa Timur telah menampung 2.450 siswa. Khofifah menegaskan pentingnya program ini bagi masa depan generasi muda di wilayahnya.
“Program Sekolah Rakyat menjadi langkah strategis dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan,” katanya.
Beberapa poin utama terkait operasional SR di Jawa Timur meliputi:
-
Tepat Sasaran: Rekrutmen peserta didik menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk memastikan bantuan pendidikan menjangkau keluarga miskin dan miskin ekstrem.
-
Rencana Ekspansi: Pemerintah Provinsi tengah memproses pengajuan delapan Sekolah Rakyat baru untuk tahun 2026 guna memperluas jangkauan layanan pendidikan.
-
Prestasi Siswa: Jawa Timur mengirimkan 14 siswa terbaik untuk tampil di depan Presiden, menunjukkan kemampuan pidato bahasa Arab dan atraksi baris-berbaris.
Apresiasi dari Pusat
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya meresmikan secara serentak 166 titik SR nasional dari Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1). Presiden menyampaikan kegembiraannya atas dukungan pemerintah daerah.
“Saya hari ini sangat bahagia. Terima kasih semua K/L, lembaga, elemen, dukungan Bupati/ Wali kota dan Gubernur yang telah bekerja keras mewujudkan langkah terobosan yang berani,” kata Presiden.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf turut memberikan pujian khusus kepada Gubernur Khofifah atas dedikasinya dalam mengawal program ini di lapangan.
“Terima kasih Ibu Khofifah, beliau yang mengawal langsung SR. Jawa Timur memang salah satu provinsi yang titik penyelenggaraan Sekolah Rakyatnya tertinggi dan pembangunannya pada tahun ini juga cukup tinggi,” kata Saifullah Yusuf.
Secara nasional, program Sekolah Rakyat kini telah tersebar di 34 provinsi dengan total jangkauan 14.822 siswa, 2.218 guru, dan 4.889 tenaga kependidikan.










